Blogger templates

Pages

Sabtu, 08 September 2018

Hakikat Zuhud..

*ZUHUD ITU..*
Zuhud itu bukan dilihat dari tampilan, namun arah dan tujuan kehidupan jiwa seseorang. Sekuat apapun engkau sembunyikan, maka keserakahan nafsu itu nampak dari jemari, lisan, tindakan bahkan dalam gerak isyarat matamu memandang.

Saudaraku..
Bayangkanlah, jika seluruh hidupmu engkau isi dengan kepura-puraan?

Brother..
What if your whole live is based on lies?
Dimana letak kemenangan yang engkau maksudkan?
Apakah hari ini ketenangan sudah bersemayam didadamu diakhir salam shalatmu?

Atau...
Engkau masih tergesa mengejar, memenuhi, mengenyangkan hawa nafsumu?

Sungguh engkaulah yang tau, dan wajahmu menjelaskan. Jemarimu mendeskripsikan. Dan dimana dirimu saat ini, itulah kenyataannya.

Jika engkau masih kecewa berkepanjangan tanpa ada obatnya, maka ketahuilah bahwa orang yang beriman dengan kehidupan akhirat yang luas dan kekal itu tidak pernah kecewa oleh kehilangan dunia.

Jika engkau mengukur kemenangan akhirat itu dengan dunia, niscaya planet bumi ini terlalu kecil untuk mengukur luasnya langit.

Merendahlah saudaraku..
Merendahlah hingga tak sesiapapun bisa merendahkanmu lagi!

Hijrahlah wahai jiwa, hingga tak satu pun mahluk di dunia ini mampu mengecewakanmu. Sesungguhnya makna hijrah adalah berubahnya orientasi jiwa, dsri persimpangan dunia menuju negeri akhirat. Dan, selama puncak tujuan itu ada dipermukaan bumi, maka engkau akan hina. Namamu tidak akan pernah melangit. Tak dikenal penghuni langit.

Namun jika cita dan harapan telah melangit, maka ketahuilah bahwa setiap pendakian itu menyesakan.

Namun saudaraku..
Meski demikian sesak. Sungguh..
Sungguh seluruh hidup ini adalah pendakian
Hidup ini tak pernah datar..
Note that live is never flat!

Jika hidup ini tenang dan datar saja, maka curigailah dirimu. Barangkali kita sedang berjalan ke arah yang berlawanan dengan kebahagiaan.

Sehingga..
Semakin kuat engkau berlari,
Semakin engkau jauh dari kebahagiaan.

📝 *NAI*
_*Nuruddin Al Indunissy*_

Repost by
Ruqyah Syar'iyyah Cilacap /RSC

www.ruqyahcilacap.blogspot.co.id

0 komentar:

Posting Komentar