Jumat, 31 Agustus 2018
Sabtu, 18 Agustus 2018
KAJIAN TEMATIK : CAMPUR TANGAN JIN DI ALAM MANUSIA
📌Bismillahirrahmanirrahim
🔰 Yuk Hadir dan ikuti...
📚 *Kajian Tematik Ruqyah Syar'iyyah Cilacap*
Tema :
🔥 *CAMPUR TANGAN JIN DI ALAM MANUSIA* 🔥
Bersama :
💺 *Al Ustadz Agus Dwiyanto,Lc. M.P.I*
(Dosen MAIS Cilacap)
🗓 *Sabtu, 25 Agustus 2018*
⏰ Pukul *15.30* (bakda asar sd. Selesai)
🕌 *Masjid Al Barokah jln Rinjani Sidanegara Cilacap*
Penyelenggara :
*Komunitas Ruqyah Syar'iyyah Cilacap / RSC*
Bekerja sama :
Dengan Takmir Masjid Al Barokah
*GRATIS* 🚀
(Silahkan siapkan infaq terbaik seikhlasnya)
Klik us :
🌍 www.ruqyahcilacap.blogspot.co.id
WA 📱 085859969693
🔰 Yuk Hadir dan ikuti...
📚 *Kajian Tematik Ruqyah Syar'iyyah Cilacap*
Tema :
🔥 *CAMPUR TANGAN JIN DI ALAM MANUSIA* 🔥
Bersama :
💺 *Al Ustadz Agus Dwiyanto,Lc. M.P.I*
(Dosen MAIS Cilacap)
🗓 *Sabtu, 25 Agustus 2018*
⏰ Pukul *15.30* (bakda asar sd. Selesai)
🕌 *Masjid Al Barokah jln Rinjani Sidanegara Cilacap*
Penyelenggara :
*Komunitas Ruqyah Syar'iyyah Cilacap / RSC*
Bekerja sama :
Dengan Takmir Masjid Al Barokah
*GRATIS* 🚀
(Silahkan siapkan infaq terbaik seikhlasnya)
Klik us :
🌍 www.ruqyahcilacap.blogspot.co.id
WA 📱 085859969693
Rabu, 15 Agustus 2018
MUHASABAH *LALAT DAN SAMPAH*
*MUHASABAH RUQYAH*
*LALAT DAN SAMPAH*
( Ruqyah dengan membersihkan jiwa)
Beberapa tahun silam, ada salah pasien yang hampir selalu rutin datang setiap sabtu untuk ruqyah bersama. Keluhan sakitnya macem-macem, diantaranya yang saya ingat adalah gangguan di pencernaan dan beberapa keluhan lain. Beliau memiliki latar belakang keluarga besar yang sangat dekat dengan hal-hal supranatural. Jimat, pusaka, atau menghitung hari untuk bangun rumah, atau arah menghadapnya rumah bukan lagi hal asing dalam keluarga beliau.
Beliau “rajin” ke dokter jika sakit mulai kambuh. Dan tak kunjung sembuh meski berulang kali berobat. Hingga beliau memutuskan untuk ikut ruqyah. Selesai kah??…..
*TIDAK*
Berulangkali beliau mengikuti ruqyah di tempat saya, dan reaksi yang muncul selalu sama, muntah-muntah dan sejenisnya. Selesai ruqyah, badan terasa ringan dan sakit berkurang. Tapi tidak berapa lama, sakit datang kembali. Begitu seterusnya.
Suatu saat, tahun lalu (2015), saya diminta ngisi pengajian Ibu-ibu dengan tema ruqyah. Beliau juga hadir di acara tersebut. Seperti biasa sebelum ruqyah dimulai, selalu diawali dengan ta’lim tentang pembersihan jiwa, atau tazkiyatun nafs. Salah satunya adalah mengapa jin bisa hadir dalam hidup kita dan berulah dalam tubuh kita.
Begitu juga selesai ruqyah, ada evaluasi sekilas tentang reaksi yang dirasakan dan dikaitkan dengan semua masa lalu dalam keseharian.
Salah satu kalimat yang membuat saya tertegun adalah kalimat dari ibu tersebut.
*Penting mengubah sikap terhadap sakit, dan membenahi diri*
"Saya sudah tidak lagi merasakan keluhan keluhan yang pernah saya alami dulu. Saya berulang kali ruqyah tapi tidak kunjung sembuh, tetapi saya selalu menyimak setiap nasihat yang Mas sampaikan dan berusaha mengamalkannya."
*Perlahan saya belajar melapangkan hati, menerima segala yang terjadi dengan ridho dan husnudhon pada Alloh*
_Kemudian perlahan sakit saya hilang. Saya sembuh bukan karena ruqyahnya, tapi karena saya menyimak nasihat, menyadari ada yang salah dan berusaha memperbaiki batin saya_", Kurang lebih begitu kalimat beliau.
Dan Alhamdulillah, Alloh takdirkan kesembuhan pada beliau.
Ada cerita lain sejenis dengan ini…..
Suatu saat di salah satu kota di jatim. Ada seorang ibu, pasien di klinik kota tersebut. Saat ruqyah, beliau bereaksi keras, luar biasa. Berbagai dugaan diagnosa diberikan waktu itu. Beliau terus rajin mendatangi klinik ruqyah untuk terapi karena reaksi dan keluhannya tidak kunjung berakhir. Setelah sekian waktu ruqyah tidak membuahkan hasil, sang Ibu ini disarankan ruqyah ke klinik ruqyah surabaya. Beliau menceritakan bahwa beliau mulai merasakan hal-hal supranatural alias gangguan jin sejak anaknya tidak diterima di salah satu sekolah favorit yang beliau harapkan.
*Hmmm…mungkin kekecewaan, kesedihan dan perlu dibenahi sikapnya terhadap takdir Alloh*
Ini point diskusi yang coba kami pahamkan pada beliau. Alhamdulillah beliau menyadari ada yang salah dalam cara bersikap terhadap sesuatu yang telah terjadi. Beliau berusaha mohon ampun pada Alloh dan berusaha melapangkan dada terhadap apa yang terjadi. Serta berusaha husnudhon pada Alloh terkait dengan anaknya. Kemudian, ruqyah dilakukan. Maa syaa Allohu laa quwwta illa billah. Tidak ada reaksi apapun dan gangguan selesai.
Saya teringat nasihat salah satu guru saya, semoga Alloh merahmati beliau, bahwa *jin dan diri kita, ibarat lalat dan tempat sampah.*
Kenapa?
Beliau bertanya pada saya, *jika lalat mendatangi sampah, apa yang akan antum lakukan* ?”
Lalu beliau melanjutkan dengan kalimat kurang lebih spt ini,
*Tidak ada gunanya kita mengejar si lalat itu*
*Sangat melelahkan kalau kita harus memukul dan membunuh satu persatu lalat itu*
*Meski lalat itu terbunuh semua, lalat lain akan segera hinggap di sampah tersebut* *Seandainya pun, setelah itu semua lalat habis terbunuh, tempat sampah tersebut tetaplah kotor. Tetap tidak indah dipandang dan tetap tidak sedap baunya* ” ….
Maka…
*Yang perlu kita lakukan bukan lah mengejar si lalat tetapi, ambil sampahnya, bersihkan tempat sampahnya maka semua lalat akan menyingkir setelah itu*
Proses ruqyah pun demikian adanya. Semua masalah yang sedang terjadi dalam hidup kita termasuk Gangguan jin dan sihir erat kaitannya dengan hal ini, yakni sampah yang menumpuk dalam diri.
Pada sebagian orang musibah, atau gangguan jin mungkin adalah ujian, karena Alloh berkehendak memuliakannya dengan ujian tersebut. Tapi pada kebanyakan orang, gangguan jin yang terjadi karena ada sesuatu yang harus dibenahi.
Saat kita menganggap bahwa gangguan jin adalah ujian, maka kita akan lebih sulit melihat kekurangan dalam diri kita.
Tetapi, manakala kita menganggap bahwa gangguan jin adalah bagian dari teguran Alloh maka kita akan lebih mudah untuk menyadari adanya kekurangan dalam diri. Demikianlah Alloh mengingatkan kita bahwa semua terjadi karena sesuatu dalam diri dan masa lalu kita.
QS. Asy Syura : 30
"Dan apa saja musibah yang menimpa kamu, Maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)."
Oleh karenanya merasa ada kekurangan lebih utama
QS. An Najm : 32
"(yaitu) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Luas ampunanNya. dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; Maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa."
Jadi, mungkin semua keluhan yang kita rasakan sebenarnya berujung pada hal ini, bukan soal kuat dan lemahnya jin dan dukunnya, juga bukan soal teknik ruqyahnya…..
Tapi mungkin ini soal Lalat Dan Sampah….
Semoga Alloh limpahkan taufiqNYA agar kita dimudahkan menemukan ‘sampah-sampah’ itu, sehingga setelah itu, sang lalat menyingkir, dan “tempat itu” menjadi harum dan indah dipandang mata.
Aamiin
Wallohu’alam
Repost dari Ust M. Muhammad Nadhif Khalyani
Repost by
*Ruqyah Syar'iyyah Cilacap /RSC*
085859969693
www.ruqyahcilacap.blogspot.co.id
*LALAT DAN SAMPAH*
( Ruqyah dengan membersihkan jiwa)
Beberapa tahun silam, ada salah pasien yang hampir selalu rutin datang setiap sabtu untuk ruqyah bersama. Keluhan sakitnya macem-macem, diantaranya yang saya ingat adalah gangguan di pencernaan dan beberapa keluhan lain. Beliau memiliki latar belakang keluarga besar yang sangat dekat dengan hal-hal supranatural. Jimat, pusaka, atau menghitung hari untuk bangun rumah, atau arah menghadapnya rumah bukan lagi hal asing dalam keluarga beliau.
Beliau “rajin” ke dokter jika sakit mulai kambuh. Dan tak kunjung sembuh meski berulang kali berobat. Hingga beliau memutuskan untuk ikut ruqyah. Selesai kah??…..
*TIDAK*
Berulangkali beliau mengikuti ruqyah di tempat saya, dan reaksi yang muncul selalu sama, muntah-muntah dan sejenisnya. Selesai ruqyah, badan terasa ringan dan sakit berkurang. Tapi tidak berapa lama, sakit datang kembali. Begitu seterusnya.
Suatu saat, tahun lalu (2015), saya diminta ngisi pengajian Ibu-ibu dengan tema ruqyah. Beliau juga hadir di acara tersebut. Seperti biasa sebelum ruqyah dimulai, selalu diawali dengan ta’lim tentang pembersihan jiwa, atau tazkiyatun nafs. Salah satunya adalah mengapa jin bisa hadir dalam hidup kita dan berulah dalam tubuh kita.
Begitu juga selesai ruqyah, ada evaluasi sekilas tentang reaksi yang dirasakan dan dikaitkan dengan semua masa lalu dalam keseharian.
Salah satu kalimat yang membuat saya tertegun adalah kalimat dari ibu tersebut.
*Penting mengubah sikap terhadap sakit, dan membenahi diri*
"Saya sudah tidak lagi merasakan keluhan keluhan yang pernah saya alami dulu. Saya berulang kali ruqyah tapi tidak kunjung sembuh, tetapi saya selalu menyimak setiap nasihat yang Mas sampaikan dan berusaha mengamalkannya."
*Perlahan saya belajar melapangkan hati, menerima segala yang terjadi dengan ridho dan husnudhon pada Alloh*
_Kemudian perlahan sakit saya hilang. Saya sembuh bukan karena ruqyahnya, tapi karena saya menyimak nasihat, menyadari ada yang salah dan berusaha memperbaiki batin saya_", Kurang lebih begitu kalimat beliau.
Dan Alhamdulillah, Alloh takdirkan kesembuhan pada beliau.
Ada cerita lain sejenis dengan ini…..
Suatu saat di salah satu kota di jatim. Ada seorang ibu, pasien di klinik kota tersebut. Saat ruqyah, beliau bereaksi keras, luar biasa. Berbagai dugaan diagnosa diberikan waktu itu. Beliau terus rajin mendatangi klinik ruqyah untuk terapi karena reaksi dan keluhannya tidak kunjung berakhir. Setelah sekian waktu ruqyah tidak membuahkan hasil, sang Ibu ini disarankan ruqyah ke klinik ruqyah surabaya. Beliau menceritakan bahwa beliau mulai merasakan hal-hal supranatural alias gangguan jin sejak anaknya tidak diterima di salah satu sekolah favorit yang beliau harapkan.
*Hmmm…mungkin kekecewaan, kesedihan dan perlu dibenahi sikapnya terhadap takdir Alloh*
Ini point diskusi yang coba kami pahamkan pada beliau. Alhamdulillah beliau menyadari ada yang salah dalam cara bersikap terhadap sesuatu yang telah terjadi. Beliau berusaha mohon ampun pada Alloh dan berusaha melapangkan dada terhadap apa yang terjadi. Serta berusaha husnudhon pada Alloh terkait dengan anaknya. Kemudian, ruqyah dilakukan. Maa syaa Allohu laa quwwta illa billah. Tidak ada reaksi apapun dan gangguan selesai.
Saya teringat nasihat salah satu guru saya, semoga Alloh merahmati beliau, bahwa *jin dan diri kita, ibarat lalat dan tempat sampah.*
Kenapa?
Beliau bertanya pada saya, *jika lalat mendatangi sampah, apa yang akan antum lakukan* ?”
Lalu beliau melanjutkan dengan kalimat kurang lebih spt ini,
*Tidak ada gunanya kita mengejar si lalat itu*
*Sangat melelahkan kalau kita harus memukul dan membunuh satu persatu lalat itu*
*Meski lalat itu terbunuh semua, lalat lain akan segera hinggap di sampah tersebut* *Seandainya pun, setelah itu semua lalat habis terbunuh, tempat sampah tersebut tetaplah kotor. Tetap tidak indah dipandang dan tetap tidak sedap baunya* ” ….
Maka…
*Yang perlu kita lakukan bukan lah mengejar si lalat tetapi, ambil sampahnya, bersihkan tempat sampahnya maka semua lalat akan menyingkir setelah itu*
Proses ruqyah pun demikian adanya. Semua masalah yang sedang terjadi dalam hidup kita termasuk Gangguan jin dan sihir erat kaitannya dengan hal ini, yakni sampah yang menumpuk dalam diri.
Pada sebagian orang musibah, atau gangguan jin mungkin adalah ujian, karena Alloh berkehendak memuliakannya dengan ujian tersebut. Tapi pada kebanyakan orang, gangguan jin yang terjadi karena ada sesuatu yang harus dibenahi.
Saat kita menganggap bahwa gangguan jin adalah ujian, maka kita akan lebih sulit melihat kekurangan dalam diri kita.
Tetapi, manakala kita menganggap bahwa gangguan jin adalah bagian dari teguran Alloh maka kita akan lebih mudah untuk menyadari adanya kekurangan dalam diri. Demikianlah Alloh mengingatkan kita bahwa semua terjadi karena sesuatu dalam diri dan masa lalu kita.
QS. Asy Syura : 30
"Dan apa saja musibah yang menimpa kamu, Maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)."
Oleh karenanya merasa ada kekurangan lebih utama
QS. An Najm : 32
"(yaitu) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Luas ampunanNya. dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; Maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa."
Jadi, mungkin semua keluhan yang kita rasakan sebenarnya berujung pada hal ini, bukan soal kuat dan lemahnya jin dan dukunnya, juga bukan soal teknik ruqyahnya…..
Tapi mungkin ini soal Lalat Dan Sampah….
Semoga Alloh limpahkan taufiqNYA agar kita dimudahkan menemukan ‘sampah-sampah’ itu, sehingga setelah itu, sang lalat menyingkir, dan “tempat itu” menjadi harum dan indah dipandang mata.
Aamiin
Wallohu’alam
Repost dari Ust M. Muhammad Nadhif Khalyani
Repost by
*Ruqyah Syar'iyyah Cilacap /RSC*
085859969693
www.ruqyahcilacap.blogspot.co.id
Minggu, 12 Agustus 2018
Daftar ROqy Indonesia
*Data Sementara Raqi Nusantara* ini, mudah-mudahan dapat membantu pasien yang sedang membutuhkan ruqyah Syar'iyyah, jazaakumullaah khairan katsiiran Aamiin..
*DKI*
1. Abu Alya, *Jakarta Selatan* +6285888841909
2. Ustadz Junaidi *ARSYI*, *Rumah Ruqyah Indonesia* 08158710659
3. Adam Amrullah, 081232150171
4. H.Nana. *Cipinang* 081280232345
5.Tri Syawal, *Jakarta Selatan* +628563602280
6. Abdul Qodir, *Jakarta Timur*
08170744113
7. Abu Muhammad, *Jakarta Barat*
082112595915
8. Yung Mei Ho, Jakarta Selatan, 085375375355.
9. Ibnu Mualim, Ciracas Jaktim, 0817224030
*Depok*
1. Hendar, +628159639212
2. Syamsu +6287775548234
3.
*Bekasi*
1. Gus Pur, 087880103131
2. Abu Zaky Dwi Istanto At-Tambuni, 084389837416
3. Abi Faqieh El Wastafy, 08176866747
4. Abu Atar, 081315313304.
5. Ummu wal...081382000631
*Cikarang*
1. Suhanda, 08118073448
2. Rizky AlBaihaqi, 085211984458
3.Wahyu Heryawan, 081310444149
4.
*BANTEN*
*Tangerang*
1. Abu Azka/Rudianto, *Ciledug* 085716863625.
2. Engkus Kuswanda, 08129653739.
3. Abu Zaky Misbahul Khoir, 085210631386/089646960923.
4. Zulhefni, 085692664833.
5. Joko al fajr, 087771755514
6.
*Cilegon*
1. Habibi Abfat, 081316482990.
2. Mukhtar Ibnu Kholil, 08158710659.
3.
*Serang*
1. Sumedi, 087771287600
2. Rwin Burhan, 081911047146
3.
*JAWA BARAT*
*Bandung*
1. Nuruddin Al Indoneisani/NAI, 082221112219
2.Saepudin Al Hamiq *(Kota Bandung)* 081320310117
3. Abu Zahid KD AndriWijaya, 085831890000
4. Dian Sudrajat, *Cangkuang* 081220889595
5.Ruqyah RSI 0813 1211 4300
*Kab.Bandung Soreang*
1.M.Jauhari.081322259642
*Bandung Barat ( padalarang,Cikalong wetan,purwakarta )*
1.Edis Risnaya (,08981566984 )
2.Rajamandala Bandung Barat.Sobari .0822 1667 5992
*Garut*
1.Amin Nursidik
0878 2524 2125
*Cimahi*
1. Hari Efendi Wijaya QHI +6289680886277 +62226629556
2.
*Sukabumi*
1. Rizky Ginanjar Al Bantany, 089620094777
2.
*Subang*
1. Ade S Alfatih +6283816492287
2.
*Bogor*
1. Adiwarman Rahmatullah, 085714523879.
2. Abu Nadia
085282461035
3. Ahmad Fuadi, *Cileungsi* 085222324871
4. M. Suheri, *Cisarua* 089664865663.
5.
*Tasikmalaya*
1. Helmy Abdul Hakim, 081223133586
2. Abu SaHla A Hanifah - 085220010475
3.
*Cirebon*
1. Firmansyah, 081222417888.
2.
*JAWA TENGAH*
*Jepara*
1. Nur Arifin +6285293200699
2. Ustadz Muh Haris +6281225789102
3. Rinda (Bunda Seqalbu) +6281337277742
4. Ustazah Khanz +6289673470879
5. Agus Amin, 085712400012
6. Hafidz abu Abdillah, 085859969693 WA
*Kota Batang*
1. Khoirul Imam
089672099244
2.
*Solo Klaten*
1. Evendi Abu Arwa Solo +6285235012724
2. Rahmat Yani, *Klaten* +6281227527222
3. Dzikrul Hakim
0818 0776 2080
4. Ida Subaida
0878 3999 9909
5.
*Kudus*
1. Muhammad Sukotjo El-Iman QHI +6285286585811
2.
*Jogyakarta*
1.Fadhlan Hasyim LC, *Ketua ARSYI Indonesia*. 02747493940 *Kutagede*
2. Ibnu Alwan, 081802641194
3. Syifa Al manshurin 313_ *Tabib ust H Mulya* 📞: 085226831323
4.
*Purwokerto*
1. Muhammad Robi'ul Andrianto +6281326600913
2. Beny Abdurrahaman +6285200869895
3. M Abd rohman (081804179330/
085702577796).
4.
*Banjarnegara*
1. Tinaauliyasyifa +6285227181957 +6283862159178.
2.
*Kendal*
1. Mundakir Abu Ilham. (081902897666/085226221113).
2.
*JAWA TIMUR*
*Lumajang*
1. Muhammad Nadhief Khalyani, 085733744534.
2.
*Sidoarjo*
1. M. Faizal Riza +6287852549151
2. Bunda Eliem +6285731488093
3.
*Surabaya*
1. Abd Halim +6281515421117
2. Lintang +6285731435660 +6282140724214
3.
*Mojokerto*
1. Ardyansyah +6285730754823
2. Ustad subur 082143474433
3. Mochamad Farid 08563423368
4.
*Bojonegoro*
1. Gus Jack +6285204508180
2. Ali Mahrus +6282330519109
3.
*Lamongan*
1. Denny Afrilianto (babat)
081553250780
2.
*Jember*
1. USTAD Alfan 082336887655
2. Ustad edi akhmad +6285655975053
3. Ustad lukman +6281559522930
4. Ummu royhan +6282335363465
5. Umm bintang +6285257744977
6. Abu aqif +6282337281890
7. Akhi firman +628990526377
8 . Akhi ADI riyanto +6282234832844
9. Akhi HADI. P 085608235369
10.Muhammad 085335101746
11.
*Situbondo*
1. LUKMAN 082137504745
2.
*Banyuwangi*
1.ummu NUR INDAH 083847888086
2. Ummu ARI., NABILA 083847888109
3.ABU WILIS 087755911905
4.
*Tulungagung, Blitar, Trenggalek*
1. Gus Mahmud Ma'arif +6285655507536
2.
*Madura*
1. Segaf Baharun +628175007267
2.
*Nganjuk*
1. Dyah, *Nganjuk* 0821 6061 5945
2. Gaguk, *Nganjuk* 0852 3402 4674
3. jamil, *Pasuruan* 082244946608
4.
*NTB*
1. Abu Yusuf QHI, *Lombok Mataram* +6281803730799
2.
*SUMATERA*
*Aceh*
1. Abu Faadhillah Ferhad +6281366115453, *Tanah Merah,Badar Kutacane*
2. Tgk. Syukri, *Sigli*
Hp 08126969590
3. Ali Khairul Azzam, *Lhokseumawe*
085206090222
4. Alif mahlufi, *Tapaktuan*
082275462708
5.
*SUMATERA UTARA :*
1. Musdar Bustamam Tambusai.( 081361311154 / 082168484873 )
2.
*LAMPUNG*
1. Madaeng Muhiddin As Selebessy. 0813 779 56789, *Ba-Lam*
2. Herman Abdillah, *Kalianda* 085768329775
3. Ahmad Burhanuddin, *Ba-Lam* 081369563838
4. Robiatul Adawiyah 081957152989, *Tanjung Bintang*
5. Muhammad Firdaus, *Kotabumi(lam-ut)* 081379270840
6. Muhammad Ihsan, *Kotabumi(lam-ut)* 081369161376
7. Misnan Efendi, *Kotabumi(lam-ut)* 081369057941
8. dr. Irna Yunaeni, *Liwa(lam-bar)* 085279973582
9. Chairil Anam, *Pesawaran* +6281274863866
10. Wahyudi, +6281510693619
11. Prasetya Utama Agri
082282959235
12. Perdana Akhmad, *Mesuji*
081379666696.
13. Ariza Abdulrohim
085382457466.
14. Bondan
085218652655.
15. Pak edi, *Lampung Timur*
08127906076.
16.
*RIAU*
*Batam*
1. Ibu Jubaedah, 083808901313
2.
*Pekan Baru*
1. Saifullah al Jombangi, 0812 7689 119
2.
*SUMATRA BARAT*
1. Noverdi +6285274431522, *Bukit tinggi*
2. Abu Sholeh, *Padang* +6281365405445
3. Icha Gumanti, *Solok* +6281363336299
4.
*KALIMANTAN SELATAN*
1. Wahyu, *Banjarmasin* +6287815638637
2.
*KALIMANTAN TIMUR*
1. MOCH ILHAM, 081242494080.
2.
*SUMATERA SELATAN*
1. Junaidi Setiawan Agung, 085268403387
2. Rohman Ibadurrahman, 081373589395
3.
*MAKASSAR*
1. Muhammad Yusuf Malino, 085343871120
2.
*MALAYSIA*
Dayangku Norandiy, +6016 8901444.
*Semoga bermanfaat.!!!*
*#Mohon diisi sendiri yg belum terdaftar, sesuai area nya#*
*DKI*
1. Abu Alya, *Jakarta Selatan* +6285888841909
2. Ustadz Junaidi *ARSYI*, *Rumah Ruqyah Indonesia* 08158710659
3. Adam Amrullah, 081232150171
4. H.Nana. *Cipinang* 081280232345
5.Tri Syawal, *Jakarta Selatan* +628563602280
6. Abdul Qodir, *Jakarta Timur*
08170744113
7. Abu Muhammad, *Jakarta Barat*
082112595915
8. Yung Mei Ho, Jakarta Selatan, 085375375355.
9. Ibnu Mualim, Ciracas Jaktim, 0817224030
*Depok*
1. Hendar, +628159639212
2. Syamsu +6287775548234
3.
*Bekasi*
1. Gus Pur, 087880103131
2. Abu Zaky Dwi Istanto At-Tambuni, 084389837416
3. Abi Faqieh El Wastafy, 08176866747
4. Abu Atar, 081315313304.
5. Ummu wal...081382000631
*Cikarang*
1. Suhanda, 08118073448
2. Rizky AlBaihaqi, 085211984458
3.Wahyu Heryawan, 081310444149
4.
*BANTEN*
*Tangerang*
1. Abu Azka/Rudianto, *Ciledug* 085716863625.
2. Engkus Kuswanda, 08129653739.
3. Abu Zaky Misbahul Khoir, 085210631386/089646960923.
4. Zulhefni, 085692664833.
5. Joko al fajr, 087771755514
6.
*Cilegon*
1. Habibi Abfat, 081316482990.
2. Mukhtar Ibnu Kholil, 08158710659.
3.
*Serang*
1. Sumedi, 087771287600
2. Rwin Burhan, 081911047146
3.
*JAWA BARAT*
*Bandung*
1. Nuruddin Al Indoneisani/NAI, 082221112219
2.Saepudin Al Hamiq *(Kota Bandung)* 081320310117
3. Abu Zahid KD AndriWijaya, 085831890000
4. Dian Sudrajat, *Cangkuang* 081220889595
5.Ruqyah RSI 0813 1211 4300
*Kab.Bandung Soreang*
1.M.Jauhari.081322259642
*Bandung Barat ( padalarang,Cikalong wetan,purwakarta )*
1.Edis Risnaya (,08981566984 )
2.Rajamandala Bandung Barat.Sobari .0822 1667 5992
*Garut*
1.Amin Nursidik
0878 2524 2125
*Cimahi*
1. Hari Efendi Wijaya QHI +6289680886277 +62226629556
2.
*Sukabumi*
1. Rizky Ginanjar Al Bantany, 089620094777
2.
*Subang*
1. Ade S Alfatih +6283816492287
2.
*Bogor*
1. Adiwarman Rahmatullah, 085714523879.
2. Abu Nadia
085282461035
3. Ahmad Fuadi, *Cileungsi* 085222324871
4. M. Suheri, *Cisarua* 089664865663.
5.
*Tasikmalaya*
1. Helmy Abdul Hakim, 081223133586
2. Abu SaHla A Hanifah - 085220010475
3.
*Cirebon*
1. Firmansyah, 081222417888.
2.
*JAWA TENGAH*
*Jepara*
1. Nur Arifin +6285293200699
2. Ustadz Muh Haris +6281225789102
3. Rinda (Bunda Seqalbu) +6281337277742
4. Ustazah Khanz +6289673470879
5. Agus Amin, 085712400012
6. Hafidz abu Abdillah, 085859969693 WA
*Kota Batang*
1. Khoirul Imam
089672099244
2.
*Solo Klaten*
1. Evendi Abu Arwa Solo +6285235012724
2. Rahmat Yani, *Klaten* +6281227527222
3. Dzikrul Hakim
0818 0776 2080
4. Ida Subaida
0878 3999 9909
5.
*Kudus*
1. Muhammad Sukotjo El-Iman QHI +6285286585811
2.
*Jogyakarta*
1.Fadhlan Hasyim LC, *Ketua ARSYI Indonesia*. 02747493940 *Kutagede*
2. Ibnu Alwan, 081802641194
3. Syifa Al manshurin 313_ *Tabib ust H Mulya* 📞: 085226831323
4.
*Purwokerto*
1. Muhammad Robi'ul Andrianto +6281326600913
2. Beny Abdurrahaman +6285200869895
3. M Abd rohman (081804179330/
085702577796).
4.
*Banjarnegara*
1. Tinaauliyasyifa +6285227181957 +6283862159178.
2.
*Kendal*
1. Mundakir Abu Ilham. (081902897666/085226221113).
2.
*JAWA TIMUR*
*Lumajang*
1. Muhammad Nadhief Khalyani, 085733744534.
2.
*Sidoarjo*
1. M. Faizal Riza +6287852549151
2. Bunda Eliem +6285731488093
3.
*Surabaya*
1. Abd Halim +6281515421117
2. Lintang +6285731435660 +6282140724214
3.
*Mojokerto*
1. Ardyansyah +6285730754823
2. Ustad subur 082143474433
3. Mochamad Farid 08563423368
4.
*Bojonegoro*
1. Gus Jack +6285204508180
2. Ali Mahrus +6282330519109
3.
*Lamongan*
1. Denny Afrilianto (babat)
081553250780
2.
*Jember*
1. USTAD Alfan 082336887655
2. Ustad edi akhmad +6285655975053
3. Ustad lukman +6281559522930
4. Ummu royhan +6282335363465
5. Umm bintang +6285257744977
6. Abu aqif +6282337281890
7. Akhi firman +628990526377
8 . Akhi ADI riyanto +6282234832844
9. Akhi HADI. P 085608235369
10.Muhammad 085335101746
11.
*Situbondo*
1. LUKMAN 082137504745
2.
*Banyuwangi*
1.ummu NUR INDAH 083847888086
2. Ummu ARI., NABILA 083847888109
3.ABU WILIS 087755911905
4.
*Tulungagung, Blitar, Trenggalek*
1. Gus Mahmud Ma'arif +6285655507536
2.
*Madura*
1. Segaf Baharun +628175007267
2.
*Nganjuk*
1. Dyah, *Nganjuk* 0821 6061 5945
2. Gaguk, *Nganjuk* 0852 3402 4674
3. jamil, *Pasuruan* 082244946608
4.
*NTB*
1. Abu Yusuf QHI, *Lombok Mataram* +6281803730799
2.
*SUMATERA*
*Aceh*
1. Abu Faadhillah Ferhad +6281366115453, *Tanah Merah,Badar Kutacane*
2. Tgk. Syukri, *Sigli*
Hp 08126969590
3. Ali Khairul Azzam, *Lhokseumawe*
085206090222
4. Alif mahlufi, *Tapaktuan*
082275462708
5.
*SUMATERA UTARA :*
1. Musdar Bustamam Tambusai.( 081361311154 / 082168484873 )
2.
*LAMPUNG*
1. Madaeng Muhiddin As Selebessy. 0813 779 56789, *Ba-Lam*
2. Herman Abdillah, *Kalianda* 085768329775
3. Ahmad Burhanuddin, *Ba-Lam* 081369563838
4. Robiatul Adawiyah 081957152989, *Tanjung Bintang*
5. Muhammad Firdaus, *Kotabumi(lam-ut)* 081379270840
6. Muhammad Ihsan, *Kotabumi(lam-ut)* 081369161376
7. Misnan Efendi, *Kotabumi(lam-ut)* 081369057941
8. dr. Irna Yunaeni, *Liwa(lam-bar)* 085279973582
9. Chairil Anam, *Pesawaran* +6281274863866
10. Wahyudi, +6281510693619
11. Prasetya Utama Agri
082282959235
12. Perdana Akhmad, *Mesuji*
081379666696.
13. Ariza Abdulrohim
085382457466.
14. Bondan
085218652655.
15. Pak edi, *Lampung Timur*
08127906076.
16.
*RIAU*
*Batam*
1. Ibu Jubaedah, 083808901313
2.
*Pekan Baru*
1. Saifullah al Jombangi, 0812 7689 119
2.
*SUMATRA BARAT*
1. Noverdi +6285274431522, *Bukit tinggi*
2. Abu Sholeh, *Padang* +6281365405445
3. Icha Gumanti, *Solok* +6281363336299
4.
*KALIMANTAN SELATAN*
1. Wahyu, *Banjarmasin* +6287815638637
2.
*KALIMANTAN TIMUR*
1. MOCH ILHAM, 081242494080.
2.
*SUMATERA SELATAN*
1. Junaidi Setiawan Agung, 085268403387
2. Rohman Ibadurrahman, 081373589395
3.
*MAKASSAR*
1. Muhammad Yusuf Malino, 085343871120
2.
*MALAYSIA*
Dayangku Norandiy, +6016 8901444.
*Semoga bermanfaat.!!!*
*#Mohon diisi sendiri yg belum terdaftar, sesuai area nya#*
Berlepas diri
Penjelasan Syaikh Abul Barra' tentang Berlepas
Kami bertanya tentang :
a. Adakah jin wirotsah (warisan)
b. Bolehkah melakukan ikrar bara-ah (berlepas diri)
Syaikh menjawab.
a. Jin apapun jenisnya diharamkan masuk dalam tubuh. Dan memang ada jenis gangguan yang berasal dari wirotsah ( warisan ). Yg berasal dari org tuanya lalu turun ke anak dan cucunya. (Di buku syaikh Abul Barra' seri ensiklopedia Ruqyah Syar'iyyah Jilid 6)
b. Berlepas diri yang hakiki adalah berlepas diri dari amal kesyirikan yg dilakukan, dan tidak melakukannya. Cara berlepas diri tidak harus diucapkan. Karena yg terpenting adalah niat dan kesungguhan. Tetapi boleh jika ingin dilafadzkan.
Nadhif
27 Maret 2018
Otw ke soetta
Kami bertanya tentang :
a. Adakah jin wirotsah (warisan)
b. Bolehkah melakukan ikrar bara-ah (berlepas diri)
Syaikh menjawab.
a. Jin apapun jenisnya diharamkan masuk dalam tubuh. Dan memang ada jenis gangguan yang berasal dari wirotsah ( warisan ). Yg berasal dari org tuanya lalu turun ke anak dan cucunya. (Di buku syaikh Abul Barra' seri ensiklopedia Ruqyah Syar'iyyah Jilid 6)
b. Berlepas diri yang hakiki adalah berlepas diri dari amal kesyirikan yg dilakukan, dan tidak melakukannya. Cara berlepas diri tidak harus diucapkan. Karena yg terpenting adalah niat dan kesungguhan. Tetapi boleh jika ingin dilafadzkan.
Nadhif
27 Maret 2018
Otw ke soetta
Ruqyah diri sendiri
*Cara Utk Meruqyah Diri Sendiri*
Bismillahirrahmanirrahim...
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada kita beberapa doa dan ruqyah yang bisa kita baca ketika sakit. Diantaranya,
Pertama, doa ketika ada bagian anggota tubuh yang sakit.
Caranya,
[1] Letakkan tangan di bagian tubuh yang sakit
[2] Baca “bismillah” 3 kali
[3] Lanjutkan dengan membaca doa berikut 7 kali,
أَعُوذُ بِعِزَّةِ اللهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ
(A’uudzu bi ‘izzatillahi wa qudratihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru )
“Aku berlindung dengan keperkasaan Allah dan kekuasaan-Nya, dari kejelekan yang aku rasakan dan yang aku khawatirkan.”
Dalilnya:
Dari Utsman bin Abil Ash radhiyallahu ‘anhu, bahwa beliau mengadukan rasa sakit di badannya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.. Lalu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruhnya, “Letakkanlah tanganmu di atas tempat yang sakit dari tubuhmu,” lalu beliau ajarkan doa di atas. (HR. Muslim 5867 dan Ibnu Hibban 2964)
Kedua, ruqyah sebelum tidur
Gabungkan dua telapak tangan, lalu dibacakan surat al-Ikhlas, al-Falaq dan an-Naas, lalu tiupkan ke kedua telapak tangan. Kemudian usapkan kedua telapak tangan itu ke seluruh tubuh yang bisa dijangkau. Dimulai dari kepala, wajah dan tubuh bagian depan.
Kemudian diulang sampai tiga kali.
Ini berdasarkan hadis dari A’isyah radhiyallahu ‘anha, yang menceritakan kebiasaan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebelulm tidur. (HR. Bukhari 5017 dan Muslim 2192).
Ketiga, ruqyah ketika terluka
Ambil ludah di ujung jari, kemudian letakkan di tanah, selanjutnya letakkan campuran ludah dan tanah ini di bagian yang luka, sambil membaca,
بِسْمِ اللَّهِ تُرْبَةُ أَرْضِنَا بِرِيقَةِ بَعْضِنَا يُشْفَى سَقِيمُنَا بِإِذْنِ رَبِّنَا
(Bismillah, turbatu ardhinaa bi riiqati ba’dhinaa, yusyfaa saqimuna bi idzni rabbinaa..)
“Dengan nama Allah, Debu tanah kami dengan ludah sebagian kami semoga sembuh orang yang sakit dari kami dengan izin Rabb kami.” (HR. Bukhari 5745 & Muslim 5848).
Mencegah Lebih Baik dari Pada Mengobati
Teori ini berlaku umum, baik dalam ilmu medis konvensional maupun ilmu medis nabawi. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih banyak mengajarkan kepada umatnya untuk lebih banyak berdzikir, merutinkan dzikir dalam setiap keadaan, terutama setiap pagi dan sore.
Banyak diantara doa dan dzikir pagi-sore yang dijadikan sebab untuk mendapat penjagaan dari Allah dari setiap gangguan makhluk yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan.
Karena itulah, di dua waktu ini, Allah memotivasi kita untuk kita untuk memperbanyak berdzikir,
Allah perintahkan Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk selalu istighfar dan banyak berdzikir setiap pagi dan sore,
وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ
“Mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi.” (QS. Ghafir: 55).
Allah perintahkan Nabi Zakariya untuk rutin berdzikir setiap pagi dan sore,
وَاذْكُرْ رَبَّكَ كَثِيرًا وَسَبِّحْ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ
“Perbanyaklah berdzikir menyebut nama Rabmu, dan sucikan Dia setiap sore dan pagi.” (QS. Ali Imran: 41).
Allah juga memuji orang yang rajin dzikir dan berdoa setiap pagi dan petang,
وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ
“Bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap wajah-Nya…” (QS. al-Kahfi: 28).
Demikian, smoga bermanfaat, Aamiin...
Repost by
Ruqyah Syar'iyyah Cilacap /RSC
085859969693
www.ruqyahcilacap.blogspot.co.id
Bismillahirrahmanirrahim...
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada kita beberapa doa dan ruqyah yang bisa kita baca ketika sakit. Diantaranya,
Pertama, doa ketika ada bagian anggota tubuh yang sakit.
Caranya,
[1] Letakkan tangan di bagian tubuh yang sakit
[2] Baca “bismillah” 3 kali
[3] Lanjutkan dengan membaca doa berikut 7 kali,
أَعُوذُ بِعِزَّةِ اللهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ
(A’uudzu bi ‘izzatillahi wa qudratihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru )
“Aku berlindung dengan keperkasaan Allah dan kekuasaan-Nya, dari kejelekan yang aku rasakan dan yang aku khawatirkan.”
Dalilnya:
Dari Utsman bin Abil Ash radhiyallahu ‘anhu, bahwa beliau mengadukan rasa sakit di badannya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.. Lalu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruhnya, “Letakkanlah tanganmu di atas tempat yang sakit dari tubuhmu,” lalu beliau ajarkan doa di atas. (HR. Muslim 5867 dan Ibnu Hibban 2964)
Kedua, ruqyah sebelum tidur
Gabungkan dua telapak tangan, lalu dibacakan surat al-Ikhlas, al-Falaq dan an-Naas, lalu tiupkan ke kedua telapak tangan. Kemudian usapkan kedua telapak tangan itu ke seluruh tubuh yang bisa dijangkau. Dimulai dari kepala, wajah dan tubuh bagian depan.
Kemudian diulang sampai tiga kali.
Ini berdasarkan hadis dari A’isyah radhiyallahu ‘anha, yang menceritakan kebiasaan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebelulm tidur. (HR. Bukhari 5017 dan Muslim 2192).
Ketiga, ruqyah ketika terluka
Ambil ludah di ujung jari, kemudian letakkan di tanah, selanjutnya letakkan campuran ludah dan tanah ini di bagian yang luka, sambil membaca,
بِسْمِ اللَّهِ تُرْبَةُ أَرْضِنَا بِرِيقَةِ بَعْضِنَا يُشْفَى سَقِيمُنَا بِإِذْنِ رَبِّنَا
(Bismillah, turbatu ardhinaa bi riiqati ba’dhinaa, yusyfaa saqimuna bi idzni rabbinaa..)
“Dengan nama Allah, Debu tanah kami dengan ludah sebagian kami semoga sembuh orang yang sakit dari kami dengan izin Rabb kami.” (HR. Bukhari 5745 & Muslim 5848).
Mencegah Lebih Baik dari Pada Mengobati
Teori ini berlaku umum, baik dalam ilmu medis konvensional maupun ilmu medis nabawi. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih banyak mengajarkan kepada umatnya untuk lebih banyak berdzikir, merutinkan dzikir dalam setiap keadaan, terutama setiap pagi dan sore.
Banyak diantara doa dan dzikir pagi-sore yang dijadikan sebab untuk mendapat penjagaan dari Allah dari setiap gangguan makhluk yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan.
Karena itulah, di dua waktu ini, Allah memotivasi kita untuk kita untuk memperbanyak berdzikir,
Allah perintahkan Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk selalu istighfar dan banyak berdzikir setiap pagi dan sore,
وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ
“Mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi.” (QS. Ghafir: 55).
Allah perintahkan Nabi Zakariya untuk rutin berdzikir setiap pagi dan sore,
وَاذْكُرْ رَبَّكَ كَثِيرًا وَسَبِّحْ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ
“Perbanyaklah berdzikir menyebut nama Rabmu, dan sucikan Dia setiap sore dan pagi.” (QS. Ali Imran: 41).
Allah juga memuji orang yang rajin dzikir dan berdoa setiap pagi dan petang,
وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ
“Bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap wajah-Nya…” (QS. al-Kahfi: 28).
Demikian, smoga bermanfaat, Aamiin...
Repost by
Ruqyah Syar'iyyah Cilacap /RSC
085859969693
www.ruqyahcilacap.blogspot.co.id
Perbanyak dzikir
*Cara Utk Meruqyah Diri Sendiri*
Bismillahirrahmanirrahim...
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada kita beberapa doa dan ruqyah yang bisa kita baca ketika sakit. Diantaranya,
Pertama, doa ketika ada bagian anggota tubuh yang sakit.
Caranya,
[1] Letakkan tangan di bagian tubuh yang sakit
[2] Baca “bismillah” 3 kali
[3] Lanjutkan dengan membaca doa berikut 7 kali,
أَعُوذُ بِعِزَّةِ اللهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ
(A’uudzu bi ‘izzatillahi wa qudratihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru )
“Aku berlindung dengan keperkasaan Allah dan kekuasaan-Nya, dari kejelekan yang aku rasakan dan yang aku khawatirkan.”
Dalilnya:
Dari Utsman bin Abil Ash radhiyallahu ‘anhu, bahwa beliau mengadukan rasa sakit di badannya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.. Lalu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruhnya, “Letakkanlah tanganmu di atas tempat yang sakit dari tubuhmu,” lalu beliau ajarkan doa di atas. (HR. Muslim 5867 dan Ibnu Hibban 2964)
Kedua, ruqyah sebelum tidur
Gabungkan dua telapak tangan, lalu dibacakan surat al-Ikhlas, al-Falaq dan an-Naas, lalu tiupkan ke kedua telapak tangan. Kemudian usapkan kedua telapak tangan itu ke seluruh tubuh yang bisa dijangkau. Dimulai dari kepala, wajah dan tubuh bagian depan.
Kemudian diulang sampai tiga kali.
Ini berdasarkan hadis dari A’isyah radhiyallahu ‘anha, yang menceritakan kebiasaan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebelulm tidur. (HR. Bukhari 5017 dan Muslim 2192).
Ketiga, ruqyah ketika terluka
Ambil ludah di ujung jari, kemudian letakkan di tanah, selanjutnya letakkan campuran ludah dan tanah ini di bagian yang luka, sambil membaca,
بِسْمِ اللَّهِ تُرْبَةُ أَرْضِنَا بِرِيقَةِ بَعْضِنَا يُشْفَى سَقِيمُنَا بِإِذْنِ رَبِّنَا
(Bismillah, turbatu ardhinaa bi riiqati ba’dhinaa, yusyfaa saqimuna bi idzni rabbinaa..)
“Dengan nama Allah, Debu tanah kami dengan ludah sebagian kami semoga sembuh orang yang sakit dari kami dengan izin Rabb kami.” (HR. Bukhari 5745 & Muslim 5848).
Mencegah Lebih Baik dari Pada Mengobati
Teori ini berlaku umum, baik dalam ilmu medis konvensional maupun ilmu medis nabawi. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih banyak mengajarkan kepada umatnya untuk lebih banyak berdzikir, merutinkan dzikir dalam setiap keadaan, terutama setiap pagi dan sore.
Banyak diantara doa dan dzikir pagi-sore yang dijadikan sebab untuk mendapat penjagaan dari Allah dari setiap gangguan makhluk yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan.
Karena itulah, di dua waktu ini, Allah memotivasi kita untuk kita untuk memperbanyak berdzikir,
Allah perintahkan Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk selalu istighfar dan banyak berdzikir setiap pagi dan sore,
وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ
“Mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi.” (QS. Ghafir: 55).
Allah perintahkan Nabi Zakariya untuk rutin berdzikir setiap pagi dan sore,
وَاذْكُرْ رَبَّكَ كَثِيرًا وَسَبِّحْ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ
“Perbanyaklah berdzikir menyebut nama Rabmu, dan sucikan Dia setiap sore dan pagi.” (QS. Ali Imran: 41).
Allah juga memuji orang yang rajin dzikir dan berdoa setiap pagi dan petang,
وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ
“Bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap wajah-Nya…” (QS. al-Kahfi: 28).
Demikian, smoga bermanfaat, Aamiin...
Bismillahirrahmanirrahim...
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada kita beberapa doa dan ruqyah yang bisa kita baca ketika sakit. Diantaranya,
Pertama, doa ketika ada bagian anggota tubuh yang sakit.
Caranya,
[1] Letakkan tangan di bagian tubuh yang sakit
[2] Baca “bismillah” 3 kali
[3] Lanjutkan dengan membaca doa berikut 7 kali,
أَعُوذُ بِعِزَّةِ اللهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ
(A’uudzu bi ‘izzatillahi wa qudratihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru )
“Aku berlindung dengan keperkasaan Allah dan kekuasaan-Nya, dari kejelekan yang aku rasakan dan yang aku khawatirkan.”
Dalilnya:
Dari Utsman bin Abil Ash radhiyallahu ‘anhu, bahwa beliau mengadukan rasa sakit di badannya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.. Lalu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruhnya, “Letakkanlah tanganmu di atas tempat yang sakit dari tubuhmu,” lalu beliau ajarkan doa di atas. (HR. Muslim 5867 dan Ibnu Hibban 2964)
Kedua, ruqyah sebelum tidur
Gabungkan dua telapak tangan, lalu dibacakan surat al-Ikhlas, al-Falaq dan an-Naas, lalu tiupkan ke kedua telapak tangan. Kemudian usapkan kedua telapak tangan itu ke seluruh tubuh yang bisa dijangkau. Dimulai dari kepala, wajah dan tubuh bagian depan.
Kemudian diulang sampai tiga kali.
Ini berdasarkan hadis dari A’isyah radhiyallahu ‘anha, yang menceritakan kebiasaan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebelulm tidur. (HR. Bukhari 5017 dan Muslim 2192).
Ketiga, ruqyah ketika terluka
Ambil ludah di ujung jari, kemudian letakkan di tanah, selanjutnya letakkan campuran ludah dan tanah ini di bagian yang luka, sambil membaca,
بِسْمِ اللَّهِ تُرْبَةُ أَرْضِنَا بِرِيقَةِ بَعْضِنَا يُشْفَى سَقِيمُنَا بِإِذْنِ رَبِّنَا
(Bismillah, turbatu ardhinaa bi riiqati ba’dhinaa, yusyfaa saqimuna bi idzni rabbinaa..)
“Dengan nama Allah, Debu tanah kami dengan ludah sebagian kami semoga sembuh orang yang sakit dari kami dengan izin Rabb kami.” (HR. Bukhari 5745 & Muslim 5848).
Mencegah Lebih Baik dari Pada Mengobati
Teori ini berlaku umum, baik dalam ilmu medis konvensional maupun ilmu medis nabawi. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih banyak mengajarkan kepada umatnya untuk lebih banyak berdzikir, merutinkan dzikir dalam setiap keadaan, terutama setiap pagi dan sore.
Banyak diantara doa dan dzikir pagi-sore yang dijadikan sebab untuk mendapat penjagaan dari Allah dari setiap gangguan makhluk yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan.
Karena itulah, di dua waktu ini, Allah memotivasi kita untuk kita untuk memperbanyak berdzikir,
Allah perintahkan Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk selalu istighfar dan banyak berdzikir setiap pagi dan sore,
وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ
“Mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi.” (QS. Ghafir: 55).
Allah perintahkan Nabi Zakariya untuk rutin berdzikir setiap pagi dan sore,
وَاذْكُرْ رَبَّكَ كَثِيرًا وَسَبِّحْ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ
“Perbanyaklah berdzikir menyebut nama Rabmu, dan sucikan Dia setiap sore dan pagi.” (QS. Ali Imran: 41).
Allah juga memuji orang yang rajin dzikir dan berdoa setiap pagi dan petang,
وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ
“Bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap wajah-Nya…” (QS. al-Kahfi: 28).
Demikian, smoga bermanfaat, Aamiin...
Kisah ruqyah KUKU PANJANG SYAITAN
#Kisah Ruqyah "Kuku Panjang Pengikat Setan"
1.Dikisahkan ada seorang Akhwat yg tinggal didaerah cilacap Jawa Tengah yang telah 5 tahun mengurung diri dikamar ,tanpa mandi,tanpa bicara sepatah kata pun bahkan rambut nya sudah gimbal acak acakan..
Ketika proses Ruqyah reaksinya tangan selalu disembunyikan didada dan mengepal(menyembunyikan kuku)
Dan Karena Si peruqyah ini memahami hadist bahwa Kuku panjang adalah Pengikat setan dalam tubuh maka Kemudian tanpa pikir panjang beliau minta keluarga akhwat tersebut memotong kuku nya secara paksa..
"Hancur...Hancur..hancur..."
Jin yg menguasai jiwa Si akhwat berteriak kesakitan..
Alhamdulillah keesokan harinya Pasca Ruqyah tersebut pihak keluarga mengkonfirmasi bahwa si akhwat tersebut sudah mau bicara,mandi,bahkan sudah TERTIB SHOLAT 5 Waktu..
Allahu Akbar...
2.Dikisahkan ada seorang ikhwan yang sudah berulang kali diruqyah dan rutin ruqyah mandiri namun gangguan Jin yang beliau alami belum juga beranjak pergi Kemudian beliau konsultasi kepada seorang Roqi ,kemudian sang Raqi menjelaskan Jangan berharaf sembuh dgn ruqyah bila SUNAH Rosulullah Shollallahu alaihi wasallam diabaikan..
Boleh jadi Jin yang ada dlm tubuh masih kuat karena masih diberi rumah...
Selain kotoran Hati (Subhat,syahwat,Syirik,Hasad,dendam,dosa besar,dll) yg menjadi Rumah jin ,
mengABAIKAN Sunnah dalam hal fitrah kebersihan JASAD juga bisa menjadi IKATAN kuat Jin bersamayam dalam tubuh.
Mengabaikan Anjuran memotong KUKU,memotong kumis,mencabut bulu ketiak dan mencukur bulu kemaluan akan berefek SULIT diusirnya Jin dalam Tubuh
Kemudian si ikhwan tersebut mempraktekan nasihat tersebut..
Dan meminta di Ruqyah oleh Raqi tersebut..
Alhamdulillah ketika proses Ruqyah si Jin sangat mudah didakwahi dan bersedia ut syahadat dan pergi..
Esok paginya si ikhwan ingin memastikan Jin tersebut dusta atau tidak dgn melakukan Ruqyah mandiri dgn memutar Mp3..
Alhamdulillah berbeda dgn sebelumnya yg selalu setengah kesurupan ktika mendengar mp3 Ruqyah, kali ini begitu tentram dan nyaman beliau mendengarkan mp3 ruqyah..
Allahu Akbar..
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :
“Wahai Abu Hurairah, potonglah (perpendeklah) kuku-kukumu. Sesungguhnya setan MENGIKAT (dengan sihir, rayuan, serta godaan lewat) kuku-kuku yang panjang. ” (HR. Ahmad)
Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata:
وُقِّتَ لَنَا فِى قَصِّ الشَّارِبِ وَتَقلِيمِ الأَظفَارِ وَنَتفِ الإِبطِ وَحَلقِ العَانَةِ أَن لاَ نَترُكَ أَكثَرَ مِن أَربَعِينَ لَيلَةً
“Kami di beri batasan dalam memendekkan kumis, memotong kuku, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan, yaitu itu semua tidak dibiarkan lebih dari 40 malam. ”
(HR. Muslim no. 258).
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الفِطرَةُ خَمسٌ الخِتَانُ وَالِاستِحدَادُ وَقَصُّ الشَّارِبِ وَتَقلِيمُ الأَظفَارِ وَنَتفُ الآبَاطِ
“Ada lima jenis fitrah, yakni : khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis, memotong kuku, serta mencabut bulu ketiak. ” (HR. Bukhari no. 5891 serta Muslim no. 258)
Bila antum merasa ada gangguan jin atau bila antum sdah berulang kali di ruqyah tapi blm juga tuntas Boleh jadi antum sendiri yg memberi mereka Rumah dan ikatan hingga sulit dikeluarkan dgn cara MENGABAIKAN SUNNAH SUNNAH diatas...
Mari Total Teladani dan ikuti apa pun yang Rasulullah shallallahu alaihi wasallam contohkan..
Pasti kita akan selamat dunia dan akhirat...
Rangkul kami dalam istiqomah ya Rabb..
Aamiin ya Rabbal 'alamiin...
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=851057435037726&id=100004004331424
1.Dikisahkan ada seorang Akhwat yg tinggal didaerah cilacap Jawa Tengah yang telah 5 tahun mengurung diri dikamar ,tanpa mandi,tanpa bicara sepatah kata pun bahkan rambut nya sudah gimbal acak acakan..
Ketika proses Ruqyah reaksinya tangan selalu disembunyikan didada dan mengepal(menyembunyikan kuku)
Dan Karena Si peruqyah ini memahami hadist bahwa Kuku panjang adalah Pengikat setan dalam tubuh maka Kemudian tanpa pikir panjang beliau minta keluarga akhwat tersebut memotong kuku nya secara paksa..
"Hancur...Hancur..hancur..."
Jin yg menguasai jiwa Si akhwat berteriak kesakitan..
Alhamdulillah keesokan harinya Pasca Ruqyah tersebut pihak keluarga mengkonfirmasi bahwa si akhwat tersebut sudah mau bicara,mandi,bahkan sudah TERTIB SHOLAT 5 Waktu..
Allahu Akbar...
2.Dikisahkan ada seorang ikhwan yang sudah berulang kali diruqyah dan rutin ruqyah mandiri namun gangguan Jin yang beliau alami belum juga beranjak pergi Kemudian beliau konsultasi kepada seorang Roqi ,kemudian sang Raqi menjelaskan Jangan berharaf sembuh dgn ruqyah bila SUNAH Rosulullah Shollallahu alaihi wasallam diabaikan..
Boleh jadi Jin yang ada dlm tubuh masih kuat karena masih diberi rumah...
Selain kotoran Hati (Subhat,syahwat,Syirik,Hasad,dendam,dosa besar,dll) yg menjadi Rumah jin ,
mengABAIKAN Sunnah dalam hal fitrah kebersihan JASAD juga bisa menjadi IKATAN kuat Jin bersamayam dalam tubuh.
Mengabaikan Anjuran memotong KUKU,memotong kumis,mencabut bulu ketiak dan mencukur bulu kemaluan akan berefek SULIT diusirnya Jin dalam Tubuh
Kemudian si ikhwan tersebut mempraktekan nasihat tersebut..
Dan meminta di Ruqyah oleh Raqi tersebut..
Alhamdulillah ketika proses Ruqyah si Jin sangat mudah didakwahi dan bersedia ut syahadat dan pergi..
Esok paginya si ikhwan ingin memastikan Jin tersebut dusta atau tidak dgn melakukan Ruqyah mandiri dgn memutar Mp3..
Alhamdulillah berbeda dgn sebelumnya yg selalu setengah kesurupan ktika mendengar mp3 Ruqyah, kali ini begitu tentram dan nyaman beliau mendengarkan mp3 ruqyah..
Allahu Akbar..
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :
“Wahai Abu Hurairah, potonglah (perpendeklah) kuku-kukumu. Sesungguhnya setan MENGIKAT (dengan sihir, rayuan, serta godaan lewat) kuku-kuku yang panjang. ” (HR. Ahmad)
Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata:
وُقِّتَ لَنَا فِى قَصِّ الشَّارِبِ وَتَقلِيمِ الأَظفَارِ وَنَتفِ الإِبطِ وَحَلقِ العَانَةِ أَن لاَ نَترُكَ أَكثَرَ مِن أَربَعِينَ لَيلَةً
“Kami di beri batasan dalam memendekkan kumis, memotong kuku, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan, yaitu itu semua tidak dibiarkan lebih dari 40 malam. ”
(HR. Muslim no. 258).
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الفِطرَةُ خَمسٌ الخِتَانُ وَالِاستِحدَادُ وَقَصُّ الشَّارِبِ وَتَقلِيمُ الأَظفَارِ وَنَتفُ الآبَاطِ
“Ada lima jenis fitrah, yakni : khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis, memotong kuku, serta mencabut bulu ketiak. ” (HR. Bukhari no. 5891 serta Muslim no. 258)
Bila antum merasa ada gangguan jin atau bila antum sdah berulang kali di ruqyah tapi blm juga tuntas Boleh jadi antum sendiri yg memberi mereka Rumah dan ikatan hingga sulit dikeluarkan dgn cara MENGABAIKAN SUNNAH SUNNAH diatas...
Mari Total Teladani dan ikuti apa pun yang Rasulullah shallallahu alaihi wasallam contohkan..
Pasti kita akan selamat dunia dan akhirat...
Rangkul kami dalam istiqomah ya Rabb..
Aamiin ya Rabbal 'alamiin...
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=851057435037726&id=100004004331424
Hakikat energi Ruqyah
Bismillah,
Hakikat Energi Ruqyah
BAGAIMANA AL QURAN MENYEMBUHKAN?
Menyikapi Serangan Balik Jin
“Ustad pernah tidak setelah meruqyah seseorang yang terkena sihir dengan menyembelih jinnya karena membangkang, kita terus diserang oleh jin lainnya seperti pintu rumah di gedor-gedor dari luar atau seperti ada menendang nendang pintu di malam hari, atau jin-jin itu merasuki atau menyerang anggota keluarga lainnya. Mohon penjelasanya ustad?”
Jawaban:
Bismillah..
Sehebat apakah mahluk-mahluk Jin itu, kenapa manusia memposisikan mereka begitu tinggi di Qalbunya sementara Allah telah menghinakan mereka daripada manusia?
Ikhwatal iman, rahimakumullah..
Syirik ketakutan adalah bagian dari sirik tersembunyi yang menjadi penyakit ummat diakhir jaman ini. Mereka lebih takut kepada syaitan daripada Allah azza wajala yang telah menciptakan syaitan sebagai ujian. Mereka menganggap syaitan itu “wah”, sesosok mahluk menakutkan, pembunuh dan membahayakan jiwa. Dan, kesalahannya adalah umat Islam tidak tahu bagaimana memeranginya. Lebih tepatnya bagaimana membalas atau menyerang syaitan-syaitan dikalangan Jin ini. Alasan utamanya adalah ketakutan!
Sahabat rehab hati yang dirahmati,
Syaitan dan manusia diam di alam yang berbeda, layaknya kucing dan ikan manusia dan jin pun demikian. Seekor ikan akan menderita saat ia memaksakan diri masuk ke daratan, begitupun kucing, meskipun ikan adalah makanana favoritnya namun ia akan berfikir berkali-kali untuk menyelam dan mencari ikan. Lihatlah dan fikirkanlah…
Sehebat apapun harimau, maka ia akan lumpuh saat ia dia memasuki air. Demi Allah taring harimau itu tidak berfungsi sedikitpun saat ia memaksakan diri untuk bertarung dengan hiu dilautan dalam sana. Begitupun anda, manusia dengan ikan paus misalnya. Sekiranya ikan paus itu naik kedaratan, maka ia tidak akan membahayakan manusia sedikitpun. Karena paus hanya berkuasa dilautan dan kehilangan kekuasaannya di daratan.
Jadi, ketika syaitan yang terkutuk itu masuk kealam manusia maka dia akan lemah selemah-lemahnya! gerak mereka akan lamban seperti manusia didalam air. Seandainya mereka memaksakan diri untuk menerobos masuk ke alam manusia mereka tentu menghabiskan energinya untuk menimpakan diri, mengubah bentuk dari imateri kedalam benruk materi.
Diam didalam jasad manusia artinya mereka masuk rumah ruh hamba Allah tanpa izin, disana jin tidak akan mampu bertahan lama begitupun dialam nyata meskipun sebagian kecil dari mereka yang memiliki missi mampu melakukannya melalui proses yang rumit.
Jadi saat anda melihat jelmaan syaitan, maka itu adalah saat terbaik untuk menyiksanya karena itu adalah saat terlemah dia. Adalah kesalahan terbesar bagi syaitan yang kesasar ke alam manusia!
Namun…
Namun saudaraku, jin akan kuat dan menguasai jiwa dan qalbu manusia saat manusia itu mempersilahkan, memberi ruang, memberi makan dan bahkan menyembahnya! Disini letak kesalahannya. Jin akan membesar dan berkuasa bahkan mengendalikan hampir keseluruhan jasadnya. Tanpa sadar manusia telah ikut serta dalam menyukseskan marketing iblis untuk mencari kostumer neraka sebanyak-banyaknya dari berbagai pintu kesyirikan. Karena ketika manusia takut kepada syaitan melebihi takut kepada Allah maka ia telah syirik, dan ketika manusia syirik maka iblis dan pasukannya leluasa untuk masuk dan menguasai jiwanya untuk kemudian mengendalikannya agar semakin jauh dari Allah.
Ketakutan adalah salah satu sebab terbesar yang membuat Jin berkuasa ditubuh manusia. Dan salah satu faktor terbesar korban sihir tidak sembuh-sembuh, dan satu-satunya jalan adalah merebut kembali keyakinan dan semangat takut kepada Allah melebihi apapun. Karena semakin seseorang takut kepada Allah semakin ia diakuti mahluk Allah lainnya.
Dan hanya orang berilmulah yang hatinya takut kepada Allah, sebaliknya, cukuplah seseorang dikatakan bodoh jika ia tidak takut kepada Allah!
“Saat seseorang takut kepada syaitan, disaat yang sama dia lupa kepada Allah. Disanalah syaitan menguasai qalbu dan jiwanya”.
Saat seorang beriman “memenggal leher” Jin kafir, maka itu akan Jadi pelajaran buat Jin lain. Dan mereka akan berfikir ribuan kali untuk menyerang balik, karena beresiko berurusan dengan seorang mukmin yang hanya takut kepada Allah!
Bagaimana kalau mereka menyerang keluarga kita?
Kemanakah anda selama ini wahai hamba Allah?
Apakah anda tidak lagi percaya kepada penjagaan al Mukmin al Muhaimin? Dzat yang Maha menjaga dan mengamankan hambaNya?
Ataukah anda sudah tidak percaya dengan doa perlindungan yang diajarkan Muhammad Sholallahu alaiyhi wasaalam?
Seandainya mereka menyerang dan memusuhi anda dan keluarga selepas memenggal salah satu leher jin dalam rangka menolong sesama manusia dan beribadah kepada Allah, dan anda mengetahui dengan nyata permusuhan mereka….
Maka ketahuilah bahwa iblis dan balatentaranya sudah bersumpah untuk memusuhi dan melakukan anarkismenya kepada Adam alaiyhi sallam dan seluruh keturunannya sejak ia diciptakan.
Justru dengan mengetahui dzahirnya anarkisme mereka terhadap diri anda dan keluarga, maka itu adalah tarbiyyah agar kita semakin hati-hati dan terus menjaga kedekatan dengan Allah. Dan begitulah Allah melatih kita menjadi sang pemenang!!
“Tidak ada jin yang kuat, yang ada itu manusia yang jauh dari yang maha kuat hingga manusia itu lemah”
…
Barokallahu Fiikum...
Repost by
*RUQYAH SYAR'IYYAH CILACAP / RSC*
085859969693
www.ruqyahcilacap.blogspot.co.id
Hakikat Energi Ruqyah
BAGAIMANA AL QURAN MENYEMBUHKAN?
Menyikapi Serangan Balik Jin
“Ustad pernah tidak setelah meruqyah seseorang yang terkena sihir dengan menyembelih jinnya karena membangkang, kita terus diserang oleh jin lainnya seperti pintu rumah di gedor-gedor dari luar atau seperti ada menendang nendang pintu di malam hari, atau jin-jin itu merasuki atau menyerang anggota keluarga lainnya. Mohon penjelasanya ustad?”
Jawaban:
Bismillah..
Sehebat apakah mahluk-mahluk Jin itu, kenapa manusia memposisikan mereka begitu tinggi di Qalbunya sementara Allah telah menghinakan mereka daripada manusia?
Ikhwatal iman, rahimakumullah..
Syirik ketakutan adalah bagian dari sirik tersembunyi yang menjadi penyakit ummat diakhir jaman ini. Mereka lebih takut kepada syaitan daripada Allah azza wajala yang telah menciptakan syaitan sebagai ujian. Mereka menganggap syaitan itu “wah”, sesosok mahluk menakutkan, pembunuh dan membahayakan jiwa. Dan, kesalahannya adalah umat Islam tidak tahu bagaimana memeranginya. Lebih tepatnya bagaimana membalas atau menyerang syaitan-syaitan dikalangan Jin ini. Alasan utamanya adalah ketakutan!
Sahabat rehab hati yang dirahmati,
Syaitan dan manusia diam di alam yang berbeda, layaknya kucing dan ikan manusia dan jin pun demikian. Seekor ikan akan menderita saat ia memaksakan diri masuk ke daratan, begitupun kucing, meskipun ikan adalah makanana favoritnya namun ia akan berfikir berkali-kali untuk menyelam dan mencari ikan. Lihatlah dan fikirkanlah…
Sehebat apapun harimau, maka ia akan lumpuh saat ia dia memasuki air. Demi Allah taring harimau itu tidak berfungsi sedikitpun saat ia memaksakan diri untuk bertarung dengan hiu dilautan dalam sana. Begitupun anda, manusia dengan ikan paus misalnya. Sekiranya ikan paus itu naik kedaratan, maka ia tidak akan membahayakan manusia sedikitpun. Karena paus hanya berkuasa dilautan dan kehilangan kekuasaannya di daratan.
Jadi, ketika syaitan yang terkutuk itu masuk kealam manusia maka dia akan lemah selemah-lemahnya! gerak mereka akan lamban seperti manusia didalam air. Seandainya mereka memaksakan diri untuk menerobos masuk ke alam manusia mereka tentu menghabiskan energinya untuk menimpakan diri, mengubah bentuk dari imateri kedalam benruk materi.
Diam didalam jasad manusia artinya mereka masuk rumah ruh hamba Allah tanpa izin, disana jin tidak akan mampu bertahan lama begitupun dialam nyata meskipun sebagian kecil dari mereka yang memiliki missi mampu melakukannya melalui proses yang rumit.
Jadi saat anda melihat jelmaan syaitan, maka itu adalah saat terbaik untuk menyiksanya karena itu adalah saat terlemah dia. Adalah kesalahan terbesar bagi syaitan yang kesasar ke alam manusia!
Namun…
Namun saudaraku, jin akan kuat dan menguasai jiwa dan qalbu manusia saat manusia itu mempersilahkan, memberi ruang, memberi makan dan bahkan menyembahnya! Disini letak kesalahannya. Jin akan membesar dan berkuasa bahkan mengendalikan hampir keseluruhan jasadnya. Tanpa sadar manusia telah ikut serta dalam menyukseskan marketing iblis untuk mencari kostumer neraka sebanyak-banyaknya dari berbagai pintu kesyirikan. Karena ketika manusia takut kepada syaitan melebihi takut kepada Allah maka ia telah syirik, dan ketika manusia syirik maka iblis dan pasukannya leluasa untuk masuk dan menguasai jiwanya untuk kemudian mengendalikannya agar semakin jauh dari Allah.
Ketakutan adalah salah satu sebab terbesar yang membuat Jin berkuasa ditubuh manusia. Dan salah satu faktor terbesar korban sihir tidak sembuh-sembuh, dan satu-satunya jalan adalah merebut kembali keyakinan dan semangat takut kepada Allah melebihi apapun. Karena semakin seseorang takut kepada Allah semakin ia diakuti mahluk Allah lainnya.
Dan hanya orang berilmulah yang hatinya takut kepada Allah, sebaliknya, cukuplah seseorang dikatakan bodoh jika ia tidak takut kepada Allah!
“Saat seseorang takut kepada syaitan, disaat yang sama dia lupa kepada Allah. Disanalah syaitan menguasai qalbu dan jiwanya”.
Saat seorang beriman “memenggal leher” Jin kafir, maka itu akan Jadi pelajaran buat Jin lain. Dan mereka akan berfikir ribuan kali untuk menyerang balik, karena beresiko berurusan dengan seorang mukmin yang hanya takut kepada Allah!
Bagaimana kalau mereka menyerang keluarga kita?
Kemanakah anda selama ini wahai hamba Allah?
Apakah anda tidak lagi percaya kepada penjagaan al Mukmin al Muhaimin? Dzat yang Maha menjaga dan mengamankan hambaNya?
Ataukah anda sudah tidak percaya dengan doa perlindungan yang diajarkan Muhammad Sholallahu alaiyhi wasaalam?
Seandainya mereka menyerang dan memusuhi anda dan keluarga selepas memenggal salah satu leher jin dalam rangka menolong sesama manusia dan beribadah kepada Allah, dan anda mengetahui dengan nyata permusuhan mereka….
Maka ketahuilah bahwa iblis dan balatentaranya sudah bersumpah untuk memusuhi dan melakukan anarkismenya kepada Adam alaiyhi sallam dan seluruh keturunannya sejak ia diciptakan.
Justru dengan mengetahui dzahirnya anarkisme mereka terhadap diri anda dan keluarga, maka itu adalah tarbiyyah agar kita semakin hati-hati dan terus menjaga kedekatan dengan Allah. Dan begitulah Allah melatih kita menjadi sang pemenang!!
“Tidak ada jin yang kuat, yang ada itu manusia yang jauh dari yang maha kuat hingga manusia itu lemah”
…
Barokallahu Fiikum...
Repost by
*RUQYAH SYAR'IYYAH CILACAP / RSC*
085859969693
www.ruqyahcilacap.blogspot.co.id
Jumat, 03 Agustus 2018
APA HUKUM PAKAI BATU AKIK?
*Batu Akik, Haramkah?*
Penulis
Muhammad Abduh Tuasikal, MSc
February 24, 2015
Bagaimana hukum memakai cincin batu akik? Apakah boleh ataukah haram dan dihukumi syirik?
Asal Pakai Cincin itu Boleh
Hal ini berdasarkan riwayat dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,
كَتَبَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – كِتَابًا – أَوْ أَرَادَ أَنْ يَكْتُبَ – فَقِيلَ لَهُ إِنَّهُمْ لاَ يَقْرَءُونَ كِتَابًا إِلاَّ مَخْتُومًا . فَاتَّخَذَ خَاتَمًا مِنْ فِضَّةٍ نَقْشُهُ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ . كَأَنِّى أَنْظُرُ إِلَى بَيَاضِهِ فِى يَدِهِ
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menulis atau ingin menulis. Ada yang mengatakan padanya, mereka tidak membaca kitab kecuali dicap. Kemudian beliau mengambil cincin dari perak yang terukir nama ‘Muhammad Rasulullah’. Seakan-akan saya melihat putihnya tangan beliau.” (HR. Bukhari no. 65 dan Muslim no. 2092)
Baca selengkapnya: Cincin Perak Bagi Pria.
Keyakinan pada Batu Akik
Kalau batu akik dipakai sebagai hiasan di jari saja tak jadi masalah besar. Yang jadi masalah adalah jika diyakini sebagai batu akik tersebut sebagai penglaris, pengasihan, pelindung diri, pencegah penyakit, dan keyakinan lainnya yang tak terbukti ilmiahnya.
Berdasarkan keterangan dari Syaikh Ibnu ‘Utsaimin dalam Fathu Dzil Jalali wal Ikram (15: 217), ada tiga sebab yaitu bisa jadi terbukti secara syar’i (ada dalil), bisa jadi terbukti secara eksperimen, yang ketiga itu tidak terbukti secara syar’i dan eksperimen. Itu sebab jenis ketiga ini termasuk kesyirikan menurut beliau.
Jika ada yang memakai batu cincin akik lebih dari sekedar dipakai, yaitu punya keyakinan tambahan seperti batu akik dianggap sebagai penglaris dagangan, sebagaian pengasihan, diyakini sebagai pencegah dan penyembuh penyakit tanpa ada bukti ilmiah, berarti termasuk dalam kesyirikan.
Allah Ta’ala berfirman,
وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ مَنْ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ لَيَقُولُنَّ اللَّهُ قُلْ أَفَرَأَيْتُمْ مَا تَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ إِنْ أَرَادَنِيَ اللَّهُ بِضُرٍّ هَلْ هُنَّ كَاشِفَاتُ ضُرِّهِ أَوْ أَرَادَنِي بِرَحْمَةٍ هَلْ هُنَّ مُمْسِكَاتُ رَحْمَتِهِ قُلْ حَسْبِيَ اللَّهُ عَلَيْهِ يَتَوَكَّلُ الْمُتَوَكِّلُونَ
“Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: “Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?”, niscaya mereka menjawab: “Allah”. Katakanlah: “Maka terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu seru selain Allah, jika Allah hendak mendatangkan kemudharatan kepadaku, apakah berhala-berhalamu itu dapat menghilangkan kemudharatan itu, atau jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat menahan rahmat-Nya?. Katakanlah: “Cukuplah Allah bagiku”. Kepada-Nya-lah bertawakkal orang-orang yang berserah diri.” (QS. Az Zumar: 38)
Syaikh ‘Abdurrahman bin Hasan Alu Syaikh rahimahullah –penulis Fathul Majid– berkata, “Ayat ini dan semisalnya adalah dalil yang menunjukkan tidak bolehnya menggantungkan hati kepada selain Allah ketika ingin meraih manfaat atau menolak bahaya. Ketergantungan hati kepada selain Allah dalam hal itu termasuk kesyirikan.“ (Fathul Majid, 127-128). Sama halnya ketergantungan hati (tawakkal) hati pada benda seperti batu akik.
Dari ‘Imron bin Hushain radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,
أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- أَبْصَرَ عَلَى عَضُدِ رَجُلٍ حَلْقَةً أُرَاهُ قَالَ مِنْ صُفْرٍ فَقَالَ « وَيْحَكَ مَا هَذِهِ ». قَالَ مِنَ الْوَاهِنَةِ قَالَ « أَمَا إِنَّهَا لاَ تَزِيدُكَ إِلاَّ وَهْناً انْبِذْهَا عَنْكَ فَإِنَّكَ لَوْ مِتَّ وَهِىَ عَلَيْكَ مَا أَفْلَحْتَ أَبَداً
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melihat di lengan seorang pria terdapat gelang yang dinampakkan padanya. Pria tersebut berkata bahwa gelang itu terbuat dari kuningan. Lalu beliau berkata, “Untuk apa engkau memakainya?” Pria tadi menjawab, “(Ini dipasang untuk mencegah dari) wahinah (penyakit yang ada di lengan atas).” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas bersabda, “Gelang tadi malah membuatmu semakin lemah. Buanglah! Seandainya engkau mati dalam keadaan masih mengenakan gelang tersebut, engkau tidak akan beruntung selamanya.” (HR. Ahmad 4: 445 dan Ibnu Majah no. 3531)[1].
Dalam Tafsir Ibnu Abi Hatim (43: 179), dari Hudzaifah, di mana ia pernah melihat seseorang memakai benang untuk mencegah demam, kemudian ia memotongnya. Lantas Hudzaifah membacakan firman Allah Ta’ala,
وَمَا يُؤْمِنُ أَكْثَرُهُمْ بِاللَّهِ إِلَّا وَهُمْ مُشْرِكُونَ
“Dan sebahagian besar dari mereka tidak beriman kepada Allah, melainkan dalam keadaan mempersekutukan Allah (dengan sembahan-sembahan lain).” (QS. Yusuf: 106)
Begitu pula Waki’ pernah meriwayatkan dari Hudzaifah. Beliau pernah mengunjungi orang sakit. Lantas beliau melihat-lihat di lengan atas orang sakit tersebut dan mendapati benang. Hudzaifah pun bertanya, “Apa ini?” “Ini adalah sesuatu yang bisa menjagaku dari rasa sakit tersebut”, jawab orang sakit tadi. Lantas Hudzaifah pun memotong benang tadi. Lantas Hudzaifah berkata, “Seandainya engkau mati dalam keadaan engkau masih mengenakan benang ini, aku tidak akan menyolatkanmu” (Fathul Majid, 132).
Lihatlah bagaimana sikap keras para sahabat bagi orang yang mengenakan jimat untuk melindungi dirinya dari sakit, dalam rangka meraih maslahat. Jimat tersebut sampai dipotong, walau tidak diizinkan. Dalam penjelesan di atas menunjukkan bahwa seseorang bisa berdalil dengan ayat yang menjelaskan tentang syirik akbar (besar) untuk maksud menjelaskan syirik ashgor (kecil) karena kedua-duanya sama-sama syirik (Lihat Fathul Majid, 132).
Kesimpulannya, memakai batu akik asalnya boleh selama tidak ada keyakinan syirik di dalamnya. Yang jadi masalah adalah jika diyakini sebagai batu akik tersebut sebagai penglaris, pengasihan, pelindung diri, pencegah penyakit, dan keyakinan lainnya yang tak terbukti ilmiahnya.
ADAPUN HADITS-HADITS YANG MEMBICARAKAN KEUTAMAAN BATU AKIK, MENDATANGKAN MANFAAT DAN KHASIAT TERTENTU, KEBAIKAN DEMIKIAN DAN DEMIKIAN ADALAH HADITS-HADITS YANG TIDAK SHAHIH YANG TIDAK BISA DIJADIKAN ARGUMEN.
Wallahu waliyyut taufiq. Hanya Allah yang memberi taufik dan hidayah.
[1] Al Hakim mengatakan, “Kebanyakan guru kami berpendapat bahwa Hasan Al Bashri mendengar hadits ini langsung dari ‘Imron (Lihat Fathul Majid, 128). Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz termasuk ulama yang menyatakan bahwa sanad hadits ini jayyid, artinya tidak bermasalah (Fatawa Nur ‘ala Darb, 1: 383). Ulama lain mengatakan bahwa Al Hasan Al Bashri tidak mendengar hadits ini langsung dari ‘Imron, sehingga sanad hadits ini inqitho’ (terputus). Inilah pendapat Ibnu Ma’in, Ibnu Abi Hatim dan Ahmad. Oleh karenanya, hadits ini lemah, walaupun maknanya shahih (Lihat Syarh Kitabit Tauhid, 54).
Yang mendho’ifkan hadits ini adalah Syaikh Syu’aib Al Arnauth dalam tahqiq Musnad Imam Ahmad dan Syaikh Al Albani dalam As Silsilah Adh Dho’ifah no. 1029.
—
Selesai disusun 1:05 AM di Darush Sholihin, 5 Jumadal Ula 1436 H
Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel Rumaysho.Com
Baca Selengkapnya : https://rumaysho.com/10363-batu-akik-haramkah.html
Penulis
Muhammad Abduh Tuasikal, MSc
February 24, 2015
Bagaimana hukum memakai cincin batu akik? Apakah boleh ataukah haram dan dihukumi syirik?
Asal Pakai Cincin itu Boleh
Hal ini berdasarkan riwayat dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,
كَتَبَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – كِتَابًا – أَوْ أَرَادَ أَنْ يَكْتُبَ – فَقِيلَ لَهُ إِنَّهُمْ لاَ يَقْرَءُونَ كِتَابًا إِلاَّ مَخْتُومًا . فَاتَّخَذَ خَاتَمًا مِنْ فِضَّةٍ نَقْشُهُ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ . كَأَنِّى أَنْظُرُ إِلَى بَيَاضِهِ فِى يَدِهِ
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menulis atau ingin menulis. Ada yang mengatakan padanya, mereka tidak membaca kitab kecuali dicap. Kemudian beliau mengambil cincin dari perak yang terukir nama ‘Muhammad Rasulullah’. Seakan-akan saya melihat putihnya tangan beliau.” (HR. Bukhari no. 65 dan Muslim no. 2092)
Baca selengkapnya: Cincin Perak Bagi Pria.
Keyakinan pada Batu Akik
Kalau batu akik dipakai sebagai hiasan di jari saja tak jadi masalah besar. Yang jadi masalah adalah jika diyakini sebagai batu akik tersebut sebagai penglaris, pengasihan, pelindung diri, pencegah penyakit, dan keyakinan lainnya yang tak terbukti ilmiahnya.
Berdasarkan keterangan dari Syaikh Ibnu ‘Utsaimin dalam Fathu Dzil Jalali wal Ikram (15: 217), ada tiga sebab yaitu bisa jadi terbukti secara syar’i (ada dalil), bisa jadi terbukti secara eksperimen, yang ketiga itu tidak terbukti secara syar’i dan eksperimen. Itu sebab jenis ketiga ini termasuk kesyirikan menurut beliau.
Jika ada yang memakai batu cincin akik lebih dari sekedar dipakai, yaitu punya keyakinan tambahan seperti batu akik dianggap sebagai penglaris dagangan, sebagaian pengasihan, diyakini sebagai pencegah dan penyembuh penyakit tanpa ada bukti ilmiah, berarti termasuk dalam kesyirikan.
Allah Ta’ala berfirman,
وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ مَنْ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ لَيَقُولُنَّ اللَّهُ قُلْ أَفَرَأَيْتُمْ مَا تَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ إِنْ أَرَادَنِيَ اللَّهُ بِضُرٍّ هَلْ هُنَّ كَاشِفَاتُ ضُرِّهِ أَوْ أَرَادَنِي بِرَحْمَةٍ هَلْ هُنَّ مُمْسِكَاتُ رَحْمَتِهِ قُلْ حَسْبِيَ اللَّهُ عَلَيْهِ يَتَوَكَّلُ الْمُتَوَكِّلُونَ
“Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: “Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?”, niscaya mereka menjawab: “Allah”. Katakanlah: “Maka terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu seru selain Allah, jika Allah hendak mendatangkan kemudharatan kepadaku, apakah berhala-berhalamu itu dapat menghilangkan kemudharatan itu, atau jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat menahan rahmat-Nya?. Katakanlah: “Cukuplah Allah bagiku”. Kepada-Nya-lah bertawakkal orang-orang yang berserah diri.” (QS. Az Zumar: 38)
Syaikh ‘Abdurrahman bin Hasan Alu Syaikh rahimahullah –penulis Fathul Majid– berkata, “Ayat ini dan semisalnya adalah dalil yang menunjukkan tidak bolehnya menggantungkan hati kepada selain Allah ketika ingin meraih manfaat atau menolak bahaya. Ketergantungan hati kepada selain Allah dalam hal itu termasuk kesyirikan.“ (Fathul Majid, 127-128). Sama halnya ketergantungan hati (tawakkal) hati pada benda seperti batu akik.
Dari ‘Imron bin Hushain radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,
أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- أَبْصَرَ عَلَى عَضُدِ رَجُلٍ حَلْقَةً أُرَاهُ قَالَ مِنْ صُفْرٍ فَقَالَ « وَيْحَكَ مَا هَذِهِ ». قَالَ مِنَ الْوَاهِنَةِ قَالَ « أَمَا إِنَّهَا لاَ تَزِيدُكَ إِلاَّ وَهْناً انْبِذْهَا عَنْكَ فَإِنَّكَ لَوْ مِتَّ وَهِىَ عَلَيْكَ مَا أَفْلَحْتَ أَبَداً
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melihat di lengan seorang pria terdapat gelang yang dinampakkan padanya. Pria tersebut berkata bahwa gelang itu terbuat dari kuningan. Lalu beliau berkata, “Untuk apa engkau memakainya?” Pria tadi menjawab, “(Ini dipasang untuk mencegah dari) wahinah (penyakit yang ada di lengan atas).” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas bersabda, “Gelang tadi malah membuatmu semakin lemah. Buanglah! Seandainya engkau mati dalam keadaan masih mengenakan gelang tersebut, engkau tidak akan beruntung selamanya.” (HR. Ahmad 4: 445 dan Ibnu Majah no. 3531)[1].
Dalam Tafsir Ibnu Abi Hatim (43: 179), dari Hudzaifah, di mana ia pernah melihat seseorang memakai benang untuk mencegah demam, kemudian ia memotongnya. Lantas Hudzaifah membacakan firman Allah Ta’ala,
وَمَا يُؤْمِنُ أَكْثَرُهُمْ بِاللَّهِ إِلَّا وَهُمْ مُشْرِكُونَ
“Dan sebahagian besar dari mereka tidak beriman kepada Allah, melainkan dalam keadaan mempersekutukan Allah (dengan sembahan-sembahan lain).” (QS. Yusuf: 106)
Begitu pula Waki’ pernah meriwayatkan dari Hudzaifah. Beliau pernah mengunjungi orang sakit. Lantas beliau melihat-lihat di lengan atas orang sakit tersebut dan mendapati benang. Hudzaifah pun bertanya, “Apa ini?” “Ini adalah sesuatu yang bisa menjagaku dari rasa sakit tersebut”, jawab orang sakit tadi. Lantas Hudzaifah pun memotong benang tadi. Lantas Hudzaifah berkata, “Seandainya engkau mati dalam keadaan engkau masih mengenakan benang ini, aku tidak akan menyolatkanmu” (Fathul Majid, 132).
Lihatlah bagaimana sikap keras para sahabat bagi orang yang mengenakan jimat untuk melindungi dirinya dari sakit, dalam rangka meraih maslahat. Jimat tersebut sampai dipotong, walau tidak diizinkan. Dalam penjelesan di atas menunjukkan bahwa seseorang bisa berdalil dengan ayat yang menjelaskan tentang syirik akbar (besar) untuk maksud menjelaskan syirik ashgor (kecil) karena kedua-duanya sama-sama syirik (Lihat Fathul Majid, 132).
Kesimpulannya, memakai batu akik asalnya boleh selama tidak ada keyakinan syirik di dalamnya. Yang jadi masalah adalah jika diyakini sebagai batu akik tersebut sebagai penglaris, pengasihan, pelindung diri, pencegah penyakit, dan keyakinan lainnya yang tak terbukti ilmiahnya.
ADAPUN HADITS-HADITS YANG MEMBICARAKAN KEUTAMAAN BATU AKIK, MENDATANGKAN MANFAAT DAN KHASIAT TERTENTU, KEBAIKAN DEMIKIAN DAN DEMIKIAN ADALAH HADITS-HADITS YANG TIDAK SHAHIH YANG TIDAK BISA DIJADIKAN ARGUMEN.
Wallahu waliyyut taufiq. Hanya Allah yang memberi taufik dan hidayah.
[1] Al Hakim mengatakan, “Kebanyakan guru kami berpendapat bahwa Hasan Al Bashri mendengar hadits ini langsung dari ‘Imron (Lihat Fathul Majid, 128). Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz termasuk ulama yang menyatakan bahwa sanad hadits ini jayyid, artinya tidak bermasalah (Fatawa Nur ‘ala Darb, 1: 383). Ulama lain mengatakan bahwa Al Hasan Al Bashri tidak mendengar hadits ini langsung dari ‘Imron, sehingga sanad hadits ini inqitho’ (terputus). Inilah pendapat Ibnu Ma’in, Ibnu Abi Hatim dan Ahmad. Oleh karenanya, hadits ini lemah, walaupun maknanya shahih (Lihat Syarh Kitabit Tauhid, 54).
Yang mendho’ifkan hadits ini adalah Syaikh Syu’aib Al Arnauth dalam tahqiq Musnad Imam Ahmad dan Syaikh Al Albani dalam As Silsilah Adh Dho’ifah no. 1029.
—
Selesai disusun 1:05 AM di Darush Sholihin, 5 Jumadal Ula 1436 H
Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel Rumaysho.Com
Baca Selengkapnya : https://rumaysho.com/10363-batu-akik-haramkah.html
Langganan:
Postingan (Atom)

