Sabtu, 08 September 2018
BUKU KONSEP LALAT DAN SAMPAH
Salah satu ibroh buku ini, yang mengenal dengan baik kosep lalat dan sampah, pernah bercerita "Sejak itu, saya lebih banyak muhasabah. Dosa-dosa sepanjang hidup,seperti diingatkan lagi oleh Allah. Saya hanya bisa menangis, dan terus beristighfar dan bertaubat. Dan takjubnya saya, Allah menyembuhkan saya."
"Alhamdulillahirobbil 'alamiin. Dan sejak itu, biidznillah hingga hari ini, saya berusaha untuk selalu muhasabah. Ibnu Qayyim, berpesan, taruhlah keburukanmu di depan matamu, dan taruhlah kebaikanmu itu dibelakang punggungmu."
Penulis Lalat dan Sampah ini, ustadz Muhammad Nadhif Khalyani dan tim RLC (Ruqyah Learning Center) ini mengingatkan, bahwa memang jin, setan dan sihir itu seperti lalat. Selama ada sampah, lalat pasti datang. Disemprot pembunuh serangga, lalat itu mati. Tapi pasti akan hadir lalat-lalat yang baru. Supaya tidak datang lagi, maka sampah itu harus dibuang. Kalau kita terkena gangguan jin, itu karena ada sampah di hati kita. Sampah-sampah itu adalah dosa-dosa dari berbagai level, seperti syirik sughro (riya', ujub, sum'ah dan sebagainya), takabbur, dosa-dosa besar, dosa-dosa kecil, kesia-siaan, kurang bersyukur dan sebagainya.
Maka tidak sepatutnya peruqyah menjadi ghost buster. Karena memburu jin itu melelahkan. Sedangkan mereka sudah bersumpah untuk terus mengganggu anak Adam
ﭐ
"(Iblis) menjawab, “Karena Engkau telah menyesatkan aku, pasti aku akan selalu menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus.” (Al-A'raf: 16)
“kemudian pasti aku akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur.” (QS. Al-A'raf: 17)
Selengkapnya, Insya Allah bisa dibaca dalam buku "Lalat dan Sampah" Mengungkap rahasia mengapa tidak kunjung sembuh>
INFORMASI PEMESANAN BUKU :
Ruqyah Syar'iyyah Cilacap
0858 5996 9693
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar