Blogger templates

Pages

Kamis, 12 Juli 2018

RUQYAH DENGAN KASET BAGAIMANA HUKUMNYA?

*RUQYAH DENGAN  KASET*

*[CATEGORY : FIQIH]*



السؤال 121: ما هو حكم تشغيل المسجل في غرفة لطرد الجن وفك السحر ولا يستمع إليه أحد؟

Pertanyaan, “Apa hukum membunyikan kaset bacaan al Quran di suatu kamar untuk mengusir jin, menghilangkan sihir tanpa ada siapa pun yang mendengarkannya?”

الجواب: السحر حق، والعين بنص الوحيين،

Jawaban Syaikh Masyhur Hasan al Salman :

Sihir dan ain itu memang ada berdasarkan dalil al Quran dan hadits.

فقد قال تعالى: {ومن شر النفاثات في العقد}،

Yang artinya, “Dan dari kejahatan tukang sihir yang meniup niup ikatan”
[QS. al Falaq: 4].

وقال: {وإن يكاد الذين كفروا ليزلقونك بأبصارهم لما سمعوا الذكر}

Allah berfirman yang artinya, “Hampir saja orang orang kafir itu menggelincirkanmu dengan pandangannya [baca : ain] tatkala mereka mendengar al Quran”
[QS. al Qalam: 51].

وقال صلى الله عليه وسلم: {العين حق}،

Nabi bersabda, “Ain itu benar adanya”

ولكن ما العلاج؟ فاللجوء إلى المشعوذين كفر بالله رب العالمين،

Akan tetapi terapi apa yang harus dilakukan? Memanfaatkan jasa dukun adalah kekafiran.

فقد صح عن رسول الله صلى الله عليه وسلم {من أتى عرافاً فصدقه بما قال، فقد كفر بما أنزل على محمد، }.

Nabi bersabda, “Siapa saja yang mendatangi dukun lalu percaya dengan perkataannya maka sungguh dia telah kafir kepada wahyu yang turun kepada Muhammad”
[HR Ahmad].

وإن لم يصدقه لا ترفع له صلاة أربعين يوماً

Jika orang yang datang ke dukun itu tidak percaya dengan ucapan dukun maka shalatnya selama empat puluh hari itu tidak diterima.

والرقية والعلاج تكون من إنسان، ولا تكون من الجمادات والذوات،

Ruqyah dan terapi itu harus dilakukan oleh manusia, bukan dari benda mati.

وقال الله في كتابه: {وننزل من القرآن ما هو شفاء ورحمة للمؤمنين ولا يزيد الظالمين إلا خساراً}

Allah berfirman yang artinya, “Dan Kami turunkan al Quran yang menjadi obat dan rahmat bagi orang orang yang beriman namun hanya menjadi tambahan kerugian bagi orang orang yang zalim”
[QS. al Isra: 82].

وقال بعض السلف: (ما جلس أحد مع القرآن وقام سالماً فإما له وإما عليه) وتلا هذه الآية.

Ada seorang ulama salaf yang mengatakan, “Tidak ada satu pun orang yang duduk bersama al Quran lalu berdiri dalam keadaan bebas tanpa masalah.
Namun ada dua kemungkinan, boleh jadi al Quran itu bermanfaat baginya atau menjadi bencana baginya”.
Setelah itu beliau menyitir ayat di atas.

وحتى تنفع الرقية ويقع بها الشفاء بإذن الله لا بد من اليقين والتسليم والإذعان إلى أن القرآن شفاء، لذا قال تعالى: {ما هو شفاء ورحمة للمؤمنين}، فمن كان شاكاً لا ينتفع.

Supaya ruqyah itu bermanfaat dan menjadi sebab kesembuhan dengan izin Allah harus ada yakin, pasrah dan tunduk bahwa al Quran itu sebab kesembuhan.
Oleh karena itu Allah berfirman, “Al Quran adalah obat dan rahmat bagi orang orang yang beriman”
[QS. al Isra: 82].

Siapa yang ragu ragu maka dia tidak akan mendapat manfaat.

ولا بد للراقي أن يرقي بالشروط الشرعية، فيرقي بالآيات والأحاديث، وكما قال ابن القيم: (القرآن سلاح، قوته بقوة راميه) لذا بعض الناس يقرأ ولا ينتفع المريض، فكلما ازداد الإنسان تقوى وهدى وعلماً وخوفاً من الله فالمرجو أن يقع النفع، والأمر من قبل ومن بعد بيد الله عز وجل.

Orang yang meruqyah itu harus meruqyah dengan ruqyah yang dituntunkan oleh syariat yaitu meruqyah dengan ayat al Quran atau doa yang ada dalam hadits sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnul Qoyyim, “al Quran itu senjata namun dia menjadi senjata hebat di tangan orang yang memegangnya”. Oleh karena itu ada orang yang meruqyah namun si sakit tidak mendapatkan manfaat apa pun. Jika orang yang meruqyah itu orang yang makin bagus kualitas takwa, hidayah, ilmu dan rasa takut kepada Allah maka harapan bermanfaatnya ruqyah semakin besar.
Namun keputusan mutlak itu ada di tangan Allah.

فلا يجوز أن نظن أن القرآن رقية للبيت، فالسحر يقع على الإنسان والمسحور يقرأ عليه، أما أن نقرأ على الحيطان والجدران، فهذه ليست رقية شرعية، ولم تؤثر عن أحد.

Tidak boleh beranggapan bahwa al Quran itu ruqyah itu bangunan rumah karena pengaruh sihir itu ada pada orang.
Nah orang yang terkena pengaruh sihir itulah yang diruqyah. Sedangkan meruqyah tembok maka ini bukanlah ruqyah yang sesuai dengan syariat dan tidak memberi pengaruh kepada siapa pun.

لكن البيت الذي فيه سحر يقرأ فيه، ويقرأ الإنسان فقد ثبت عن النبي صلى الله عليه وسلم أن الشيطان لا يدخل البيت الذي فيه سورة البقرة ثلاثة أيام بلياليها.

Akan tetapi rumah yang ada di dalamnya sihir kita bacakan bacaan ruqyah di dalamnya namun yang meruqyah harus orang, bukan kaset. Nabi bersabda bahwa setan itu tidak akan masuk ke dalam rumah yang dibacakan surat al Baqarah di dalamnya selama tiga hari tiga malam.

ويجب أن نعتني في بيوتنا ونقرأ بأنفسنا فيها ولسنا بحاجة إلى آلات التسجيل، ولا سيما أننا أمرنا إذا قرئ القرآن أن نستمع إليه، أما أن نشغل المسجل ونخرج من البيت ونظن أن هذا البيت لا تدخله الشياطين، فهذا قول فيه توسع ليس بمرضي.

Kita wajib peduli dengan rumah kita sendiri.
Kita bacakan sendiri surat al Baqarah di dalamnya.
Kita tidak memerlukan kaset ruqyah.
Lebih lebih kita diperintahkan untuk mendengarkan saat al Quran dibacakan. Sedangkan jika kita hanya nyetel kaset lantas kita pergi lalu kita beranggapan bahwa setan tidak masuk ke dalamnya maka ini adalah pendapat yang terlalu longgar yang tidak tepat.

*****


http://ustadzaris.com/ruqyah-dengan-kaset

Minggu, 08 Juli 2018

PESAN MESRA UNTUK PASANGAN SUAMI ISTRI

Pesan Nasehat untuk para SUAMI :
*SAYANGILAH ISTRIMU*

Saudara-saudaraku para suami, *Sayangilah istrimu,* sungguh dia telah berlelah dan berletih dalam menjalani kehidupannya bersamamu untuk mendampingimu.

Lihatlah kesetiaannya disaat-saat yang telah engkau lalui bersamanya selama ini.

Pelayanannya saat kau sehat, perhatiannya saat kau sakit, kasih sayangnya saat kau dekat, dan kekhawatirannya saat kau jauh.

Ingatlah keteguhannya saat-saat melewati masa-masa yang sulit bersamamu.

Sungguh ia telah meninggalkan orang tua dan keluarganya yang ia sayangi untuk *berharap bisa hidup bahagia bersamamu.*

Ia rela mengurus tempat tinggalmu, membersihkan dan mengepel lantainya, menyapu halamannya, merapihkan isinya, dan memperindah kamar untukmu.

Dialah yang mencuci pakaianmu, menyetrika bajumu, memasak dan menyiapkan makanan untukmu, serta selalu mengupayakan kebahagiaan bagimu.

Ia pun *bersusah payah* menjadi ibu dengan mengandung, melahirkan dan mengurusi anak-anakmu.

Bahkan ia pun rela begadang dengan sedikit tidur dimalam hari untuk merawat bayi kecilmu.

Dengan sabar ia menimang-nimang saat anakmu menangis dengan penuh rasa sayang.

Ia mencebokinya saat anakmu buang air besar ataupun kecil berulang-ulang.

Ia pun selalu siap bangun menyusuinya meskipun rasa kantuk yang sangat dari segala penjuru datang.

Ya, ia selalu teguh dengan sifat bawaannya sebagai seorang perempuan yang lemah dan kurang.

Di saat yang sama, tak jarang engkau justru tertidur pulas tanpa sedikitpun tahu apa yang ia lakukan.

*Saudaraku, sayangilah ia…*

Semua itu ia lakukan karena ia yakin benar ada kebagiaan yang besar dengan menjalani hidup bersamamu.

*Ia percaya engkau bisa membimbingnya* menjadi hamba yang taat sepanjang waktu.

Istri shalihah menjadi predikat yang ia usahakan di setiap hari-harinya yang telah berlalu.

Ia yakin bisa saling bantu-membantu meraih ketakwaan bersamamu.

Meraih keridhaan Allah ar-Rahman hingga bisa masuk surga bersamamu.

*Saudaraku, cintailah istrimu…*

Ia memang *bukan wanita sempurna* yang tak pernah berbuat salah.

Ia juga memiliki kekurangan-kekurangan yang mungkin semakin banyak saja kau temukan.

Namun sadarilah bahwa semua itu karena memang ia adalah seorang perempuan.

Ingatlah bahwa ia tercipta dari *tulang rusuk yang bengkok.*

Apabila engkau memaksanya maka engkau akan mematahkannya.

Namun bila engkau membiarkan nya maka ia akan tetap bengkok.

Maka pergaulilah ia dengan penuh kelembutan dan rasa kasih sayang.

Bukan dengan kekerasan, gertakan, celaan dan caci makian.

*Perbaikilah dan bimbinglah ia* dengan disertai *ilmu agama dan lantunan doa* di siang malam.

Bahkan itu adalah *tugas dan amanah yang besar* yang harus engkau emban.

Iringilah perjalanan rumah tanggamu dengan *kesabaran dan harapan pahala* pada Allah ar-Rahman.

Ingatlah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang telah menuturkan :

أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِيْنَ إِيْمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا، وَخِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ لِنِسَائِهِمْ

“Mukmin yang paling baik keimanannya adalah yang paling baik akhlaknya, dan *sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada istrinya.”*
(HR. at-Tirmidzi 1162, dishahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Shahihut Targhib wat Tarhib 2660)

*Ingatlah,* ia butuh :
➖cintamu,
➖kasih sayangmu,
➖tanggungjawabmu,
➖bimbinganmu,
➖keteladananmu,
➖kesabaranmu,
➖pengertianmu,
➖kelembutanmu,
➖pujianmu,
➖senyumanmu,
➖kemesraanmu dan
➖kebaikan-kebaikanmu yang lain.

Semoga Allah menjadikan rumah tangga kita dan kalian, rumah tangga yang sakinah [penuh ketenangan] mawaddah [penuh cinta] warahmah [penuh kasih sayang] dan penuh berkah.

Oleh :
Abu Ibrohim Ari bin Salimin

BELAJAR RUQYAH BUKAN DI YOUTUBE

*SESEORANG YANG SEDANG ADA GANGGUAN JIN MERUQYAH*

Pernah saya menjumpai dan bertemu seorang bapak yang mempunyai anak perempuan kesurupan 6 bulan gak sembuh2. Lantas waktu itu ada seseorang yang memberanikan diri untuk meruqyah anak gadisnya yang kesurupan itu katanya dia sanggup meruqyah, kemudian saya tanya ruqyahnya diapakan pak? bapak itu menceritakan pada saat kesurupan, semua tetangga pun datang melihatnya untuk tontonan dan ada seseorang yang dengan pede nya datang menangani kemudian masuk rumah itu dan memegang kepala gadis itu kemudian disembelih dengan tangannya dileher gadis itu seperti menyembeleh kambing. Na'udzubillahi mindzalik. Maaf yang meruqyah malah kaya kesurupan jin dan ikut emosi. justru keadaan semakin tidak terkendali. makanya penting buat kita disini untuk saling belajar dan bertanya tentang cara ruqyah yang syar'i dan benar. *Maaf bukan nonton di you tube tentang cara ruqyah terus dipraktekan tapi harus selektif ketika mengambil sumber yang syar'i*
Karena di you tube itu kadang kita jumpai sesuatu yang aneh disaat seseorang meruqyah pasien.

AKIBAT KURANG ILMU

*MERUQYAH ORANG MALAH PERUQYAHNYA DIAMUK DAN DITANTANG BERKELAHI OLEH ADIKNYA YANG DIRUQYAH*

Kisah ini adalah kisah nyata seorang membuka praktek ruqyah domisili di tegal yang menangani pasien wanita asal tegal yang sering kesurupan sejak bulan maret tahun ini sampai sekarang. Sang peruqyah tidak jeli dan teliti ketika menangani kasus tersebut hanya Pede dengan modal bacaan al qur'an saja sehingga memberanikan dirinya membuka praktek pengobatan ruqyah. Dan yang ketika ditangani kasus yang cukup berat yaitu menangani seorang wanita yang sering kesurupan dan pada saat ruqyah, suami dan adiknya wanita yang diruqyah juga ikut menyaksikan saja saat diruqyah. Saat proses ruqyah berlangsung tanpa sengaja katanya peruqyahnya mengkepret  wanita yang sedang diruqyah. Saat itu juga adik wanita itu yang laki laki ikut mengamuk memukul peruqyah dan mengajak berkelahi. akhirnya yang meruqyah itu pergi meninggalkan pasiennya padahal sedang kesurupan.
*Pelajaran yang bisa diambil*:
*Bahwa meruqyah jangan asal meruqyah dan hanya mengandalkan mampu bisa baca al qur'an saja.
* Pernah ada seorang ustadz meruqyah seseorang yang terkena gangguan sihir kemudian yang meruqyahnya malah kesurupan beberapa bulan.
* Dan janganlah seseorang yang sedang mengalami gangguan jin belom tuntas kok meruqyah orang lain. Karena itu cukup beresiko mencelakai dirinya sendiri. Wallahu a'lam.

Kamis, 05 Juli 2018

DICULIK JIN, MUNGKINKAH?

*Diculik Jin [Di Pantai], Mungkinkah?*

Sedang ramai pembicaraan tentang seorang ibu yang kembali pulang setelah 1,5 tahun setelah dinyatakan wafat karena tenggelam.

Dan ternyata ibu tersebut kembali ke rumah dengan keadaan selamat.

• Lalu apa mungkin ibu tersebut dicuri jin ketika dipantai?

• Apa pandangan syariat mengenai pencurian jin?

Pertama:
➖Bahwasanya manusia bisa dicuri dan ditawan oleh bangsa jin.
Dan ini pernah kejadian di zaman Umar bin Khattab radhiyallahu anhu.
Diriwayatkan dari Abdurrahman bin Abi Laila:

“Bahwasanya ada seseorang dari kaumnya dari kalangan Anshar sedang keluar untuk shalat isya’ bersama kaumnya. Kemudian bangsa jin menawannya dan hilanglah dirinya. Maka istrinya pergi menuju Umar bin Khattab radhiyallahu anhu dan menceritakan kepadanya kisah yang terjadi. Kemudian Umar bertanya kepada kaumnya tentang lelaki ini. Maka mereka berkata: ‘Iya, dia keluar untuk shalat isya namun kemudian hilang’.

Maka Umar memerintahkan wanita tersebut untuk menunggu selama 4 tahun. Dan ketika telah lewat 4 tahun, wanita tersebut datang kembali kepada Umar. Maka Umar bertanya kepada kaumnya, dan mereka berkata: ‘Iya’ (isyarat agar wanita tadi menikah lagi). Maka Umar memerintahkan wanita tersebut untuk menikah lagi dan dia pun menikah.

Ternyata suaminya pulang kembali dan berseteru dengan Umar bin Khattab radhiyalllahu anhu dalam masalah ini.
Maka Umar pun berkata: ‘Salah seorang dari kalian pergi selama rentang waktu yang panjang dan keluarganya sama sekali tidak mengetahui kehidupannya?!’
Maka dia pun berkata: ‘Sesungguhnya aku memiliki udzur wahai Amiirul Mukminin (umar)’.
Maka Umar bertanya: ‘Apa udzurmu?’
Dia menjawab: ‘Aku keluar untuk shalat isya dan bangsa jin menawan diriku sehingga aku tinggal di alam mereka selama rentang waktu yang cukup lama. Kemudian bangsa jin mukmin memerangi mereka. Maka mereka berperang dan jin muslim yang menang. Maka jin muslim menawan tawanan kafir dan juga menawan diriku.
Maka bangsa jin muslim berkata: ‘Kami melihatmu adalah orang muslim dan kami tidak halal untuk menawan dirimu’.
Maka mereka memberikan kepada ku sebuah pilihan antara tinggal bersama mereka atau kembali pulang kepada keluargaku.
Maka aku memilih untuk pulang kepada keluargaku.

Adapun pada malam hari maka mereka tidak berbicara kepadaku. Adapun siang hari maka ada angin yang bertiup sehingga aku mengikuti angin tersebut dan keluar dari alam mereka.
Maka Umar bertanya: ‘Lantas apa makananmu ketika berada di alam jin?’
Dia menjawab: ‘Makananku adalah kacang-kacangan dan *_segala makanan yang tidak disebutkan bismillah’._*

Umar kembali bertanya: ‘Kemudian apa minumanmu ketika berada di alam jin?’
Dia menjawab: ‘Minumanku adalah Al-Jadaf.’
Qatadah berkata: ‘Al-Jadaf adalah minuman-minuman yang tidak ditutup.’

Maka Umar radhiyallahu anhu memberikan pilihan untuknya antara memilih istrinya kembali kepadanya atau memilih mahar.” (HR. Baihaqi dalam As-Sunan Al-Kubra no. 15570; shahih sebagaimana yang dinyatakan oleh Al-Albani)

Hadits ini adalah hadits yang shahih.
Sehingga bangsa jin bisa mencuri manusia dan barang-barang milik kita.

Kedua:
Markas iblis dan bala tentaranya adalah di laut.

Sehingga ketika main di pantai atau tempat asing lainnya, hendaknya berdoa terlebih dahulu.
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ إِبْلِيسَ يَضَعُ عَرْشَهُ عَلَى الْمَاءِ، ثُمَّ يَبْعَثُ سَرَايَاهُ، فَأَدْنَاهُمْ مِنْهُ مَنْزِلَةً أَعْظَمُهُمْ فِتْنَةً

“Sesungguhnya Iblis meletakkan singgasananya di laut. Kemudian dia mengutus bala tentaranya ke daratan. Maka kedudukan jin yang paling dekat dengan iblis adalah jin yang paling besar fitnahnya.” (HR. Muslim no. 2813)

Dan doa ketika singgah di tempat asing adalah:

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

“Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari segela keburukan makhlukNya”

Hal tersebut sebagaimana yang dinyatakan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam:

مَنْ نَزَلَ مَنْزِلًا ثُمَّ قَالَ: أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ، لَمْ يَضُرَّهُ شَيْءٌ، حَتَّى يَرْتَحِلَ مِنْ مَنْزِلِهِ ذَلِكَ

“Barangsiapa yang singgah di sebuah tempat kemudian berdoa: ‘Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari segela keburukan makhlukNya’, maka tidak ada suatu makhluk pun yang membahayakannya sampai dia meninggalkan tempat itu.” (HR. Muslim no. 2708)

Pada kesimpulannya, seorang jin bisa mencuri manusia dan harta benda manusia.

Wallahu ta’alaa a’lam bis shawab.

Semoga yang sedikit ini bermanfaat, wa shallallahu alaa nabiyyinaa Muhammad.

Penulis:
Ustadz Abdurrahman Al-Amiry

Artikel:
alamiry.net (Kajian Al-Amiry)

Rabu, 04 Juli 2018

Ruqyah gangguan Jin dan Ain

*Ruqyah Gangguan Jin Dan Ain Dengan Membaca zahrawain*

“Perumpamaan seorang mukmin yang membaca Al-Qur'an bagaikan buah utrujjah (semacam lemon-pent), baunya semerbak dan rasanya sedap. Dan perumpamaan seorang mukmin yang tidak membaca al-Qur-an bagaikan kurma yang tidak berbau namun rasanya manis. Dan perumpamaan seorang munafik yang membaca al-Qur-an, bagaikan raihaanah (semacam kemangi-pent) baunya sedap dan rasanya pahit. Perumpamaan seorang munafik yang tidak membaca al-Qur-an, bagaikan hanzhalah (semacam pare, -pent) tidak mempunyai bau dan pahit rasanya.”
(Shahih al-Bukhari (VI/115) 

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

ﻟَﺎ ﺗَﺠْﻌَﻠُﻮﺍ ﺑُﻴُﻮﺗَﻜُﻢْ ﻣَﻘَﺎﺑِﺮَ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﺸَّﻴْﻄَﺎﻥَ ﻳَﻨْﻔِﺮُ ﻣِﻦْ ﺍﻟْﺒَﻴْﺖِ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﺗُﻘْﺮَﺃُ ﻓِﻴﻪِ ﺳُﻮﺭَﺓُ ﺍﻟْﺒَﻘَﺮَﺓِ

“Janganlah kalian jadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan, sesungguhnya setan itu akan lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al-Baqarah.”
(HR. Muslim no. 780)

Abu Umamah Al-Bahili radhiallahu anhu berkata: Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

ﺍﻗْﺮَﺀُﻭﺍ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥَ ﻓَﺈِﻧَّﻪُ ﻳَﺄْﺗِﻲ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﺷَﻔِﻴﻌًﺎ ﻟِﺄَﺻْﺤَﺎﺑِﻪِ ﺍﻗْﺮَﺀُﻭﺍ ﺍﻟﺰَّﻫْﺮَﺍﻭَﻳْﻦِ ﺍﻟْﺒَﻘَﺮَﺓَ ﻭَﺳُﻮﺭَﺓَ ﺁﻝِ ﻋِﻤْﺮَﺍﻥَ ﻓَﺈِﻧَّﻬُﻤَﺎ ﺗَﺄْﺗِﻴَﺎﻥِ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﻛَﺄَﻧَّﻬُﻤَﺎ ﻏَﻤَﺎﻣَﺘَﺎﻥِ ﺃَﻭْ ﻛَﺄَﻧَّﻬُﻤَﺎ ﻏَﻴَﺎﻳَﺘَﺎﻥِ ﺃَﻭْ ﻛَﺄَﻧَّﻬُﻤَﺎ ﻓِﺮْﻗَﺎﻥِ ﻣِﻦْ ﻃَﻴْﺮٍ ﺻَﻮَﺍﻑَّ ﺗُﺤَﺎﺟَّﺎﻥِ ﻋَﻦْ ﺃَﺻْﺤَﺎﺑِﻬِﻤَﺎ ﺍﻗْﺮَﺀُﻭﺍ ﺳُﻮﺭَﺓَ ﺍﻟْﺒَﻘَﺮَﺓِ ﻓَﺈِﻥَّ ﺃَﺧْﺬَﻫَﺎ ﺑَﺮَﻛَﺔٌ ﻭَﺗَﺮْﻛَﻬَﺎ ﺣَﺴْﺮَﺓٌ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺴْﺘَﻄِﻴﻌُﻬَﺎ ﺍﻟْﺒَﻄَﻠَﺔُ

“Bacalah Al Qur`an, karena ia akan datang memberi syafa’at kepada para pembacanya pada hari kiamat nanti. Bacalah Az-Zahrawain, yakni Al-Baqarah dan surah Ali Imran, karena keduanya akan datang pada hari kiamat nanti, seperti dua tumpuk awan menaungi pembacanya, atau seperti dua kelompok burung yang sedang terbang dalam formasi hendak membela pembacanya. Bacalah surah Al-Baqarah, karena membacanya adalah berkah dan tidak membacanya adalah penyesalan. Dan para penyihir tidak akan dapat membacanya.” (HR. Muslim no. 804)

Dari Abu Mas’ud Al-Anshari radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

ﻣَﻦْ ﻗَﺮَﺃَ ﻫَﺎﺗَﻴْﻦِ ﺍﻟْﺂﻳَﺘَﻴْﻦِ ﻣِﻦْ ﺁﺧِﺮِ ﺳُﻮﺭَﺓِ ﺍﻟْﺒَﻘَﺮَﺓِ ﻓِﻲ ﻟَﻴْﻠَﺔٍ ﻛَﻔَﺘَﺎﻩُ

“Barangsiapa yang membaca dua ayat ini, yakni akhir surat Al-Baqarah di suatu malam, maka keduanya telah mencukupinya.” (HR. Al-Bukhari no. 5009 dan Muslim no. 1341)

Dari An-Nawwas bin Sam’an radhiallahu anhu dia berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

ﻳُﺆْﺗَﻰ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴﺎﻣَﺔِ ﺑِﺎﻟْﻘُﺮْﺁﻥِ ﻭَﺃَﻫْﻠِﻪِ ﺍﻟَّﺬِﻳْﻦَ ﻛﺎﻧُﻮﺍ ﻳَﻌْﻤَﻠُﻮْﻥَ ﺑِﻪِ ﻓِﻲ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴﺎ ﺗَﻘَﺪَّﻣَﻪُ ﺳُﻮْﺭَﺓُ ﺍﻟْﺒَﻘَﺮَﺓِ ﻭَﺁﻝِ ﻋِﻤْﺮﺍﻥَ ﺗَﺤﺎﺟَّﺎﻥِ ﻋَﻦْ ﺻَﺎﺣِﺒِﻬِﻤَﺎ

“Pada hari kiamat akan didatangkan Al-Qur`an bersama mereka yang mengamalkannya di dunia. Yang terdepan adalah surah Al-Baqarah dan Ali Imran, keduanya akan membela mereka yang mengamalkannya.” (HR. Muslim no. 805)

Penjelasan ringkas:

Keutamaan surah Al-Baqarah dan Ali Imran:
1. Setan akan lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan surah Al-Baqarah. Karenanya Al-Baqarah termasuk di antara surah-surah dalam Al-Qur`an yang sangat baik dibaca saat meruqyah.

2. Membaca surah Al-Baqarah adalah salah satu di antara sebab-sebab datangnya berkah dari Allah.

3. Surah Al-Baqarah termasuk di antara surah-surah yang bisa melindungi seseorang dari sihir. Karenanya tidak ada seorang penyihirpun yang bisa membaca Al-Baqarah.

4. Dua ayat terakhir surah Al-Baqarah bisa mencukupi malam orang yang membacanya, dengan izin Allah.

5.    Surah Al-Baqarah dan Ali Imran akan memberikan syafaat kepada mereka yang sering membacanya di dunia.

6. Kedua surah ini akan memberikan perlindungan kepada mereka dan membela mereka saat hisab.

----------
Cara Ruqyah Ain yang tidak di ketahui

Baca Surah Al-Baqarah dan Surah Ali Imran semampunya bisa pagi dan sore hari ....

Setelah membaca surah Al-Baqarah atw surah Ali Imran kadang di tengah tengah membaca ada sebuah melintas bayangan seseorang..

Apabila melihat bayangan seseorang tersebut datangi bila perlu meminta maaf dan bersalaman , setelah tangan yang di buat bersalaman tersebut di cuci di sebuah wadah lalu di buat mandi bagi si sakit yang terkena Ain.

Tentu di dalam membaca tidak ada niatan membayangkan seseorang , apabila ada niatan dari awal membayang kan seseorang maka jangan dilakukan cara di atas karena saudara sudah di kuasai setan dan buruk sangka pada orang lain.

Terapi Ain Yang Sudah Di Ketahui Orangnya

Pertama, diketahui orang yang menjadi penyebab ‘ain
Misalnya diketahui, orang ini sakit  karena tadi dilihat si fulan dengan takjub tanpa menyebut nama Allah atw hasat .

Cara penanggulangan untuk kasus ini, si fulan diminta mandi atw berwudhu dan air bekas mandi data wudhu nya  (bekas mandi, bukan sisa mandi), air bekas mandi yang terkena badannya, ditampung kemudian dibuat mandi si sakit . insyaa Allah ‘ain akan lebih cepat hilang. Sebagaimana yang ditunjukkan dalam hadis Rasulullah.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada pelakunya,

ﺃﻏﺘﺴﻞ ﻟﻪ ﻓﻐﺴﻞ ﻭﺟﻬﻪ ﻭﻳﺪﻳﻪ ﻭﻣﺮﻓﻘﻴﻪ ﻭﺭﻛﺒﺘﻴﻪ ﻭﺃﻃﺮﺍﻑ ﺭﺟﻠﻴﻪ ﻭﺩﺍﺧﻠﺔ ﺇﺯﺍﺭﻩ ﻓﻲ ﻗﺪﺡ ﺛﻢ ﺻﺐ ﺫﻟﻚ ﺍﻟﻤﺎﺀ ﻋﻠﻴﻪ ﻳﺼﺒﻪ ﺭﺟﻞ ﻋﻠﻰ ﺭﺃﺳﻪ ﻭﻇﻬﺮﻩ ﻣﻦ ﺧﻠﻔﻪ ﺛﻢ ﻳﻜﻔﺊ ﺍﻟﻘﺪﺡ ﻭﺭﺍﺀﻩ ﻓﻔﻌﻞ ﺑﻪ ﺫﻟﻚ ﻓﺮﺍﺡ ﺳﻬﻞ ﻣﻊ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻟﻴﺲ ﺑﻪ ﺑﺄﺱ

“Mandilah untuknya !”. Kemudian ‘Amir mencuci mukanya, kedua tangannya, kedua sikunya, kedua lututnya, jari-jari kedua kakinya, dan bagian dalam kainnya di dalam bejana. Kemudian (air bekas mandi itu) disiramkan kepada Sahl)oleh seseorang ke kepalanya dan punggungnya dari arah belakangnya. Kemudian bejana terebut ditumpahkan isinya di belakangnya. Maka setelah hal itu dilakukan, Sahl kembali bersama orang-orang dalam keadaan tidak kurang suatu apa (sehat kembali).

Dari ‘Aisyah radliallaahu ‘anha ia berkata,

ﻋﻦ ﻋﺎﺋﺸﺔ ﺭﺿﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻋﻨﻬﺎ ﻗﺎﻟﺖ ﻛﺎﻥ ﻳﺆﻣﺮ ﺍﻟﻌﺎﺋﻦ ﻓﻴﺘﻮﺿﺄ ﺛﻢ ﻳﻐﺘﺴﻞ ﻣﻨﻪ ﺍﻟﻤﻌﻴﻦ

“Orang yang melakukan ‘Ain diperintahkan agar berwudlu kemudian orang yang terkena ‘Ain mandi dari air (bekas wudlu tadi)”

Ada beberapa ciri yang mengindikasikan seseorang terkena akibat penyakit ‘ain, yakni:

1. Merasa pusing di kepala
2. Rasa sakit yg berpindah-pindah
3. Warna wajah kekuning-kuningan, kadang kemerah-merahan bercampur hitam
4. Mengeluarkan banyak keringat dari seluruh tubuh
5. Sering buang air kecil
6. Sering merasa mual ingin muntah
7. Kehilangan nafsu makan
8. Sering merasa kesemutan di kedua tangan
9. Merasa demam atau panas / dingin di beberapa bagian tubuh
10. Jantung berdebar-debar lebih kencang
11. Merasa nyeri pada bagian-bagian tubuh tertentu seperti bawah punggung dan bahu
12. Merasa sedih dna mellow
13. Dada merasa lebih sesak
14. Sering berkeringat di malam hari
15. Sering merasakan ketakutan yang berlebihan
16. Emosi sulit dikontrol bahkan menjadi lebih Temperamental
17. Sering cegukan
18. Sering menguap dan Mendesah
19. Menyendiri dan suka mengurung diri
20. Selalu merasa lemas dan malas
21. merasa ingin tidur terus atau bahkan jadi kurang tidur
22. Badan menjadi kurus atau susah gemuk
23. Mengalami sakit atau masalah pada kesehatan tanpa penyebab yg jelas dan sulit diobati secara medis
24. Gatal-gatal pada kulit
25. Anak tiba-tiba sering rewel dan sulit diatur
26. Dan lain-lain

Penyebab Ain Bisa
Lewat foto di medsos
Vidio di medsos
Bisa dengan cara melihat langsung dll

*Ruqyah Syar'iyyah Cilacap*

www.ruqyahcilacap.blogspot.co.id
Barakallahufiikum

RUTE MASJID AL MANAR 4


Minggu, 01 Juli 2018

MUNTAHAN DALAM RUQYAH

Muntahan SETAN dibalik terapi ruqyah syar'iyyah

Apa hubungan muntah dg ruqyah syar'iyyah...???
===================================

Dari Umayyah bin Mahsiyi -seorang sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam-, ia berkata,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- جَالِسًا وَرَجُلٌ يَأْكُلُ فَلَمْ يُسَمِّ حَتَّى لَمْ يَبْقَ مِنْ طَعَامِهِ إِلاَّ لُقْمَةٌ فَلَمَّا رَفَعَهَا إِلَى فِيهِ قَالَ بِسْمِ اللَّهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ فَضَحِكَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- ثُمَّ قَالَ « مَا زَالَ الشَّيْطَانُ يَأْكُلُ مَعَهُ فَلَمَّا ذَكَرَ اسْمَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ اسْتَقَاءَ مَا فِى بَطْنِهِ »

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah duduk dan saat itu ada seseorang yang makan tanpa membaca bismillah hingga makanannya tersisa satu suapan. Ketika ia mengangkat suapan tersebtu ke mulutnya, ia mengucapkan, “Bismillah awwalahu wa akhirohu (dengan nama Allah pada awal dan akhirnya).” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun tertawa dan beliau bersabda, “Setan terus makan bersamanya hingga. Ketika ia menyebut nama Allah (bismillah), setan memuntahkan apa yang ada di perutnya.”

(HR. Abu Daud no. 3768, Ahmad 4: 336 dan An Nasai dalam Al Kubro 10113. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Al Hakim menshahihkan hadits ini dan disetujui oleh Adz Dzahabi. Al Mutsanna bin ‘Abdurrahman mengatakan hadits ini hasan dan memiliki berbagai penguat. Lihat Majma’ Az Zawaid, 5: 22).

Penjelasan syaikh muhammad bin shalih al utsaimin:

Bahwa manusia kalau tidak mengucap basmalallah atas makanan mereka maka setan ikut makan bersamanya sebagaimana hadits umayyah bin makhsiyi.....dan ketika berdzikir kpd Alloh ketika makan, maka syaithon memuntahkan apa yg dia makan.

( Syarah riyadhus solihin hal 72 ).

Inilah kenapa ketika ruqyah syar'iyyah sering terjadi reaksi muntahan dari perut.

Ini benar-benar indikasi gangguan syaithon dari bangsa jin yg sdh masuk dlm perut kita.

 Sebab2 setan masuk dalam perut kita :

✏Makanan yg khobits /   jelek , rokok, narkoba , dan sejenisnya yg bersifat tabdzir yg jelas innal mubaziriin kanuu ikhwana syayatiin ( org yg pemboros teman setia setan ).

Pasti & yakin 100% mustahil org yg mengkonsumsi hal diatas tdk akan baca basmallah , kadang dg tangan kiri, dan pelanggaran lainnya, kadang di dlm TOILET juga banyak rokok berserakan, Wal'iyyadzubillah  ini bukti mereka adalah positif ditemani setan bro.

✏Makan & minuman yg tidak halal & thoyyib.

✏Makan tanpa basmallah.

✏Makan dg tangan kiri.

✏Sihir masyrob ( yg lwt minuman ) dan lwt makanan.

✏Pernah minum rajahan.

✏ Pernah makan bunga2 tertentu utk ritual tertentu.

✏ Gangguan jin nasab dan gangguan jin karena sebab lain yg sudah menahun yg tak tertangani dg tuntas.
Dsb.

Contoh video reaksi muntahan pasien korban sihir mahabbah yg muntahan berupa tali - tali ghoib yg keluar atas izin Alloh.

Wallohua'lam...

admin Grup Ruqyah syar'iyyah cilacap 085327228585

CARA RUQYAH DAN PERSIAPAN RUQYAH

*CARA MERUQYAH
&
PERSIAPAN RUQYAH*
A. Persiapan diri :
-         Memiliki referensi yang cukup tentang Pengobatan, Ruqyah, Jin dan Tazkiyah Nafs (pensucian Jiwa)
-          Banyak istighfar & taqorrub kepada Allah ﷻ
-         Do’a2  & Dzikir2 perlindungan perlu dilakukan juga oleh keluarga
-          Upayakan selalu dalam keadaan berwudhu’
-        Sebaiknya taqorrub dengan amal-amal sholih dan isti’anah kepada ALLAH ﷻ  sebelum memulai peruqyahan
-          Tawakkal, menyerahkan hasil sepenuhnya kepada Allah Ta'ala.

A. Persiapan yang diruqyah :
-          Musnahkan / tutup pintu2 masuk Syaithan/jin : benda2 kemusyrikan : Jimat, ‘penangkal’, penglaris, pusaka2. Ilmu tenaga dalam (berikut atribut/panji2nya), jiwa yg penakut, pemarah, sering sedih, terlalu senang canda (sering tertawa-tawa), gambar2 bernyawa & patung, lambang2 kekufuran, dzikir2/wirid2/sholawat2 yang tidak diajarkan Nabi ﷺ.
-          Benda2 tersebut dibakar : bacakan ayat kursi, al falaq dan an naas kemudian dibakar, dirusak, dibuang ke tempat yang tdk dijangkau orang (sehingga tdk ditemukan lagi)
-          Bila blm sempat dilakukan, maka harus sudah ada sikap penolakkan dan siap memusnahkan.
-          Bila merokok, niatkan berhenti dari merokok (setelah diruqyah biasanya sudah tidak “nikmat” lagi cita rasa rokoknya.
-          Berwudhu sebaik-baiknya
-          Tertutup auratnya.
-          Hendaknya seorang wanita bersama muhrimnya jika yang meruqyah laki-laki.

A. Persiapan lingkungan tempat meruqyah :
-          Bersih dari benda2 kemusyrikan, gambar, patung, alat2 musik dan lambang2 kekufuran atau kemaksiyatan. Termasuk yang ada pada perlengkapan rumah : maja, kursi, perhiasan dsb.
-          Bila rumah tsb ada benda2 kemusyrikan atau hal-hal yang harus dimusnahkan atau banyak tikus/ular maka lakukan peruqyahan utk rumah tersebut terlebih dahulu cara : Bacakan ruqyah di air dlm jml yg cukup banyak, cipratkan/semprotkan ke sarang2 tikus/ular, semua sudut rumah kecuali kamar mandi/wc.

A. Mengawali peruqyahan :
-          Dengan do’a2 pertolongan, seperti :
يَـا حَيُّ يَـا قََيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ
“Yaa hayyu yaa qoyyuum birohmatika astagiits” :
Wahai Yang Maha Hidup dan Berdiri sendiri, dengan rahmatMu aku memohon pertolongan
اللّهُمَّ أَعِنَّا عَلى ذِكْرِكَ وَ شُكْرِكَ وَ حُسْنِ عِبَادَتِكَ
Allahumma a’innaa ‘alaa dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibaadatika. ,
“Ya ALLAH bantulah kami dalam mengingatMu, bersyukur kepadaMu dan beribadah yang baik kepadaMu”.
A. Sering-seringlah meminta perlindungan kepada ALLAH swt dengan dzikir berikut :
اللّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ شَيْئًا أَعْلَمُهُ وَ أَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعِلَمُهُ
“YA ALLAH aku berlindung kepadaMu dari menyekutukanMu dengan sesuatu yang aku ketahui
dan aku memohon ampun dari (menyekutukanMu dengan sesuatu) yang aku tidak ketahui”

A. Bacaan
Beberapa ayat yang sering digunakan dalam meruqyah diantaranya :
1.      Al Fatihah
2.      Al Baqarah 1-5,102,                      163-164, 255, 258-286
3.      Al Imran 18-19
4.      Al A’raf 54-56, 117-122
5.      Yunus 81-82
6.      Thaha
65 - 69
7.      Al Mu’minun 33-36
8.      Ash Shoffat 1 – 10
9.      Al Ahqaf 29-32
10.  Ar-Rahman 33-36
11.  Al Hasyr  21-24
12.  Al Jin 1-9
13.  Al Ikhlas
14.  Al Falaq
15.  An Naas


Semoga bermanfaat dan share untuk teman maupun sodara kita semua dan praktekan untuk ruqyah mandiri.

*INFO & Konsultasi Ruqyah Syar'iyyah Cilacap:*

*Mu'thi Handoyo Abu Muhammad Haidar Al Indunisiy* WA : 082327349344

Curiculum vitae ust Faizar


CATATAN KAJIAN RUQYAH BERSAMA UST FAIZAR

*SEHAT JASMANI dan ROHANI DENGAN TERAPY QUR'ANI (RUQYAH SYAR'IYYAH) BERSAMA USTADZ M. FAIZAR HIDAYATULLAH &  TIM ARSYADA AL- FATTAH, AHAD, 2 JULI 2018, DI Masjid Al Fallah, JL. GATOT SUBROTO, PUKUL 08.00-12.00 WIB*

Ditulis oleh : Ibu Kartika Pamilia sari

*1. Pembukaan oleh MC*
Semua terjadi atas kehendak Alloh, termasuk kehadiran kita di sini. Alloh memilih kita untuk hadir di majelis ini. Mari kita sampaikan Sholawat kepada Nabi Muhammad _shollallohu 'Alaihi wa Sallam_ karena tanpa beliau kita tidak akan mengenal Islam.

  Dalam Al-Qur'an Surat Al-Isra' ayat 82 Alloh berfirman,

_"Dan Kami turunkan dari Al Qur'an suatu yang menjadi obat dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Qur'an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zhalim selain kerugian."_

Rosul _Shollallohu 'Alaihi wa Sallim_ bersabda, "Hendaklah kalian menggunakan obat, yaitu madu dan Al Qur'an. " (HR. Ibnu Majah)

"Sebaik baik obat adalah Al Quran." (HR. Ibnu Majah).

    Kita kadang lupa akan ayat dan hadits ini saat kita sakit sehingga kita melakukan upaya upaya yang lain terlebih dahulu.

*2. Sambutan Ustadz Ainun Najib Azhari, Lc dari Takmir Masjid Al Fallah*.

   Senantiasa kita selalu bersyukur kepada Alloh yang telah memberikan nikmat iman dan Islam. Alloh menganugerahkan kesehatan dan kesempatan sehingga kita bisa hadir di majelis ilmu. Mudah mudahan kita mendapatkan ilmu yang bermanfaat dari majelis ini.

    Hadirin sekalian, kami ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak. Atas nama Takmir Masjdi Al Fallah, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar besarnya atas bantuannya.

   Seperti yang tadi sudah disampaikan bahwa ada berbagi kajian di Masjid Al Fallah.

   Insya Alloh beliau yakni Ustadz Muhammad Faizar Hidayatullah, tidak asing bagi jama'ah yang setiap Sabtu dan Ahad pagi jam enam nongkrong di Trans 7.

   Kami ajukan terima kasih kepada Prisma (Persatuan Remaja Islam Masjid Al Fallah) atas bantuannya dalam mempersiapkan acara ini.

    Mohon maaf atas banyak kekurangan dari Masjid Al Fallah. Ini yang bisa kami berikan. Mudah mudahan dimaklumi dan semoga Alloh senantiasa memberikan kemudahan untuk kegiatan kegiatan berikutnya.

   Insya Alloh kegiatan kegiatan Ustadz Faizar banyak memberikan faidah. Oleh karena itu, kesungguhan kita dituntut untuk mendapatkan ridho Alloh dan ilmu yang bermanfaat.


*4. Sedikit Pengantar dari Tim Arsyada Al Fattah*

    Ini bukan acara pengobatan massal. Ini adalah kajian yang intinya bapak ibu bisa melakukan ruqyah mandiri di rumah. Nanti kami berikan dasar dasar untuk melakukan ruqyah secara mandiri. 

    Yang sering terjadi adalah hadirin yang hadir di majelis ruqyah syar'iyyah sudah tidak sabar untuk diruqyah, tapi dasar dasar ilmu ruqyahnya belum punya.


*5. Materi oleh Ustadz Muhammad Faizar Hidayatullah*

     Ini event kedua saya mengadakan event di Cilacap. Pada kesempatan pagi hari ini, diadakannya ruqyah bertujuan untuk mengenalkan masyarakat muslim, secara khusus untuk mengenalkan sunnah Nabi Muhammad _Shollallohu 'Alaihi wa Sallam_ *supaya umat Muslim tidak anti dengan Ruqyah Syar'iyyah, tidak mengatakan hal ini sebagai khurofat, syirik dan bidah karena sudah ada tuntunannya dari Nabi _Shollallohu 'Alaihi wa Sallam_, serta tidak terjebak dalam kubangan kesyirikan yang sekarang ini sedang marak.*
Ada serial KARMA, liganya para dajjal, tayangan paranormal.

    Bagaimana jika ada saudara kita yang terkena serangan metafisik, lalu dibawa ke dokter, hasilnya nihil. Diagnosa dokter tidak mendapati adanya penyakit, tapi saudara kita merasa sakit.

    Pusing terus menerus, dibawa ke dokter, semuanya normal. Hasilnya nihil.

   Lumpuh mendadak, sudah dibawa ke semua dokter, tapi semuanya normal. Ini bukan fiksi, tapi nyata kami temukan di berbagai belahan dunia.

   *Lalu apa solusinya?* Kita kadang cuma bisa melarang orang jangan ke dukun dan peramal, tapi gak kasih solusinya.

   Solusi yang sudah diwariskan oleh Rosul adalah Ruqyah Syar'iyyah. Itulah rahadia kenapa Alloh lebih memilih kata *Syifa* ketimbang Dawa' dalam 3 tempat : Surat Yunus ayat 56, Surat Al Isra ayat 82, dan Surat Fushshilat ayat 44.

   Ibnul Qoyyim menjelaskan, yang namanya Dawa' itu sifatnya ihtimal, kadang menyembuhkan dan kadang tidak menyembuhkan.

   Kalau Syifa, pasti menyembuhkan karena Al Qur'an itu Kalamullah; tergantung orang yang membacakannya dan yang menerima bacaan tersebut karena hanya dengan beriman maka efeknya akan terasa maksimal bagi tubuh.

   Kesembuhan dengan Al Qur'an hanya bisa terjadi jika kita benar benar mengimaninya.

    Ada orang yang pengen sembuh dengan Al Qur'an, tapi sholatnya bolong bolong dan jilbabnya tidak sempurna.

     Aurat adalah yang pertama kali setan pergunakan untuk menghinakan Adam dan Hawa. Alloh memberi peringatan kepada anak cucu Adam, agar jangan sekali sekali setan membuat makar atas mereka sebagaimana iblis menipu Adam dan Hawa.

    Manuver manuver serangan setan selalu dilancarkan. *Siapa senjata utamanya?* *Wanita*. Jangan membantu iblis menghancurkan suatu generasi. Laki laki kelemahannya adalah wanita. Kalau wanitanya sudah dirusak dan kemudian mereka melahirkan anak, anak anaknya mau bagaimana nanti? Lahirlah generasi yang kopong dan lemah. Bagaimana caranya?  Buat wanita bangga dengan ketelanjangannya.

    *Apa sih ruqyah itu?*  Ruqyah itu artinya jampi jampi/mantra/suwuk (secara lughoh/bahasa)

   *Secara istilah* = suatu doa dan perlindungan untuk menggapai suatu kesembuhan dari penyakit fisik maupun rohani.

   Jadi bukan hanya ksembuhan saja yang ingin digapai dari ruqyah, tapi juga perlindungan (bagi yang sehat).

    Kadang lucu, ada yang sehat dan gak bereaksi saat diruqyah, terus protes, "Kok saya gak kesurupan?" 
Ada anggapan ruqyah tidak manjur jika tidak kesurupan. Padahal itu persepsi yang salah.

    Kalau di TV, kita adakan satu event besar di kota kota. Nanti kita jaring, mana daerah yang paling parah gangguannya, lalu kita datangi.

Patokannya: Ruqyah Mandiri,. Jika setelah melakukan Ruqyah Mandiri dia kesurupan dan ngamuk ngamuk, itu artinya sudah parah karena setan berhasil menguasai raganya.

    Tapi kalau cuman muntah muntah, itu masih ringan. Bisa jadi  dia cuma masuk angin.

    Yang di TV biasanya yang terkena kasus santet, teluh, tumbal. Dan itu reaksinya sudah tidak bisa tertahankan lagi.

   Saya sering kena pukul dan tonjok saat meruqyah pada tahun 2014.

    Dalam HR. Abu Dawud dari Ibnu Mas'ud, diceritakan bahwa beliau pernah mengetahui istrinya meminta ruqyah kepada pendeta Yahudi saat matanya kena colok setan. Dan pendeta Yahudi itu memberi jimat kepada istrinya. Ibnu Mas'ud melarangnya karena Nabi _Shollallohu 'Alaihi wa Sallam_ juga melarangnya.

    Saat tahu Nabi melarang ruqyah, ada sahabat yang menghadap Nabi dan mengatakan bahwa mereka pada masa jahiliyah sering lakukan jampi-jampi (ruqyah).

     Nabi menjelaskan bahwa tidak apa apa mereka lakulan jampi-jampi (ruqyah)  selama tidak ada unsur syirik;
walaupun nanti Ibnu Hajar Al-Atsqolani dalam kitab "Fathul Baari", menjelaskan bahwa terdapat *Ijma/konsensus para ulama, bahwa ruqyah dibolehkan dengan tiga syarat:*

1. Dilakukan dengan Al Qur'an, Asmaul Husna, dan sifat sifat Alloh yang mulia.

    Pakai sifat sifat Alloh bagaimana caranya? Yang dicontohkan Nabi adalah doa: Allohumma robbannas , adzhibiil ba-sa, anta Asy-Syaafi. 'Asy-Syaafi' adalah salah satu sifat Alloh yang artinya Maha Menyembuhkan.


2. Harus menggunakan bahasa Arab atau bahasa yang dipahami maknanya. Berarti pake bahasa ngapak boleh?  Boleh banget. Ruqyah adalah bacaan yang disertai tiupan dan usapan. Itu tidak melangar syariat kecuali kita pake ajian ajian yang sudah dikhususkan.
Yang penting bahwasanya kita paham bahasa tersebut.

3. Harus diyakini seyakin yakinnya ruqyah tidak memberi efek apa apa kecuali atas izin dari Alloh.
Ini ada kaitannya dengan hadits Imam Bukhari tentang hadits tentang 70.000 golongan. Di antara orang yang masuk surga tanpa hisab adalah orang tidak minta diruqyah, tidak bertathayyur (mengundi nasib dengan perilaku burung), tidak berobat dengan cara kay (besi panas yang ditempelkan pada tempat yang sakit), dan mereka hanya bertawakkal kepada Robb mereka.

*Lalu bagaimana yang sudah terlanjur minta diruqyah?  Boleh saja asal ruqyah yang syar'iyyah.*

   Meminta diruqyah tidak dilarang secara mutlak, asal cara caranya sesuai Sunah Nabi _Shollallohu 'Alaihi wa Sallam_.

    Dalam salah satu kitabnya, Syaikh Sholeh Fauzan menjelaskan bahwa yang dimaksud tidak boleh meminta ruqyah tidak hanya terkait syirik dan syar'i saja, tapi sikap orang yang minta diruqyah pada masa sekarang yang sikapnya sama dengan orang orang jahiliyah yang terlalu menggantungkan harapannya pada ruqyah.

     Bukan dengan selalu datangi peruqyah untuk setiap permasalahan, seperti pengen dagangannya laris, dapat jodoh, dsb.

     Masyarakat kita sudah dicekoki dunia persukunan khususnya generasi 80an dan 90an. Akhirnya ketika ada yang nyerempet kepada hal ghoib, disamaratakan. Ini bahaya. Oleh karena itu, perlu ada upaya pelurusan aqidah dengan memperkenalkan ruqyah sesuai Sunnah Nabi.

    Kita gelar kajian ruqyah bukan untuk menerapi satu per satu, tapi agar bisa mengkader satu rumah satu peruqyah.

    Ruqyah cukup dengan 5 surat = Al Fatihah, Al Baqoroh ayat 255, Al Ikhlas, Al Falaq, An Nas. Itu sudah mencakup semuanya.

*Yang diajarkan Rosul:*

1. Letakkan tangan kanan kita ke tempat yang sakit atau sering sakit.

2. Bacakan Al Fatihah, ayat Kursi, surat Al Ikhlas, surat Al Falaq, dan surat An Nas pada bagian tubuh yang sakit.

   Tidak semua ruqyah yang terlarang itu syirik. Misal meruqyah non mahrom tanpa mahromnya.
Kalau ada wanita datang ke rumah saya tanpa mahrom,  saya usir. Tidak akan saya tangani. Saya ingin mencegah atau menutup pintu pintu kemaksiatan.

*Ciri ciri ruqyah yang terlarang:*

1. Terapisnya bisa menerawang jin yang mengganggu kita, tinggalkan. Itu dukun.
Bisa melihat jin bukan perkara hebat. Itu kelebihan penyakit. Jangan samakan dengan Nabi Sulaiman karena itu mukjizatnya beliau dan jin pada masa itu digunakan sebagai pesuruh tanpa adanya syarat. Dan Alloh memang sudah menundukkan jin pada masa itu untuk Nabi Sulaiman.

Imam Syafi'i: "Barangsiapa yang mengaku ngaku melihat bangsa jin, kami tolak persaksiannya dan dia harus dihukum karna telah menyelisihi Al Quran."

Yang dimaksud adalah Al Qur'an surat Al A'rof ayat 27.

Imam Syafi'i = "Barangsiapa yang mengaku ngaku bisa melihat jin, kami tolak persaksiannya kecuali dia seorang Nabi."

   Apa yang terjadi dalam alam raya ini sesuai kehendaknya Alloh, tapi ada yang Alloh ridhoi dan tidak Alloh ridhoi.

2. Terapis mempunyai kemampuan menerawang. Dia bisa melihat barang barang yang ada di rumah kita atau bisa melihat apa yang sedang kita lakukan dari jarak jauh. Itu sihir.

     Ulama Sufi Syaikh Abdul Wahhab Asy-Sya'roni mengatakan barang siapa yang punya kemampuan menerawang sampai dia bisa melihat apa yang dilakukan orang di celah celah rumahnya, maka itu kasyaf. Dia wajib bertaubat.

3. Memindahkan penyakit ke hewan. Itu haram.

4. Memberikan jimat gembolan setelah ruqyah. Hukum jimat haram. Azimah dalam bahasa Arab adalah murodif/sinonim dari kata ruqyah. Tapi jimat kalau sudah masuk ke dalam bahasa Indonesia, adalah sesuatu yang diagungkan.

     Syaikh Sholeh Fauzan mengatakan boleh meruqyah dengan cara meminum air yang sudah dibacakan doa.

    Saya lebih cocok dengan fatwanya Syaikh Bin Baz, yakni ruqyah cukup dengan dibacakan.

    *Mediumisasi* adalah berbahaya. Ini adalah salah cara ruqyah dengan cara menangkap jin dengan membacakan ayat ayat tertentu. Nanti raja jin masuk. Ini menimbulkan madhorot yang lebih besar dan bertentangan dengan tiga prinsip pengobatan Islami:

1. Menjaga kesehatan.

2. Menjaga tubuh mencegah dari segala sesuatu yang dapat memperparah penyakit.

3. Pengeluaran unsur unsur buruk dari dalam tubuh.

    Hukum asal dari segala sesuatu yang dapat menimbulkan mudhorot, adalah haram ---->  Dr. Abdul Karim Zaidan.

     Ada seorang pengarang kitab yang isinya tata cara sihir, dihubungkan dengan Imam Ghazali. Dia disebut sebut sebagai anaknya. Sedangkan Al-Buni, pengarang kitab ini, yang mengarang satu kitab yang mengajarkan sihir, baru lahir 16 tahun setelah meninggalnya Imam Ghazali. Jadi,  dia tidak ada kaitan dengan Imam Ghazali. *Dan Imam Ghazali tidak mungkin beliau mengajarkan cara cara kufur dan syirik dalam kitab kitabnya.*

     Pendapat terkuat para mufassir terhadap kisah Harut dan Marut = Mereka memang betul betul malaikat. Apakah mereka kafir? Tidak. Karna sebelum mereka mengajarkan sihir kepada orang orang, dia mengatakan bahwa kita jangan kufur kepada Alloh. Harut dan Marut mewanti wanti agar hati hati terhadap sihir sihir yang akan atau yang telah ada.

    Apakah orang yang rajin beribadah akan kena gangguan?  Setan tidak berhenti mengganggu manusia, terhenti ketika manusia sudah meninggal.

    Rosululloh _Shollallohu 'Alaihi wa Sallam_ pernah kena sihir. Ini bukan berarti Rosul _Shollallohu 'Alaihi wa Sallam_ lemah dan menyelisihi QS. Al Maidah. Hal ini menandakan bahwa sihir sama seperti penyakit pada umumnya yang bisa diobati. Hikmahnya, supaya ketika umatnya Beliau _Shollallohu 'Alaihi wa Sallam_ kena sihir, kita sudah ada tuntutnan dari Nabi. Dan apa yang menimpa Rosul, bukan kehinaan bagi beliau. Supaya ada syariat untuk umatnya. Jadi umatnya tahu apa yang harus dilakukan.

    Ketika kena gangguan, yang ahli ilmu dan ibadah, dia akan cepat luntur gangguannya. Cepat sembuhnya.


*Mengenai Gangguan Jiwa*

Perbedaan gangguan jiwa dan gangguan jin. Pasti ada ulah campur tangan setan di dalamnya. Yang namanya gangguan setan tidak hanya merasuki (kesurupan).

 Contoh dengan bisikan was was. Dia tidak merasuk (tidak kesurupan), tapi membuat manusia senantiasa melakukan kemaksiatan. Akhirnya selama manusia lemah imannya, depresi dia. Jadi stress.

*Obat untuk gangguan jiwa:*

Sediakan daun sirsak 21 lembar. Lalu diremas sampai keluar lendirnya. Diminumkan seminggu sekali. Cukup lakukan selama dua minggu. Setelahnya, rutin diminumkan obat herbal khusus gangguan jiwa (bisa didapatkan di Arsyada Al Fattah). Rambut gondrongnya harus dicukur. Lalu kepalanya dibekam.

    Setelah itu, dia harus dimotivasi, kasih kesibukan, hargai dia layaknya orang normal. "Setrum" dia dengan semangat juang. Bangkitkan semangatnya. Kalau di Jepang, pasien gangguan jiwa disuruh memberi hadiah kepada orang orang di jalanan. Ini terapi yang sangat bagus. Yang mereka (orang orang Jepang) tidak miliki adalah Al Qur'an. Jika dipadukan, akan sangat bagus. Hormon hormon endorfin akan terangsang.

    Alhamdulillah di Bogor ada tempat untuk karantina pasien penyakit jiwa. Alhamdulillaah banyak yang sembuh. Dan itu juga tergantung diri pasien sendiri. Jika dia bertekad sembuh dan berjuang keras, dia akan sembuh. Fokuskan ke Al Qur'an dan sunnah Nabi _Shollallohu 'Alaihi wa Sallam_.

   *Ada yang bertanya :* Saya diminumkan air kembang 7 rupa oleh orang tua saya sejak masih kecil. Ketika diruqyah massal, tidak ada reaksi. Bagaimana solusinya?

*Jawaban Ustadz Faizar:*
Kalau diminumkannya sejak kecil, umpamanya seperti permen karet, sudah merekat erat. Maka butuh media media.

Bisa pakai jus Apel Malang, dicampur 5 sendok minyak Zaitun murni. Lalu diruqyah dengan membaca Surat Al Fatihah jumlahnya ganjil, ayat Kursi, dua ayat terakhir surat Al Baqarah, surat Ad Dukhon ayat 43 - ayat terakhir, Surat Al Hajj ayat 19-22, Surat Al Zalzalah diulang ulang, Surat Al Ikhlas, Al Falaq, An Nas. Selanjutnya diminumkan.
Lihat reaksi selanjutnya. Biasanya muntah muntah, BAB, dsb.


🍃----------------------------------------------🍃

*Testimoni dan penjelasan dari orang yang pernah belajar ilmu kanuragan:*

     Dulu saya belajar kanuragan selama 25 tahun. Butuh 25 tahun baru sampai tingkat 5. Ketika pertama saya belajar masih biasa saja. Masih fisik. Lama kelamaan seperti anak muda yang lainnya. Banyak tayangan film film silat. Saya ingin belajar itu. Saya berguru ke beberapa guru. Kemudian ketika belajar itu, saya sepertinya mengalami halusinasi. Saya bisa sedikit kebal dari air raksa. Itu bukan puncak ilmunya. Banyak latihan latihan di situ.

     Mungkin yang belum memahami, saya akan menganalogikan= atlet angkat besi, kalau dari kekuatan mengangkat barbel, luar biasa. Ketika mengangkat, pakai napas. Itu wajar.

     Untuk para penganut kanuragan, pasti akan menggunakan pernapasan.

*Sama sama bernapas kok berbeda hasilnya?*

     Kok atlet angkat besi kuat tapi tidak bisa melemparkan orang sampai jauh seperti orang kanuragan?  Ada RITUAL tertentu. Ada sesuatu yang salah di situ.

    Ada ilmu ilmu yang diturunkan baik sengaja maupun tidak disengaja.
Di dalam pernapasan pasti ada ritual yang menyelisihi Al Qur'an maupun sunnah Nabi. "Kamu sholat yang rajin tapi saat sholat pakai napas dua."
 Sholat kok pakai pernapasan?  Ini ritual yang tidak sesuai syari'at. Ada yang dihubungkan dengan dzikir dan amalan amalan tertentu. Sistem ilmu kanuragan itu masuk dengan cara, diantaranya, dengan *meditasi*. Ada gelombang Alfa atau gelombang rendah. Antara dia sadar dan tidak sadar tapi dia masih mengontrol diri sendiri. Dan di saat itulah, setan masuk.

     Ketika meditasi, kedoknya adalah mengingat Alloh. Mencampuradukkan antara syariat Islam dengan yang bukan Islam. Setan masuk di situ. Nanti akan ada pencitraan atau penampakan yang menyuruh dia melakukan hal hal tertentu. Hasilnya nanti dia akan bisa kebal, melemparkan orang, dsb.
    Setelah saya belajar 25 tahun saya merasaaan sesuatu yang aneh...kenapa Alloh memberikan rizki kepada Alloh dengan melimpah, tapi rizki itu seperti tidak ada. Habisnya tidak terasa.

     Lalu saya jadi gampang marah meskipun saya merasa baik baik saja. Lalu saya dimusuhi orang. Dan istri saya juga bilang saya sudah berubah.

     Saya juga tahan tidak tidur berhari hari. Saya mulai berpikir untuk bertaubat. Tahun 2008 bisnis saya mulai menurun dsb. Ketika saya datang ke guru kanuragan saya, tidak ada solusi. Dia malah menyarankan saya untuk melepaskan ilmu kanuragan saya.

    Tahun 2012 kehidupan saya mulai menurun. Saya berusaha mengeluarkan ilmu kanuragan saya. Tapi sulit.  Alloh lalu mulai lebih keras lagi mengingatkan saya. Tangan saya mengalami keanehan dan istri saya sedang hamil mengalami pendarahan, dan anak saya keserempet motor. Istri saya yang mencoba menolong anak saya, jatuh tengkurap, dalam kondisi hamil. Itu menguras harta dan emosi saya. Lalu saya melakukan pertaubatan. Saya dinasehati istri agar ikut ruqyah. Saya mencari Ustadz Faizar.

    Diruqyah pertama langsung reaksi hebat. "Taubatnya Sang Pendekar Jilid 1", itu judul tayangannya di Trans 7. Setelah diruqyah, tubuh saya sakit sekali sampai berhari hari, tulang punggung sampai tulang ekor seperti ada yang menusuk. Dada saya sesak setiap hari. Saya disuruh ruqyah mandiri. Alhamdulillaah sembuh. Saya sudah normal.

    Proses itu butuh fokus ekstra, untuk fokus kepada Alloh. Tidak kepada makhluk Alloh. Apapun yang Alloh ujikan kepada kita, kita terima, kita ridho. Yang penting satu = ampuni dosa dosaku. Tapi saya kemudian berdoa, "Aku tidak kuat menahan api neraka." Saya mengubah permohonan saya kepada Alloh.

Saya diwanti wanti untuk tidak bergantung sama peruqyah. Optimis dan pasrah hanya kepada Alloh.