Minggu, 21 Oktober 2018
Senin, 15 Oktober 2018
Jumat, 05 Oktober 2018
Memutus Siklus Jin Keturunan
*MEMUTUS SIKLUS JIN KETURUNAN*
Sebelum bahas Jin keturunan dan bagaimana cara memutuskan siklusnya. Kita akan bahas terlebih dahulu tentang sebab-sebab masuknya jin kedalam tubuh kita. Secara ringkas, syaitan jin masuk kedalam tubuh manusia bisa disebabkan beberapa faktor:
Faktor yang alami; sunatullah, karena permusuhan mereka kepada kita, karena syahwat yang berlebih (tekanan marah, sedih dan rasa takut), kelalaian dan kebodohan/ketidaktahuan manusia akan tipu dayanya.
Faktor yang kedua, bisa disebabkan karena diundang oleh manusia sendiri semisal dengan melakukan ritual kesyirikan, mempelajari ilmu kebathinan, tenaga dalam dan pernafasan untuk mengambil kekuatan dari syaitan, mempelajari ilmu kekebalan, ilmu hitam, memakai susuk, pengasihan, melakukan ritual ibadah bid’ah, sufi-tarikat, dan perdukunan.
Dan faktor ketiga adalah karena adanya jin keturunan dari leluhurnya, karena ada mata ain (orang yang menatapnya dengan hasad) dan yang ketiga karena disihir oleh seseorang yang mendengkinya.
Pagi ini, kita bahas tentang “Jin Keturunan” yang juga disebut jin nasab, jin leluhur, titisan, indigo, ilmu keturunan atau dalam bahasa umum disebut penyakit keturunan dan dalam bahasa medis disebut penyakit genetis atau penyakit keturunan.
*Catatan awal:* tidak ada penyakit keturunan yang ada hanyalah jin keturunan yang mewarisi penyakit secara turun-temurun disebabkan sifat/karakter dan akidah serta ritual ibadah yang sama dalam darah yang sama.
Setiap manusia terlahir dalam keadaan suci, lalu ayahnyalah yang menjadikan ia yahudi, nasoro atau majusi. Begitu sabda nabi sholallahu alaiyhi wa sallam. Jadi tidak ada dosa yang diturunkan, ataupun penyakit yang diturunkan dari gen ayah atau ibunya. Hanya saja kemudian, jin yang selama ini disembah ayahnya merasa bahwa anak manusia ini adalah miliknya. Jin merasa memiliki/posessive terhadap seluruh keturunannya karena ayahnya dibesarkan dalam pelukan/kekuasannya. Ayahnya jadi hamba syaitan maka syaitan akan mengambil keturunannya.
Tidak ada dosa yang diturunkan, hanya saja dampak negative dosa itu berdampak pada jiwa anaknya karena ia dibesarkan dalam lingkungan yang penuh kekufuran. Sebagaimana ayah yang meninggalkan utang, maka anak dan keturunan menanggung beban yang sama.
Syaitan jin yang menjadi khadam/pembantu ayahnya, akan mencari anak yang memiliki karakter yang sama dengan ayahnya atau sesuai yang ia sukai. Misalkan anak ini pemarah dan sifatnya seperti binatang, maka akan didiami jin dari kalangan binatang!
Misal, anak ini pendiam, pemalu, pemalas.. maka jin sihir (tukang sihir dan nujum/peramal dikalangan jin tinggal disana). Pertama ia akan menawarkan jasa yang keren-keren, misal bisa melihat masa depan, melihat wujud jin, melihat alam ghaib, bisa mengobati, baca fikiran… dan anak ini menerimanya bahkan dijadikan jin itu sahabatnya. Maka dalam kondisi ini jin tinggal disana, menemani hari-hari anak ini hingga dewasa.
Anak ini kemudian dikenal sebagai anak indigo, dan ia berpotensi jadi pengobat spiritual (dukun) dikemudian hari. Jika terjadi pada wanita, syaitan jin itu akan mendekati hingga memperkosanya dialam mimpi. Lama-kelamaan wanita itu menikmatinya, sehingga ia sulit menemukan laki-laki yang lebih indah daripada syaitan di alam mimpinya. Jika wanita ini menikah, maka syaitan jin itu akan berupaya menghalangi harmonisasi keluarganya. Bahkan menidurinya sebelum suaminya datang, sehingga tatkala suami memintanya istri menolak karena sudah terpuaskan dengan syaitan tadi. Naudzubillah..
Ini bukan satu dua kisah, tapi ratusan kisah dari mereka yang mengalaminya.
Syaitan dalam tubuhnya memperkuat diri dengan berbagai keburukan, berbagai dosa dan kemaksiatan. Jika anak, dibuat pemalas, malas shalat, tdak mau belajar alqur’an, tidak mau kemesjid, malas kuliah, tidak fokus belajar, pemarah, senang main games, boros, pembantah, durhaka pada orang tua, zina (pacaran), lesbi-homo, indigo, dan sifat buruk lainnya.
Jika pada wanita, syaitan membuatnya malas bekerja dirumah, tempramental, pembantah kepada suami! sering minta cerai, sering minta pulang kerumah orang tua, sakit kepala/pusing, masalah pada rahim, kasar kepada anaknya, sering keguguran, hilang kandungan, pendarahan, dibuat banyak penyakit dalam hingga sering dibedah tubuhnya/caesar dll.
Jika pada laki-laki, dibuatnya pelupa, malas bekerja, malas ibadah, malas pulang kerumah, pemarah, KDRT, bermudah-mudahan dalam cerai, dzolim kepada keluarga, malas shalat, sakti (bisa mengobati, meramal), impotensi, ejakulasi dini, denging ditelinga, pusing, sakit dibelikat, sulit mendapatkan istri (dan mudah mendapatkan pacar untuk dizinahi), dan sifat-sifat keji lainnya.
Ada ciri yang khas, yang ini terjadi pada semua usia, jenis kelamin dan global. Seseorang yang ada “jin” dalam tubuhnya ia mengalami sakit dibelikatnya, pusing kepalanya, mendengung ditelinganya, punya penyakit maagh, insomnia (sulit tidur) dan susah bangun subuh, malas menikah, indigo (bisa melihat alam ghaib/tipuan syaitan), dan punya kemampuan khusus (sixth sense/indra ke 6).
Semua karakter penyakit tersebut mendorong manusia pada dosa terbesar yaitu syirik, dan kesyirikan membawa manusia kekal dalam neraka jahanam (visi iblis dan semua syaitan) naudzubillah.
Maka dari itu kita akan banyak mendapati do’a-do’a para nabi kepada keturunannya baik dalam al Qur’an ataupun hadits-hadits. Karena permusuhan syaitan yang sangat nyata kepada manusia dan seluruh keturunannya.
*STRATEGI TEKNIS MEMUTUS SIKLUS JIN KETURUNAN*
Memutus jin keturunan artinya memutus penyakit keturunan, dalam hal ini bukan mengakhiri godaan syaitan karena mereka akan selalu datang dalam berbagai bentuk. Namun, memutus disini adalah mengakhiri/mengatasi penyakit yang turun temurun atau mengakhiri tipu daya syaitan yang sama. Di malaysia, 80% penyakit disebabkan oleh “saka” atau kita menyebutnya jin nasab/jin keturunan.
Misalnya, selama ini ayah kita memiliki penyakit jantung atau atshma maka kita berupaya memutus penyakit itu pada diri kita sehingga tidak menurun kepada anak kita. Misalnya ayah kita dukun, titisan perdukunan itu berhenti hingga pada diri kita. Dan tidak berlanjut kepada anak kita.
*Catatan kedua:* Jin keturunan tidak akan hilang hanya karena kita tidak memakainya. Sebagaimana syaitan jin ilmu hitam yang tdak akan hilang hanya karena kita telah membuangnya dan lalu taubat tanpa ruqyah terlebih dahulu secara intens dan continue.
*Catatan ketiga:* Jin keturunan (penyakit keturunan) tidak dimulai dari genetik, namun dimulai setelah anak terlahir di usia 0. Kadang ia turun seiring penenaladanan karakter syaitan, atau diturunkan secara resmi melalui akad atau ritual antara ayah dan anak.
*Catatan keempat:* Jin keturunan pada laki-laki, kelak akan diwariskan keanaknya meski ayah tidak memakainya. Pada wanita, siklus akan automatic terputus saat ia menikahi laki-laki yang soleh.
*Catatan kelima*: Jin keturunan, beda dengan sihir dan ain. Sehingga penanganaannya pun khusus, sama dengan pelucutan ilmu hitam/khodam jin. Perlu kesadaran, keterlibatan dan tekad yang kuat dari korban.
Jika anda ingin melakukannya sekarang, saya persilahkan untuk berwudhu terlebih dahulu. Shalat 2 rakaat (salat mutlak) kemudian duduk menghadap kiblat, acungkan jari telunjuk tangan kanan kelangit. Dan ucapkan:
*1. DOA PERLINDUNGAN*
Baca dengan surara keras; Al Falaq, An Naas, Ayat Kursi, Baca Surah Al Baqarah 285-286.
Setelah selesai, lalu baca:
“Audzubillahiminassayyitoonirraziim. Hamba memohon perlindungan-Mu ya Rabb, dari godaan dan tipuan jin yang terkutuk”.
Bismillahirrahmaanirraahiim. Dengan menyebut asma-Mu yang maha rahman dan rahim. Dengan menyebut namamu, diatas asma-Mu hamba bersumpah dan mendeklarasikan ikrar ini..
*2. IKRAR PEMUTUSAN*
Ikrarkan atau baca:
“Wahai rabb yang maha mengambil sumpah, ambilah sumpah hambamu ini.
Bahwasannya, mulai detik ini, menit ini, dipagi hari ini, hamba (mewakili diri hamba, leluruh hamba, keluarga hamba, dan seluruh keturunan hamba) menyatakan; bahwa tidak ada lagi ikatan, perjanjian, hubungan, akad, persekutuan dengan bangsa jin jenis apapun. Putuskanlah ikatannya ya Allah… putuskanlah.. putuskanlah. Allahuakbar!!!”
*3. DEKLARASI PERMUSUHAN DENGAN IBLIS*
Nyatakan deklarasi ini: “Mulai detik ini, diatas bumi Mu ini hamba nyatakan bahwa hamba-Mu ini adalah musuh bagi iblis dan seluruh sekutunya. Allahuakbar!”
*4. PENGHANCURAN ILMU BATIL*
Ucapkan:
“Ya Allah.. Seandainya dalam tubuh hamba, jiwa hamba, darah hamba, dada hamba, perut hamba, fikiran hamba, jiwa dan raga hamba ada kekuatan yang disebabkan amalan-amalan bid’ah yang engkau benci maka keluarkanlah ya Allah”.
Seandainya dalam tubuh hamba Ada kekutan negative, ada syaitan, ada jin, ada sihir, ada khadam yang tersembunyi dan menghalangi hamba untuk dekat kepadamu maka hancurkan dan binasakanlah ya Rabb..
Hamba ridho semua kekuatan batil selain darimu itu hancur dan musnah. Dan hamba bertawakkal hanya kepadamu.
*5. DOA PERLINDUNGAN PENUTUP*
Ucapkan:
Ya Allah. Oleh karena hamba telah bersumpah untuk menjadikan mereka semua musuh, maka lindungi hamba ya Rabb. Masukan hamba kedalam bentengmu yang kokoh. Jangan biarkan hamba tergelincir lagi, jangan biarkan hamba mati sebelum meraih ampunanmu. Matikan hamba dalam keadaan bersih dari penguasaan musuh-Mu, khusnul khatimah atau syahid dijalanmu!
Allahuakbar! Allahuakbar!! Allaaaaahuakbar!!!
Jika berhasil maka ada reaksi atau respon dari tubuh dan jiwa kita seperti: Muntah darah, muntah busa-lendir-isi perut, sesak didada, berdebar, menangis keras, menjerit, merinding seluruh tubuh, bergetar, keraksukan baik sebagian organ tubuh atau jiwa.
Jika merasakan kondisi itu, segera istighfar mohon ampun kepada Allah dan pujilah Allah karena telah menunjukan kepada kita musuh yang sesungguhnya yang selama ini bersembunyi.
Ikrar ini kurang dari 5 menit, namun untuk merealisasikannya butuh 5 tahun, 50 tahun atau barangkali sepanjang usia kita. Tergantung tumpukan maksiat dan kekuatan syaitan yang terjadi karena kuatnya maksiat yang sering kita lakukan.
Sebelum bahas Jin keturunan dan bagaimana cara memutuskan siklusnya. Kita akan bahas terlebih dahulu tentang sebab-sebab masuknya jin kedalam tubuh kita. Secara ringkas, syaitan jin masuk kedalam tubuh manusia bisa disebabkan beberapa faktor:
Faktor yang alami; sunatullah, karena permusuhan mereka kepada kita, karena syahwat yang berlebih (tekanan marah, sedih dan rasa takut), kelalaian dan kebodohan/ketidaktahuan manusia akan tipu dayanya.
Faktor yang kedua, bisa disebabkan karena diundang oleh manusia sendiri semisal dengan melakukan ritual kesyirikan, mempelajari ilmu kebathinan, tenaga dalam dan pernafasan untuk mengambil kekuatan dari syaitan, mempelajari ilmu kekebalan, ilmu hitam, memakai susuk, pengasihan, melakukan ritual ibadah bid’ah, sufi-tarikat, dan perdukunan.
Dan faktor ketiga adalah karena adanya jin keturunan dari leluhurnya, karena ada mata ain (orang yang menatapnya dengan hasad) dan yang ketiga karena disihir oleh seseorang yang mendengkinya.
Pagi ini, kita bahas tentang “Jin Keturunan” yang juga disebut jin nasab, jin leluhur, titisan, indigo, ilmu keturunan atau dalam bahasa umum disebut penyakit keturunan dan dalam bahasa medis disebut penyakit genetis atau penyakit keturunan.
*Catatan awal:* tidak ada penyakit keturunan yang ada hanyalah jin keturunan yang mewarisi penyakit secara turun-temurun disebabkan sifat/karakter dan akidah serta ritual ibadah yang sama dalam darah yang sama.
Setiap manusia terlahir dalam keadaan suci, lalu ayahnyalah yang menjadikan ia yahudi, nasoro atau majusi. Begitu sabda nabi sholallahu alaiyhi wa sallam. Jadi tidak ada dosa yang diturunkan, ataupun penyakit yang diturunkan dari gen ayah atau ibunya. Hanya saja kemudian, jin yang selama ini disembah ayahnya merasa bahwa anak manusia ini adalah miliknya. Jin merasa memiliki/posessive terhadap seluruh keturunannya karena ayahnya dibesarkan dalam pelukan/kekuasannya. Ayahnya jadi hamba syaitan maka syaitan akan mengambil keturunannya.
Tidak ada dosa yang diturunkan, hanya saja dampak negative dosa itu berdampak pada jiwa anaknya karena ia dibesarkan dalam lingkungan yang penuh kekufuran. Sebagaimana ayah yang meninggalkan utang, maka anak dan keturunan menanggung beban yang sama.
Syaitan jin yang menjadi khadam/pembantu ayahnya, akan mencari anak yang memiliki karakter yang sama dengan ayahnya atau sesuai yang ia sukai. Misalkan anak ini pemarah dan sifatnya seperti binatang, maka akan didiami jin dari kalangan binatang!
Misal, anak ini pendiam, pemalu, pemalas.. maka jin sihir (tukang sihir dan nujum/peramal dikalangan jin tinggal disana). Pertama ia akan menawarkan jasa yang keren-keren, misal bisa melihat masa depan, melihat wujud jin, melihat alam ghaib, bisa mengobati, baca fikiran… dan anak ini menerimanya bahkan dijadikan jin itu sahabatnya. Maka dalam kondisi ini jin tinggal disana, menemani hari-hari anak ini hingga dewasa.
Anak ini kemudian dikenal sebagai anak indigo, dan ia berpotensi jadi pengobat spiritual (dukun) dikemudian hari. Jika terjadi pada wanita, syaitan jin itu akan mendekati hingga memperkosanya dialam mimpi. Lama-kelamaan wanita itu menikmatinya, sehingga ia sulit menemukan laki-laki yang lebih indah daripada syaitan di alam mimpinya. Jika wanita ini menikah, maka syaitan jin itu akan berupaya menghalangi harmonisasi keluarganya. Bahkan menidurinya sebelum suaminya datang, sehingga tatkala suami memintanya istri menolak karena sudah terpuaskan dengan syaitan tadi. Naudzubillah..
Ini bukan satu dua kisah, tapi ratusan kisah dari mereka yang mengalaminya.
Syaitan dalam tubuhnya memperkuat diri dengan berbagai keburukan, berbagai dosa dan kemaksiatan. Jika anak, dibuat pemalas, malas shalat, tdak mau belajar alqur’an, tidak mau kemesjid, malas kuliah, tidak fokus belajar, pemarah, senang main games, boros, pembantah, durhaka pada orang tua, zina (pacaran), lesbi-homo, indigo, dan sifat buruk lainnya.
Jika pada wanita, syaitan membuatnya malas bekerja dirumah, tempramental, pembantah kepada suami! sering minta cerai, sering minta pulang kerumah orang tua, sakit kepala/pusing, masalah pada rahim, kasar kepada anaknya, sering keguguran, hilang kandungan, pendarahan, dibuat banyak penyakit dalam hingga sering dibedah tubuhnya/caesar dll.
Jika pada laki-laki, dibuatnya pelupa, malas bekerja, malas ibadah, malas pulang kerumah, pemarah, KDRT, bermudah-mudahan dalam cerai, dzolim kepada keluarga, malas shalat, sakti (bisa mengobati, meramal), impotensi, ejakulasi dini, denging ditelinga, pusing, sakit dibelikat, sulit mendapatkan istri (dan mudah mendapatkan pacar untuk dizinahi), dan sifat-sifat keji lainnya.
Ada ciri yang khas, yang ini terjadi pada semua usia, jenis kelamin dan global. Seseorang yang ada “jin” dalam tubuhnya ia mengalami sakit dibelikatnya, pusing kepalanya, mendengung ditelinganya, punya penyakit maagh, insomnia (sulit tidur) dan susah bangun subuh, malas menikah, indigo (bisa melihat alam ghaib/tipuan syaitan), dan punya kemampuan khusus (sixth sense/indra ke 6).
Semua karakter penyakit tersebut mendorong manusia pada dosa terbesar yaitu syirik, dan kesyirikan membawa manusia kekal dalam neraka jahanam (visi iblis dan semua syaitan) naudzubillah.
Maka dari itu kita akan banyak mendapati do’a-do’a para nabi kepada keturunannya baik dalam al Qur’an ataupun hadits-hadits. Karena permusuhan syaitan yang sangat nyata kepada manusia dan seluruh keturunannya.
*STRATEGI TEKNIS MEMUTUS SIKLUS JIN KETURUNAN*
Memutus jin keturunan artinya memutus penyakit keturunan, dalam hal ini bukan mengakhiri godaan syaitan karena mereka akan selalu datang dalam berbagai bentuk. Namun, memutus disini adalah mengakhiri/mengatasi penyakit yang turun temurun atau mengakhiri tipu daya syaitan yang sama. Di malaysia, 80% penyakit disebabkan oleh “saka” atau kita menyebutnya jin nasab/jin keturunan.
Misalnya, selama ini ayah kita memiliki penyakit jantung atau atshma maka kita berupaya memutus penyakit itu pada diri kita sehingga tidak menurun kepada anak kita. Misalnya ayah kita dukun, titisan perdukunan itu berhenti hingga pada diri kita. Dan tidak berlanjut kepada anak kita.
*Catatan kedua:* Jin keturunan tidak akan hilang hanya karena kita tidak memakainya. Sebagaimana syaitan jin ilmu hitam yang tdak akan hilang hanya karena kita telah membuangnya dan lalu taubat tanpa ruqyah terlebih dahulu secara intens dan continue.
*Catatan ketiga:* Jin keturunan (penyakit keturunan) tidak dimulai dari genetik, namun dimulai setelah anak terlahir di usia 0. Kadang ia turun seiring penenaladanan karakter syaitan, atau diturunkan secara resmi melalui akad atau ritual antara ayah dan anak.
*Catatan keempat:* Jin keturunan pada laki-laki, kelak akan diwariskan keanaknya meski ayah tidak memakainya. Pada wanita, siklus akan automatic terputus saat ia menikahi laki-laki yang soleh.
*Catatan kelima*: Jin keturunan, beda dengan sihir dan ain. Sehingga penanganaannya pun khusus, sama dengan pelucutan ilmu hitam/khodam jin. Perlu kesadaran, keterlibatan dan tekad yang kuat dari korban.
Jika anda ingin melakukannya sekarang, saya persilahkan untuk berwudhu terlebih dahulu. Shalat 2 rakaat (salat mutlak) kemudian duduk menghadap kiblat, acungkan jari telunjuk tangan kanan kelangit. Dan ucapkan:
*1. DOA PERLINDUNGAN*
Baca dengan surara keras; Al Falaq, An Naas, Ayat Kursi, Baca Surah Al Baqarah 285-286.
Setelah selesai, lalu baca:
“Audzubillahiminassayyitoonirraziim. Hamba memohon perlindungan-Mu ya Rabb, dari godaan dan tipuan jin yang terkutuk”.
Bismillahirrahmaanirraahiim. Dengan menyebut asma-Mu yang maha rahman dan rahim. Dengan menyebut namamu, diatas asma-Mu hamba bersumpah dan mendeklarasikan ikrar ini..
*2. IKRAR PEMUTUSAN*
Ikrarkan atau baca:
“Wahai rabb yang maha mengambil sumpah, ambilah sumpah hambamu ini.
Bahwasannya, mulai detik ini, menit ini, dipagi hari ini, hamba (mewakili diri hamba, leluruh hamba, keluarga hamba, dan seluruh keturunan hamba) menyatakan; bahwa tidak ada lagi ikatan, perjanjian, hubungan, akad, persekutuan dengan bangsa jin jenis apapun. Putuskanlah ikatannya ya Allah… putuskanlah.. putuskanlah. Allahuakbar!!!”
*3. DEKLARASI PERMUSUHAN DENGAN IBLIS*
Nyatakan deklarasi ini: “Mulai detik ini, diatas bumi Mu ini hamba nyatakan bahwa hamba-Mu ini adalah musuh bagi iblis dan seluruh sekutunya. Allahuakbar!”
*4. PENGHANCURAN ILMU BATIL*
Ucapkan:
“Ya Allah.. Seandainya dalam tubuh hamba, jiwa hamba, darah hamba, dada hamba, perut hamba, fikiran hamba, jiwa dan raga hamba ada kekuatan yang disebabkan amalan-amalan bid’ah yang engkau benci maka keluarkanlah ya Allah”.
Seandainya dalam tubuh hamba Ada kekutan negative, ada syaitan, ada jin, ada sihir, ada khadam yang tersembunyi dan menghalangi hamba untuk dekat kepadamu maka hancurkan dan binasakanlah ya Rabb..
Hamba ridho semua kekuatan batil selain darimu itu hancur dan musnah. Dan hamba bertawakkal hanya kepadamu.
*5. DOA PERLINDUNGAN PENUTUP*
Ucapkan:
Ya Allah. Oleh karena hamba telah bersumpah untuk menjadikan mereka semua musuh, maka lindungi hamba ya Rabb. Masukan hamba kedalam bentengmu yang kokoh. Jangan biarkan hamba tergelincir lagi, jangan biarkan hamba mati sebelum meraih ampunanmu. Matikan hamba dalam keadaan bersih dari penguasaan musuh-Mu, khusnul khatimah atau syahid dijalanmu!
Allahuakbar! Allahuakbar!! Allaaaaahuakbar!!!
Jika berhasil maka ada reaksi atau respon dari tubuh dan jiwa kita seperti: Muntah darah, muntah busa-lendir-isi perut, sesak didada, berdebar, menangis keras, menjerit, merinding seluruh tubuh, bergetar, keraksukan baik sebagian organ tubuh atau jiwa.
Jika merasakan kondisi itu, segera istighfar mohon ampun kepada Allah dan pujilah Allah karena telah menunjukan kepada kita musuh yang sesungguhnya yang selama ini bersembunyi.
Ikrar ini kurang dari 5 menit, namun untuk merealisasikannya butuh 5 tahun, 50 tahun atau barangkali sepanjang usia kita. Tergantung tumpukan maksiat dan kekuatan syaitan yang terjadi karena kuatnya maksiat yang sering kita lakukan.
Sabtu, 22 September 2018
Nyawamu seumur jagung
# *NYAWAMU SEUMUR JAGUNG* 🌽
✒ Ust. Zainal Abidin Lc
▪Mesin pabrik terus berbunyi,
▪Roda mobil terus berputar,
▪Baling-baling pesawat terus bergerak kencang,
▪Nafas dan jantungmu berdetak kencang.
▪Ke manakah langkahmu kamu ayunkan, ke surga ataukah ke neraka.
▪Lihatlah rambutmu mulai kusut, kulitmu terlihat mulai keriput, mukamu sebentar lagi mengerut bak jeruk purut dan urat nadimu suatu saat tak lagi berdenyut serta nyawamu akan dicabut malaikat maut.
⁉ Bekal apakah yang kamu siapkan untuk menuju perjalanan akhirat yang amat jauh...!
⚰ Kematian terus mengitarimu siang malam, tapi......
Kamu terus asyik dengan dosa dan maksiat.
Hatimu enggan bertaubat
Dengan Allah-pun tetap kurang dekat.
💢 Hingga hari ini.... kau lipat permadani ketaatan sedangkan kau hamparkan di depan matamu berbagai tikar kemaksiatan..
♨ Kau kotori hatimu dengan berbagai macam kekufuran dan kesyirikan.
🔥Kau nodai ibadah dan amalmu dengan berbagai macam kebid'ahan dan kesesatan.
👣 Terus kapan kau mulai menapaki jalan kesalehan. Apalagi keluargamu dan orang-orang sekitarmu menuju kebenaran dan kebaikan.
‼ Berbekallah dengan ketakwaan karena sudah masuk malam adakah jaminan umurmu akan masih bertahan hingga esok hari.
⚖ Sekarang hanya ada amal tiada hisab sementara esok di akhirat hanya ada hisab tiada lagi kesempatan untuk beramal.
⚰ Andaikan setelah mati, manusia dibiarkan tanpa hisab maka ketahuilah semua orang yang hidup dengan mudah berharap kematian.
🌍 Dunia ini amat pendek dan ternyata kita hanya mendapat jatah umur lebih pendek dari umur dunia yang pendek tersebut sehingga Rasulullah bersabda, "Umur umatku antara enam puluh hingga tujuh puluh jarang sekali umarnya yang lebih dari itu".
🔘 Kalau sebagian ulama salaf saat diajak berbicara dengan suatu yang tidak bermanfaat maka berkata, hentikan matahari dulu, bagaimana umurku bertambah namun kebaikanku tidak bertambah.
💢 Tapi di antara kita dengan mudah membuang-buang untuk kesia-siaan; padahal Nabi bersabda, Termasuk tanda baiknya Islam seseorang bisa meninggalkan suatu yang tak berguna.
▪ Kita hanguskan waktu kita di depan layar TV.
▪ Kita hancurkan umur kita dengan duduk-duduk di bar dan caffee...
▪ Kita buang waktu di kolam pemancingan dan di depan meja billiard, catur dan meja judi.
▪ Al-Qur'an dan hadits banyak yang belum kita pelajari dan kita hafalkan, namun kita dengan gampang membuang waktu dengan berbagai macam obrolan yang sia-sia.
📜 Sementara Rasulullah bersabda, "Tidak pernah menyesal penghuni surga saat masuk surga kecuali atas satu, waktu terlewat tidak berdzikir kepada Allah".
⏳ Umur adalah amanah dan waktu adalah nikmat namun banyak orang silau dan tertipu padahal semuanya akan dipertanyakan Allah sebagaimana sabda, "Dua kenikmatan, di mana banyak manusia yang tertipu dengannya, sehat dan kelonggaran".
🔥 Kau tidak merasa berdosa dengan penelantaran umur dan waktu padahal NYAWAMU BISA JADI TINGGAL SEUMUR JAGUNG
جزاكم الله خيرا
بارك الله فيكم
Semoga nasihat ini menjadi pelita u kami dan panjenengan semuanya baarokallohu fiikum
Repost by
*Ruqyah Syar'iyyah Cilacap (RSC)* | 085859969693
www.ruqyahcilacap.blogspot.co.id
✒ Ust. Zainal Abidin Lc
▪Mesin pabrik terus berbunyi,
▪Roda mobil terus berputar,
▪Baling-baling pesawat terus bergerak kencang,
▪Nafas dan jantungmu berdetak kencang.
▪Ke manakah langkahmu kamu ayunkan, ke surga ataukah ke neraka.
▪Lihatlah rambutmu mulai kusut, kulitmu terlihat mulai keriput, mukamu sebentar lagi mengerut bak jeruk purut dan urat nadimu suatu saat tak lagi berdenyut serta nyawamu akan dicabut malaikat maut.
⁉ Bekal apakah yang kamu siapkan untuk menuju perjalanan akhirat yang amat jauh...!
⚰ Kematian terus mengitarimu siang malam, tapi......
Kamu terus asyik dengan dosa dan maksiat.
Hatimu enggan bertaubat
Dengan Allah-pun tetap kurang dekat.
💢 Hingga hari ini.... kau lipat permadani ketaatan sedangkan kau hamparkan di depan matamu berbagai tikar kemaksiatan..
♨ Kau kotori hatimu dengan berbagai macam kekufuran dan kesyirikan.
🔥Kau nodai ibadah dan amalmu dengan berbagai macam kebid'ahan dan kesesatan.
👣 Terus kapan kau mulai menapaki jalan kesalehan. Apalagi keluargamu dan orang-orang sekitarmu menuju kebenaran dan kebaikan.
‼ Berbekallah dengan ketakwaan karena sudah masuk malam adakah jaminan umurmu akan masih bertahan hingga esok hari.
⚖ Sekarang hanya ada amal tiada hisab sementara esok di akhirat hanya ada hisab tiada lagi kesempatan untuk beramal.
⚰ Andaikan setelah mati, manusia dibiarkan tanpa hisab maka ketahuilah semua orang yang hidup dengan mudah berharap kematian.
🌍 Dunia ini amat pendek dan ternyata kita hanya mendapat jatah umur lebih pendek dari umur dunia yang pendek tersebut sehingga Rasulullah bersabda, "Umur umatku antara enam puluh hingga tujuh puluh jarang sekali umarnya yang lebih dari itu".
🔘 Kalau sebagian ulama salaf saat diajak berbicara dengan suatu yang tidak bermanfaat maka berkata, hentikan matahari dulu, bagaimana umurku bertambah namun kebaikanku tidak bertambah.
💢 Tapi di antara kita dengan mudah membuang-buang untuk kesia-siaan; padahal Nabi bersabda, Termasuk tanda baiknya Islam seseorang bisa meninggalkan suatu yang tak berguna.
▪ Kita hanguskan waktu kita di depan layar TV.
▪ Kita hancurkan umur kita dengan duduk-duduk di bar dan caffee...
▪ Kita buang waktu di kolam pemancingan dan di depan meja billiard, catur dan meja judi.
▪ Al-Qur'an dan hadits banyak yang belum kita pelajari dan kita hafalkan, namun kita dengan gampang membuang waktu dengan berbagai macam obrolan yang sia-sia.
📜 Sementara Rasulullah bersabda, "Tidak pernah menyesal penghuni surga saat masuk surga kecuali atas satu, waktu terlewat tidak berdzikir kepada Allah".
⏳ Umur adalah amanah dan waktu adalah nikmat namun banyak orang silau dan tertipu padahal semuanya akan dipertanyakan Allah sebagaimana sabda, "Dua kenikmatan, di mana banyak manusia yang tertipu dengannya, sehat dan kelonggaran".
🔥 Kau tidak merasa berdosa dengan penelantaran umur dan waktu padahal NYAWAMU BISA JADI TINGGAL SEUMUR JAGUNG
جزاكم الله خيرا
بارك الله فيكم
Semoga nasihat ini menjadi pelita u kami dan panjenengan semuanya baarokallohu fiikum
Repost by
*Ruqyah Syar'iyyah Cilacap (RSC)* | 085859969693
www.ruqyahcilacap.blogspot.co.id
Cilacap mengaji
*== CILACAP MENGAJI ==*
*SHARE INFO DI :*
https://www.facebook.com/cilacapmengajiofficial/photos/a.1747081502172368/2153598698187311/?type=3&theater
Insyaa Allah,
Jadwal Tabligh Akbar di *BARLINGMASCAKEB* Terupdate
*= CILACAP =*
1) 📚 *TAUHID KUNCI KEBERKAHAN NEGERI*
👤 bersama *Ust. Sufyan Chalid Ruray*
⏰ Pukul 09.10 - 11.00 WIB
🕌 @ *Masjid Al Ishlah*
Jl. Cerme - Cilacap
2) 📚 *MENGENAL IMAM AS - SYAFI`I*
👤 bersama *Ust. Musyaffa Ad dariny*
⏰ Pukul 18.30 - 20.00 WIB
🕌 @ *Masjid Baiturrahim MAIS*
Jl. Sumbawa no. 70, Gunungsimping Cilacap
🚻 Gratis, Untuk Umum, Kaum Muslimin dan Muslimah
📡 *LIVE CILACAP MENGAJI*
Fanspage : https://www.facebook.com/cilacapmengajiofficial/…
📞 *Cilacap Mengaji* : +62 812-2778-8778
Donasi Tabligh Akbar :
Bank BRI
0106 0103 2471 500
An. Hidayat Hariawan
Konfirmasi ke :+62 812-2778-8778
♻ Silahkan berbagi, semoga Bermanfaat dan menjadi Amal Jariyah.
Jumat, 21 September 2018
Fitnah bagi peruqyah
Fitnah Yang Mengancam Roqi
==========================
Semua kebaikan pasti ada tantangan dan ujian. Ujian sering disebut dengan fitnah. Jika tidak ada fitnah yg dihadapi, itu bukan namanya perjuangan tapi kesenangan alias hobby.
Menjadi praktisi ruqyah (roqi) bukan sesuatu yang sepi fitnah. Ibnu Taimiyah mengatakan bahwa seorang peruqyah adalah mujahid dijalan Allah (Mujahid fi Sabilillah).
Setidaknya - secara global - fitnah yg dihadapi seorang peruqyah adalah :
(1). Fitnah Harta.
Jika seorang peruqyah tidak pandai mengelola hati, maka godaan harta bisa menguasai dirinya. Bukan hal yg mustahil ketika ada peruqyah yg menjadikan ruqyah sebagai kesempatan mencari keuntungan materil diluar batas kewajaran.
Terkadang setan pintar memainkan talbisnya. Dengan alasan, memudahkan urusan pasien, ruqyahnya tidak dikenakan bayaran. Lalu dia membuat berbagai resep obat herbal yg telah dibacakan ruqyah dan dijual dengan harga tinggi melebihi harga yg sepatutnya. Semoga kita dijaga Allah dari fitnah ini.
(2). Fitnah Wanita.
Fitnah wanita boleh dikatakan fitnah terberat bagi seorang peruqyah berkelamin lelaki. Tidak jarang, godaan itu datang dari pasien perempuan yg memang punya masalah. Dari masalah hati sampai masalah jablai. Lebih jauh lagi, masalah-masalah pasien yg bisa membuka celah terjadinya fitnah - antara lain - adalah :
=> Faktor kecantikan dan fisik.
=> Faktor jomblo (pasien belum menikah dan siap dipoligami).
=> Faktor keringnya kasih sayang
=> Faktor rumah tangga (selalu disakiti suami)
Awalnya peruqyah tidak terpikir tentang pasien tersebut tapi setan kadang pandai bermain. Disinilah, pentingnya kekuatan ilmu, iman dan ibadah bagi seorang roqi. Terutama sekali, selalu menjaga hati, mata dan sikap. Jangan bersikap terlalu welcome terhadap pasien yg punya masalah, apalagi ketika peruqyah membuka diri untuk mendengarkan masalahnya secara pribadi melalui pembicaraan di handphone atau lewat media sosial spt Whatsapp dan sebagainya.
(3). Fitnah Popularitas.
Fitnah ini bisa memudahkan hadirnya kedua fitnah sebelumnya (Harta dan Wanita). Ketika popularitas sudah berada di dalam genggaman, seorang sangat mudah mendapatkan uang dan selalu menjadi rujukan para "pemuja". Fitnah ini juga bisa menumbuhkan penyakit 'ujub (kagum pada diri sendiri) dan merasa cukup dengan ilmu yg ada serta menjauhkan diri dari nasehat dan bimbingan orang lain.
Semoga Allah menjaga semua peruqyah yg ikhlas dari fitnah-fitnah yg dapat merusak diinya dan merusak citra ruqyah syar'iyyah. Amin.
====
Medan, 17 September 2018
Musdar Bustamam Tambusai
(Founder MATAIR / Majlis Talaqqi Ilmu Ruqyah, Medan - Indonesia)
Repost by
Ruqyah Syar'iyyah Cilacap RSC | 085859969693
www.ruqyahcilacap.blogspot.co.id
==========================
Semua kebaikan pasti ada tantangan dan ujian. Ujian sering disebut dengan fitnah. Jika tidak ada fitnah yg dihadapi, itu bukan namanya perjuangan tapi kesenangan alias hobby.
Menjadi praktisi ruqyah (roqi) bukan sesuatu yang sepi fitnah. Ibnu Taimiyah mengatakan bahwa seorang peruqyah adalah mujahid dijalan Allah (Mujahid fi Sabilillah).
Setidaknya - secara global - fitnah yg dihadapi seorang peruqyah adalah :
(1). Fitnah Harta.
Jika seorang peruqyah tidak pandai mengelola hati, maka godaan harta bisa menguasai dirinya. Bukan hal yg mustahil ketika ada peruqyah yg menjadikan ruqyah sebagai kesempatan mencari keuntungan materil diluar batas kewajaran.
Terkadang setan pintar memainkan talbisnya. Dengan alasan, memudahkan urusan pasien, ruqyahnya tidak dikenakan bayaran. Lalu dia membuat berbagai resep obat herbal yg telah dibacakan ruqyah dan dijual dengan harga tinggi melebihi harga yg sepatutnya. Semoga kita dijaga Allah dari fitnah ini.
(2). Fitnah Wanita.
Fitnah wanita boleh dikatakan fitnah terberat bagi seorang peruqyah berkelamin lelaki. Tidak jarang, godaan itu datang dari pasien perempuan yg memang punya masalah. Dari masalah hati sampai masalah jablai. Lebih jauh lagi, masalah-masalah pasien yg bisa membuka celah terjadinya fitnah - antara lain - adalah :
=> Faktor kecantikan dan fisik.
=> Faktor jomblo (pasien belum menikah dan siap dipoligami).
=> Faktor keringnya kasih sayang
=> Faktor rumah tangga (selalu disakiti suami)
Awalnya peruqyah tidak terpikir tentang pasien tersebut tapi setan kadang pandai bermain. Disinilah, pentingnya kekuatan ilmu, iman dan ibadah bagi seorang roqi. Terutama sekali, selalu menjaga hati, mata dan sikap. Jangan bersikap terlalu welcome terhadap pasien yg punya masalah, apalagi ketika peruqyah membuka diri untuk mendengarkan masalahnya secara pribadi melalui pembicaraan di handphone atau lewat media sosial spt Whatsapp dan sebagainya.
(3). Fitnah Popularitas.
Fitnah ini bisa memudahkan hadirnya kedua fitnah sebelumnya (Harta dan Wanita). Ketika popularitas sudah berada di dalam genggaman, seorang sangat mudah mendapatkan uang dan selalu menjadi rujukan para "pemuja". Fitnah ini juga bisa menumbuhkan penyakit 'ujub (kagum pada diri sendiri) dan merasa cukup dengan ilmu yg ada serta menjauhkan diri dari nasehat dan bimbingan orang lain.
Semoga Allah menjaga semua peruqyah yg ikhlas dari fitnah-fitnah yg dapat merusak diinya dan merusak citra ruqyah syar'iyyah. Amin.
====
Medan, 17 September 2018
Musdar Bustamam Tambusai
(Founder MATAIR / Majlis Talaqqi Ilmu Ruqyah, Medan - Indonesia)
Repost by
Ruqyah Syar'iyyah Cilacap RSC | 085859969693
www.ruqyahcilacap.blogspot.co.id
SAAT PERUQYAH DIGHIBAH JUHALA
*Saat peruqyah dighibahi juhala*
Oleh : Ustadz Syuhada Hanafi (Founder CRS)
Sangat mungkin peruqyah yang dighibahi oleh para juhala karena mungkin tajwidnya tidak seberapa, atau dianggap 'menjadikan ruqyah sebagai profesi', atau sorotan negatif lainnya, justru lebih baik dari pengghibah. Terlebih jika akhlak peruqyah tersebut sebenarnya baik.
Juhala atau aghbiya' tersebut pun merasa lebih bertauhid dibanding para peruqyah yang mereka ghibahi. Padahal dalam meruqyah, jika tidak mempertebal tauhid dan menjaga diri dari perbuatan dosa besar, bisa hancur hidupnya. Terlebih peruqyah yang sudah mengalami banyak intimidasi dari para setan hingga harus rutin membaca doa perlindungan. Beda dengan mereka yang sekadar menonton dan mengoreksi.
Minimal kita melihat eksistensi para peruqyah itu sebagai salah satu solusi terbesar akan merebaknya perdukunan, santet, hasad dan serangan-serangan setan di zaman ini. Sedangkan kita lihat ada beberapa orang berkarakter sama yaitu hanya mampu membocorkan ban atau membakar ban di jalanan; hanya mampu mengoreksi dan siapalah diri mereka selain tukang ngorek dan hanya menggembosi?
Para aghbiya' rata-rata menyamaratakan seluruh jenis kesurupan. Itu disebabkan kejahilan, minimnya pengalaman dan kesoktahuan. itu merupakan tiga modal besar untuk banyak menyalah-nyalahkan.
Jahil akan kejahilan dirinya, sehingga memposisikan diri seolah tahu seluruh kasus kesurupan padahal menghadapi pun baru segelintir kasus; yang menuding orang lain ujub padahal justru sendirinya lah yang ujub. Minimnya pengalaman yang membuatnya merasa sudah banyak berpengalaman, sehingga sudah merasa menguasai seluruh kasus. Akhirannya: adalah kesoktahuan dan kesombongan.
Mereka akan berkata: "Soal ruqyah? Ya tanya ulama, jangan tanya praktisi!" untuk merendahkan para praktisi. Dan seolah para praktisi tidak pernah memakai petuah ulama. Seolah pula tidak ada praktisi yang juga ulama. Dan ketika disuguhi petuah ulama yang membenarkan metode praktisi, mereka diam. Ketika terjadi khilaf diantara ulama maka peruqyah dibantai habis habisan.
Mereka akan berkata: "Yang penting adalah proses, bukan hasil. Percuma hasilnya dapat, tapi prosesnya ga benar." untuk menyalah-nyalahkan prosesi beberapa praktisi. Seandainya mereka benar-benar hadir di lokasi melihat sendiri atau menangani sendiri mungkin lisan mereka akan lebih terjaga.
Nb.
Saya (Perdana) melihat beberapa pengejek dan pencela yang merendahkan peruqyah akhirnya Allah beri ujian istrinya atau anaknya kena sihir, pesantrennya terkena kasus kesurupan massal, bahkan dirinya kena gangguan jin akhirnya merasakan betapa susahnya meruqyah diri sendiri juga orang lain akhirnya sekarang mereka diam tidak berani lagi merendahkan peruqyah bahkan akhirnya konsultasi pada peruqyah yang sebelumnya mereka rendahkan dan cela begitu rupa.
Allah itu Maha Adil.......
----
Copy & paste (copas) daripada FB Ustaz Perdana Ahmad.
Repost by
Ruqyah Syar'iyyah Cilacap RSC | 085859969693
www.ruqyahcilacap.blogspot.co.id
Oleh : Ustadz Syuhada Hanafi (Founder CRS)
Sangat mungkin peruqyah yang dighibahi oleh para juhala karena mungkin tajwidnya tidak seberapa, atau dianggap 'menjadikan ruqyah sebagai profesi', atau sorotan negatif lainnya, justru lebih baik dari pengghibah. Terlebih jika akhlak peruqyah tersebut sebenarnya baik.
Juhala atau aghbiya' tersebut pun merasa lebih bertauhid dibanding para peruqyah yang mereka ghibahi. Padahal dalam meruqyah, jika tidak mempertebal tauhid dan menjaga diri dari perbuatan dosa besar, bisa hancur hidupnya. Terlebih peruqyah yang sudah mengalami banyak intimidasi dari para setan hingga harus rutin membaca doa perlindungan. Beda dengan mereka yang sekadar menonton dan mengoreksi.
Minimal kita melihat eksistensi para peruqyah itu sebagai salah satu solusi terbesar akan merebaknya perdukunan, santet, hasad dan serangan-serangan setan di zaman ini. Sedangkan kita lihat ada beberapa orang berkarakter sama yaitu hanya mampu membocorkan ban atau membakar ban di jalanan; hanya mampu mengoreksi dan siapalah diri mereka selain tukang ngorek dan hanya menggembosi?
Para aghbiya' rata-rata menyamaratakan seluruh jenis kesurupan. Itu disebabkan kejahilan, minimnya pengalaman dan kesoktahuan. itu merupakan tiga modal besar untuk banyak menyalah-nyalahkan.
Jahil akan kejahilan dirinya, sehingga memposisikan diri seolah tahu seluruh kasus kesurupan padahal menghadapi pun baru segelintir kasus; yang menuding orang lain ujub padahal justru sendirinya lah yang ujub. Minimnya pengalaman yang membuatnya merasa sudah banyak berpengalaman, sehingga sudah merasa menguasai seluruh kasus. Akhirannya: adalah kesoktahuan dan kesombongan.
Mereka akan berkata: "Soal ruqyah? Ya tanya ulama, jangan tanya praktisi!" untuk merendahkan para praktisi. Dan seolah para praktisi tidak pernah memakai petuah ulama. Seolah pula tidak ada praktisi yang juga ulama. Dan ketika disuguhi petuah ulama yang membenarkan metode praktisi, mereka diam. Ketika terjadi khilaf diantara ulama maka peruqyah dibantai habis habisan.
Mereka akan berkata: "Yang penting adalah proses, bukan hasil. Percuma hasilnya dapat, tapi prosesnya ga benar." untuk menyalah-nyalahkan prosesi beberapa praktisi. Seandainya mereka benar-benar hadir di lokasi melihat sendiri atau menangani sendiri mungkin lisan mereka akan lebih terjaga.
Nb.
Saya (Perdana) melihat beberapa pengejek dan pencela yang merendahkan peruqyah akhirnya Allah beri ujian istrinya atau anaknya kena sihir, pesantrennya terkena kasus kesurupan massal, bahkan dirinya kena gangguan jin akhirnya merasakan betapa susahnya meruqyah diri sendiri juga orang lain akhirnya sekarang mereka diam tidak berani lagi merendahkan peruqyah bahkan akhirnya konsultasi pada peruqyah yang sebelumnya mereka rendahkan dan cela begitu rupa.
Allah itu Maha Adil.......
----
Copy & paste (copas) daripada FB Ustaz Perdana Ahmad.
Repost by
Ruqyah Syar'iyyah Cilacap RSC | 085859969693
www.ruqyahcilacap.blogspot.co.id
Langganan:
Postingan (Atom)



